Loading...

Saturday, September 18, 2021

Ade Tunggadewi dan Proses Hadirnya Platform Tambo

Marketplus.co.idPada gelaran  “International Leadership dan Innovation Festival 2021” yang akan digelar pada 27-28 Maret 2021 mendatang, Tambo, platform bagi para wirausaha muda untuk membangun bisnis, akan diluncurkan.

Platform Tambo merupakan kreasi anak bangsa yang ingin berkontribusi dan melakukan perubahan positif pada Tanah Air. Adalah  Ade Tunggadewi, wanita di balik lahirnya platform bagi para entrepreneur muda ini.

Sebagai perempuan yang berhasil mewakili Indonesia untuk program beasiswa “Global Leader for Innovation & Knowledge” dari Fujitsu JAIMS (Japan America Institute of Management Science), organisasi nonprofit Fujitsu pada akhir 2017, Ade berkesempatan untuk untuk berkampus di empat negara sekaligus, yakni Jepang, Amerika Serikat, Singapore, dan Thailand.

Saat itu, ia dan tim membuat Capstone project, yakni sebuah innovation project yang dibuat selama program berlangsung, yang juga menjadi tugas akhir.

“Saat itu capstone saya adalah solusi di bidang pendidikan. Program beasiswa ini telah sukses menginspirasi saya untuk memberikan kontribusi dan perubahan positif pada negara saya. Hal ini juga yang diharapkan oleh Fujitsu JAIMS pemberi beasiswa. Kami diharapkan kembali ke negara masing-masing, dan melahirkan sebuah inovasi yang memberikan perubahan positif,” kenang Ade.

Sekembalinya ke Indonesia, Ade mencoba merealisasikan capstone project. “Ternyata, bukan hal yang mudah. Setelah mencoba satu tahun, di akhir 2019, saya bertemu dengan Kun, salah satu alumni penerima program beasiswa yang sama tahun 2016 Spring dan telah mendirikan Tambo media serta telah banyak menerima penghargaan dari dalam dan luar negeri,” tuturnya.

Setelah melalui beragam proses dan serangkaian riset, design thinking dan validasi konsumen yang semuanya dilakukan online dan remote selama pandemi, akhirnya lahirlah Tambo.

“Tambo dalam bahasa sansekerta artinya memulai (start), sedangkan dalam bahasa minang Tambo adalah cerita mahakarya (masterpiece). Harapannya, Tambo akan menjadi platform bagi generasi muda Indonesia untuk memulai sebuah cerita mahakaryanya dan dapat menginspirasi generasi muda untuk menciptakan sebuah inovasi, membangun bisnis, serta memberikan kontribusi positif kepada Indonesia,” jelasnya.

Meskipun masih bootstrap, menurut Ade, mobile beta version Tambo akan resmi diperkenalkan pada perhelatan “International Leadership dan Innovation Festival 2021”.

Di perhelatan yang digelar pada 27-28 Maret 2021 itu, Indonesia berperan sebagai host dan akan berkolaborasi dengan sembilan negara, yaitu India, Jepang, Korea, Malaysia, Myanmar, Singapore, Thailand, dan Amerika Serikat.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *