Loading...

Saturday, July 31, 2021

Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Adu Akting di “Konfabulasi”

Marketplus.co.id – Galaxy Movie Studio 2021 resmi meluncurkan film pendek pertama yang seluruh adegannya direkam menggunakan inovasi teknologi Samsung Galaxy S21 Ultra 5G.

Berjudul “Konfabulasi”, sutradara profesional Indonesia Angga Dwimas Sasongko merekam adegan demi adegan film dengan mengoptimalkan fitur kamera, seperti Director’s View, video recording 4K, Super Steady, dalam kondisi low light juga kinerja Samsung Galaxy S21 Ultra 5G yang ditenagai baterai 5.000 mAh.

Menampilkan aktor profesional ternama Indonesia seperti Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo, film pendek Galaxy Movie Studio 2021 “Konfabulasi” dapat disaksikan di Official YouTube Samsung Indonesia mulai 5 Mei 2021.

“Pada hari ini, kami dengan bangga meluncurkan sebuah film pendek yang kami garap bersama sutradara professional Angga Dwimas Sasongko dan aktor papan atas, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo. Melalui film “Konfabulasi”, kecanggihan inovasi Galaxy S21 Ultra 5G terbukti yang terdepan dan terbaik, sehingga dapat menghasilkan film pendek yang epik. Menggunakan Samsung Neo QLED 8K TV menyempurnakan proses post production film tersebut,” ucap  Miranda Warokka, IT & Mobile Marketing Director, Samsung Electronics Indonesia.

Merekonstruksi Memori Dan Mengisi Ingatan Baru 

“Konfabulasi” merupakan sebuah film pendek bergenre action heist yang bercerita tentang Bilal yang diperankan oleh Reza Rahadian dan Marla yang diperankan oleh Dian Sastrowardoyo yang terhubung melalui sebuah perangkat untuk menjalani proses konfabulasi. Konfabulasi merupakan sebuah proses rekonstruksi memori dengan mengisi  memori palsu yang berasal dari arahan, pernyataan, dan tebakan yang masuk akal.

Marla adalah seorang mentor yang berusaha memasuki ingatan dan “mencuri memori” dari Bilal. Di sisi lain, Bilal merupakan seorang agen yang hendak menerima tugas pertamanya. Marla berusaha mengganti repressed memory Bilal dan menggantinya dengan false memory. Usaha itu membuat Marla masuk ke alam bawah sadar (memori) Bilal dan menggantinya dengan kesadaran baru. Pencurian memori yang dilakukan Marla menghasilkan kesadaran baru Bilal sesuai dengan yang telah dibayangkan.

“Menjalani proses shooting berbekal sebuah smartphone merupakan tantangan baru yang membuat saya bersemangat. Pasalnya, saya harus memastikan setiap adegan, gambar, serta penyampaian karakter pada film pendek ini memberikan hasil yang epik dan tidak kalah dari kamera profesional. Saat menggunakan Galaxy S21 Ultra 5G, saya sering sekali mengoptimalkan fitur Director’s View, low-light, Super Steady, dan merekam dengan resolusi 4K 60fps. Laser Auto Focus menangkap fokus objek dengan sangat cepat sangat saya apresiasi.  Saya yakin Galaxy S21 Ultra 5G ini dapat menjadi andalan siapa saja untuk membuat movie-like content dengan hasil yang epik,” ujar Angga Dwimas Sasongko, sutradara professional Indonesia.  “Proses shooting yang dilakukan dari pagi hingga malam juga terasa smooth karena baterai dari Galaxy S21 ultra 5G yang tahan seharian. Kami pun dibuat terkesima dengan Samsung Neo QLED 8K TV saat kami proses melakukan post production film ini. Saya dan tim dapat melihat setiap warna dan detail dalam film kami dengan sangat jelas dan nyata tepat dengan yang ingin saya sampaikan pada audience,” kata Angga menambahkan.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *