Loading...

Wednesday, July 28, 2021

Satu Semester Dirilis, Pajak.io Berhasil Kelola Lebih Dari 22.6 Miliar Rupiah

Marketplus.co.id – Fintax (PT. Fintek Integrasi Digital) sebagai salah satu Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP) resmi yang terdaftar dan diawasi oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Republik Indonesia, melalui aplikasi Pajak.io berhasil mencatat pertumbuhan yang baik sepanjang tahun 2020.

Bukanlah suatu langkah yang mudah untuk meluncurkan produk aplikasi di tengah pandemi global Covid-19. Namun sejak Pajak.io diluncurkan pada 14 Juli 2020, Pajak.io telah memiliki lebih dari 3322 pengguna dari 2540 badan usaha yang terdaftar di Indonesia.

Pencapaian tersebut berdampak positif pada penerimaan pajak negara. Sepanjang tahun 2020, Pajak.io mencatat lebih dari 14025 transaksi dengan nominal pajak yang terkelola mencapai lebih dari 22.6 Miliar Rupiah.

Pajak.io diinisiasi oleh para pendiri Fintax yang terdiri dari Rayhan Gautama, Co-founder & CEO; Jefriansyah Hertikawan, Co-founder & CTO dan Fadil Moestar, Co-founder & CPO dikarenakan inklusi perpajakan yang masih rendah di Indonesia, terutama pada sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Hal ini berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo, bahwa pada awal tahun ini bahwa dari sekitar 60 juta UMKM di Indonesia, namun hanya sekitar 2 juta yang membayar pajak. Hal tersebut salah satunya disebabkan oleh minimnya sosialisasi akan akses dan kemudahan bagi para sadar pajak untuk membayarkan kewajiban pajaknya melalui aplikasi yang mudah digunakan dan efisien.

“Berdasarkan hasil studi yang kami pelajari dari berbagai jurnal ilmiah, setidaknya kami menemukan dua alasan mengapa inklusi perpajakan pada UMKM sangatlah rendah. Yang pertama dikarenakan sistem daring kepatuhan pajak milik Ditjen Pajak dipandang kurang user friendly, yang kedua karena minimnya sosialisasi kepada para pelaku UMKM.” ujar CEO & Co-Founder Fintax, Rayhan Gautama.

Solusi tepat dari kemudahan yang ditawarkan untuk pelaporan pajak para pelaku UMKM tersebut adalah melalui aplikasi Pajak.io, dimana aplikasi tersebut fokus pada layanan pembuatan kode billing untuk kebutuhan pembayaran pajak dan juga layanan pelaporan SPT secara daring yang lebih user friendly. Disamping itu, Fintax juga aktif untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada para pelaku usaha UMKM tentang kemudahan administrasi perpajakan.

“Kami cukup senang atas respon positif pasar terhadap Pajak.io , terutama untuk para pengguna dari sektor UMKM atas antusiasme mereka terhadap kewajiban perpajakannya. Di antara berbagai kesempatan melakukan sosialisasi perpajakan kepada UMKM, yang merupakan kesempatan dengan respon luar biasa adalah sosialisasi kepada komunitas UMKM di Indonesia Timur, dibantu oleh komunitas ‘Kitongbisa’, dan juga sosialisasi kepada komunitas ‘Santara’, sebagai salah satu platform equity crowdfunding terbesar untuk UMKM di Indonesia. Sebagai salah satu dari mitra resmi Ditjen Pajak, menurut kami tindakan ini adalah suatu bukti tanggungjawab moral untuk mewujudkan Indonesia yang lebih bijak dalam kewajiban perpajakannya” ujar Rayhan.

Seiring dengan pengembangan fitur dan layanan ke depannya, Pajak.io berencana untuk memperluas layanannya untuk membantu pengguna dalam hal perhitungan pajak. Fitur-fitur baru seperti e-Faktur untuk administrasi PPN secara end-to-end dan juga fitur e-Bupot untuk administrasi PPh 23/26 yang membuat bukti pemotongan dan pelaporan pajak dalam bentuk dokumen elektronik akan menjadi fokus produk Pajak.io di tahun 2021.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *