Loading...

Tuesday, September 21, 2021

Dorong Pemanfaatan Aplikasi Digital, Kementerian Kominfo Fasilitasi 26.000 UMKM di 10 Destinasi Wisata Prioritas

Marketplus.id – UMKM didorong untuk memaksimalkan pemanfaatan aplikasi digital agar mampu mendongkrak pendapatan dan meningkatkan kelas bisnisnya.

Direktorat Ekonomi Digital, Ditjen Aplikasi Informatika, Kementerian Kominfo RI memfasilitasi 26.000 UMKM di 10 Destinasi Wisata Prioritas Indonesia dengan dukungan pendampingan oleh fasilitator, Training Center, bantuan paket data, aplikasi aggregator marketplace, aplikasi kasir (POS – Point of Sales), dan aplikasi pembelajaran online selama enam bulan agar UMKM lebih piawai dalam berbisnis menggunakan platform digital.

10 destinasi wisata prioritas tersebut antara lain, Danau Toba (Sumut), Tanjung Kelayang (Babel), Mandalika (NTB), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Morotai (Maluku Utara), Kepulauan Seribu (Jakarta), Tanjung lesung (Banten), Borobudur (Jateng), Bromo (Jatim), dan Labuan Bajo (NTT). Dengan masing-masing wilayah sebanyak 2.600 UMKM.

Pendampingan yang dilaksanakan di 10 Destinasi Wisata Prioritas ini adalah tercapainya active-selling dari 26.000 UMKM kategori produsen sektor pengolahan. Dari Active Selling tersebut, UMKM diharapkan mampu menghidupkan toko online mereka yang ada di marketplace dengan mengunggah foto dan deskripsi produk, berinteraksi dengan calon konsumen, dan juga melakukan transaksi di marketplace.

Target kegiatan ini merupakan kelanjutan dari target yang telah dicapai tahun sebelumnya, yakni on-boarding (memiliki atau membuka toko online) dari 20.000 UMKM di pasar-pasar tradisional di sepuluh kota yang ditunjuk.

“Kegiatan ini adalah lanjutan dari tahun lalu yakni on-boarding yang menyasar pedagang-pedagang pasar tradisional. Tahun ini kita melakukan active-selling agar para UKM lebih gencar berdagang di pasar online dan dapat memaksimalkan aplikasi-aplikasi digital untuk meningkatkan akses pemasaran, permodalan dan bisnis yang relatif efektif dan efisien”, tutur Puti Adella Elvina, Sub Koordinator Kajian dan Survei Dampak UMKM Kementerian Kominfo RI di Jakarta, Jumat (23/07/2021).

Selama enam bulan, dari Juli hingga Desember 2021, 26.000 UMKM tersebut didampingi dalam proses active-selling, mendapatkan materi-materi pelatihan dengan topik Pemanfaatan Media Sosial, E-Commerce, Teknologi Keuangan, Aplikasi POS (Point of Sales), dan Teknologi 4.0. Harapannya agar UMKM mampu meningkatkan kapasitas penggunaan aplikasi digital dalam kegiatan usahanya.

Selain itu 26.000 UMKM juga akan mendapatkan fasilitas aplikasi aggregator marketplace, untuk memudahkan proses monitoring terhadap aktivitas toko-toko online di beberapa marketplace. UMKM juga dipandu untuk menerapkan aplikasi POS (Point of Sales) agar proses transaksi mereka terbukukan dengan baik. Dua aplikasi tersebut dapat dimanfaatkan secara gratis selama enam bulan bagi UMKM yang mengikuti kegiatan ini. Untuk mengakses platform digital tersebut UMKM dibekali dengan fasilitas paket data.

Para fasilitator yang diterjunkan siap mendampingi para UMKM baik secara online maupun offline. Pendampingan secara offline dapat dilaksanakan di Training Center yang disediakan di setiap daerah lengkap dengan fasilitas wifi dan laptop. Namun, jika ada kendala untuk hadir ke Training Center, maka fasilitator akan datang ke lokasi usaha atau domisili dari para pelaku UMKM. Akses internet khusus di berbagai titik daerah juga disediakan bagi UMKM yang lokasi usahanya jauh dari Training Center.

Hal ini juga ditegaskan oleh Sumarno, Koordinator Adopsi Teknologi Digital UMKM Kementerian Kominfo RI di sela-sela kunjungannya di lapangan, “Para fasilitator yang telah mendapatkan training siap mendampingi UMKM baik online ataupun offline. Mau di Training Center bisa, mau di tempat usaha juga boleh. Pendampingan dan fasilitas ini diberikan untuk 26.000 UMKM selama enam bulan.”

Pemanfaatan teknologi dan aplikasi digital harus terus digaungkan agar para UMKM di berbagai industri, level, dan daerah, dapat merasakan manfaat teknologi digital untuk menunjang bisnis mereka.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *