Loading...

Tuesday, September 21, 2021

Tekan Biaya Pemasaran dengan Go Online

goto

Marketplus.co.idKementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi menggelar acara webinar Literasi Digital untuk wilayah Jawa Timur tepatnya di Kabupaten Bangkalan, Kamis (10/6/2021).

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif-nya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar dampak negatif penggunaan internet.

Zhavira Ayu Ratri Aldania, Ketua Umum HIPMI Bangkalan, mengungkapkan, pemanfaatan aspek digital untuk pengembangan usaha adalah dengan mepromosikan produk dengan meningkatkan sales. Saat pamdemi ini para pelaku usaha dituntut untuk bertransformasi digital karena tidak bisa bertemu langsung dengan pelanggan. Selain itu, alasan usaha harus go digital karena potensi pasar digital Indonesia sangat besar. Karena dengan go online, dapat menjangkau pasar yang sangat luas di seluruh Indonesia, Biaya operasional lebih rendah, dengan go online, dapat menekan beberapa biaya operasional.

“Selain itu, biaya pemasaran yang fleksibel dan rendah. Dengan go online, Anda dapat mengatur biaya pemasaran berdasarkan kebutuhan. Mulai berbisnis dengan lebih cepat dan meminimalisasi risiko,” terangnya.

Menurut Zhavira, serangan pandemi memaksa para pelaku yang belum mengenal digital untuk belajar mengenal dan mulai memasarkan produk secara online. meraka juga mulai belajar bergabung dalam platform digital seperti Shoppe atau Tokopedia.

“Selain menggunakan e-commerce dan juga marketplace yang ada sekarang. Kita juga bisa memanfaatkan pelanggan sebagai intel dalam berbisnis. Karena setiap perkembangan bisnis apapun itu, pelangganlah yang lebih tahu perkembangannya. Langkah tersebut ternyata mampu menggeliatkan kembali usaha mereka, bahkan sebgaian mampu meningkatkan usaha,” ujarnya.

Lanjut dia, hal ini bukan dilakukan hanya pelakun usaha kecil. tapi juga perusahaan besar seperti McDonald’s (MCD) yang memanfaatkan itu. Kasus baru-baru ini terjadi, MCD bekerjasama dengan boyband Korea BTS khusus satu paket menu.

“Menu tersebut akhirnya hadir di Indonesia dan aksirnya MCD diserbu masyarakat untuk membeli. efeknya media social pada saat itu banyak yang mengunggah paket tersebut dan menjadi trending. Ini efek dari dunia digital,” ujarnya.

Webinar Literasi Digital Nasional 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital wilayah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Siberkreasi, ini juga menghadirkan pembicara lain Bambang Dwi Prasetyo (Dosen Program Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya & Anggota Aspikom Jawa Timur), Ani Berta (Founder Indonesia Social Blogpreneur Community), Bhaskoro Cahyo Amarto (District Manager Link Aja), dan Dian Ardenia Susanti, Key Opinian Leauder.

Gerakan Literasi Digital Nasional 2021 merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *