Loading...

Saturday, July 31, 2021

Memulai Dan Ekspansi Usaha Kuliner Dengan Risiko Minim Lewat Cloudkitchen.id

Marketplus.co.id – Pandemi Covid-19 membuat para pebisnis kuliner menghadapi sebuah tantangan yang belum pernah mereka hadapi sebelumnya. Mereka harus berinovasi, mencari cara terbaik agar tetap bisa mempertahankan bisnisnya.

Banyak rumah makan yang tutup akibat tidak ada pembeli. Bahkan tidak hanya UMKM, emiten ritel pengelola restoran Pizza Hut Indonesia, PT. Sarimelati Kencana Tbk, mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 85% di kuartal pertama tahun 2020.

Ketika industri F&B berbasis luring (offline) mengalami kemerosotan karena masyarakat tidak ada yang keluar rumah, sebaliknya transaksi kuliner secara daring (online), malah mengalami peningkatan, bahkan hingga 350%.

Berangkat dari hal tersebut, CloudKitchen.id hadir untuk membantu para pebisnis kuliner melewati masa krisis ini. Dengan sistem yang dibuat Cloud Kitchen, para pebisnis kuliner dapat tetap mempertahankan bisnisnya dengan menekan besaran biaya operasional.

Para pebisnis kuliner tidak perlu memikirkan mahalnya biaya sewa gedung untuk membuka restoran atau rumah makannya. Mereka hanya perlu memikirkan bagaimana cara terus memproduksi menu-menu yang mereka miliki.

“Melalui sistem cloud kitchen ini kami ingin membantu para pebisnis kuliner supaya tetap bisa bertahan di tengah pandemi dan mempertahankan bisnisnya,” kata Edwin Fathudin Ardyanto, Co-Founder CloudKitchen.id.

Ia juga menambahkan, CloudKitchen.id adalah sebuah gagasan yang dikembangkan berdasarkan sistem kemitraan, antara pemilik brand dan pemilik dapur untuk mengembangkan bisnis kuliner bersama.

“Kami percaya dengan berbasis kemitraan, sebuah bisnis akan bisa bermanfaat bagi banyak orang. Bukan hanya untuk satu, dua, atau segelintir orang, tapi lebih banyak orang yang akan merasakan manfaatnya. Karena itulah CloudKitchen.id hadir,” ujar Edwin disela-sela kegiatannya mengenalkan CloudKitchen.id kepada masyarakat luas.

CloudKitchen.id memiliki tiga jenis kemitraan. Pertama, Mitra Dapur. Sistem kemitraan ini diperuntukan bagi para pemilik properti, yang berkenan memanfaatkan propertinya, agar bisa digunakan oleh para pemilik brand kuliner sebagai dapur mereka.

Kedua, Mitra Brand. Kemitraan ini adalah kerja sama bagi para pemilik brand yang ingin memulai usaha kuliner dengan risiko minim bersama CloudKitchen.id.

Pada sistem kemitraan ini, akan diberikan rahasia-rahasia sukses membangun usaha kuliner dari segi distribusi, training and development, dan digital marketing.

Terakhir, adalah kemitraan Cloud Franchise. Yakni jenis kemitraan bagi pemilik brand yang ingin mengembangkan usaha kulinernya hingga memiliki 600 cabang, tanpa keluar modal 1 rupiah pun.

Dengan kemitraan Cloud Franchise, pemilik atau mitra brand hanya perlu menyiapkan paket eksklusif franchise dengan sistem cloud kitchen.

Sementara itu, CloudKitchen.id yang akan mencarikan franchisee-nya. Melalui sistem kemitraan Cloud Franchise ini, mitra brand berpotensi memiliki cabang hingga 600 gerai tanpa keluar modal 1 rupiah pun.

Menurut Edwin, ada tiga keuntungan yang akan diperoleh dengan menjalin kemitraan bersama CloudKitchen.id, yaitu; tidak terbebani biaya sewa tinggi, biaya operasional jauh lebih murah, operasional yang lebih mudah dan cepat, serta peluang pengembangan usaha untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

“Dimulai dari niat membantu pebisnis kuliner keluar dari krisis akibat pandemi Covid-19. Kami percaya, CloudKitchen.id bisa bermanfaat bagi lebih banyak orang lagi,” tutup Edwin.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *