Loading...

Tuesday, May 11, 2021

Popok Baby Happy Edukasi Masyarakat untuk Bangkit di Era Normal Baru

Marketplus.co.id – Baby Happy, popok sekali pakai dari Wings Care menggelar webinar “Bangkit & Menghebat di Era New Normal (Kesehatan, Parenting dan Pendidikan) sebagai bagian dari rangkaian program CSR “Baby Happy, Keluarga Happy”.

Menurut Julie Widyawati, Marketing Manager Baby Happy (Wings Group Indonesia), melalui program webinar series dalam kampanye Baby Happy, Keluarga Happy, pihaknya berharap orang tua khususnya para Ibu dapat lebih mengetahui peran dirinya demi menjaga ketahanan keluarga serta pentingnya memperhatikan kesehatan anak dan imunisasi di masa pandemi.

“Selain itu, kami juga berharap materi yang disampaikan oleh para narasumber dapat menginspirasi keluarga Indonesia untuk menerapkan pola asuh yang lebih baik demi tumbuh kembang anak yang optimal di tengah keterbatasan masa pandemic,” ujarnya.

Julie juga menambahkan, bahwa dalam pendampingan ini popok Baby Happy turut menggandeng beberapa partner termasuk Ketua PKK dan kepala pemerintahan setempat sebagai narasumber. Seperti halnya Atalia Praratya Kamil selaku Ketua Penggerak PKK Jawa Barat yang dalam kesempatan ini membawakan edukasi berupa tips untuk menjadi wanita tangguh dalam menjalani hari-hari masa pandemi Covid-19 dan Airin Rachmi Diany selaku Walikota Tangerang Selatan yang membagikan program pemerintah yang tengah dijalankan demi menguatkan peran wanita dalam keluarga di tengah pandemi Covid-19 ini, terlebih dalam hal pengasuhan dan pendampingan balita.

Tidak hanya membahas mengenai pendampingan anak-anak dalam kegiatan sehari-hari, Popok Baby Happy juga menyoroti pentingnya pendidikan bagi anak usia dini.

Prof. Dr. Ir. Netti Herawati, M.Si selaku Guru Besar Bidang Gizi dan Pangan & Pakar PAUD dari Himpaudi menyebutkan bahwa setiap manusia lahir ke dunia dengan seluruh sel otak yang jumlahnya bisa mencapai lebih dari 100 triliun sel tergantung dari kualitas kehamilan, namun hal ini baru dapat berfungsi hanya dengan stimulasi.

“Para orang tua khususnya Ibu harus memahami bahwa usia 0-2 tahun merupakan masa krusial pada anak karena apabila sel otaknya tidak tersambung atau terstimulasi dengan baik maka terjadilah fase penghapusan sel otak atau yang lebih dikenal dengan istilah use it or loose it. Hal ini ditentukan oleh kualitas dan kuantitas stimulasi karena setiap detik terjadi 1,684 juta sambungan sel otak. Sedangkan, untuk kualitas stimulasi terkait pada aspek perkembangan atas apa saja yang distimulasikan pada anak dengan cara yang tepat atau tidak,” papar Prof. Netti.

Setelah webinar pertama ini, Baby Happy akan melanjutkan rangkaian programnya ke Tangerang Selatan, Bogor dan berakhir di Jakarta pada April mendatang. Tidak hanya memberikan pendampingan melalui program edukasi ini, Baby Happy juga menyalurkan bantuan secara langsung berupa popok bayi kepada pemerintahan dan partner setempat.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *