Saturday, December 20, 2014
Tags Posts tagged with "dr. Sonia Wibisono"

dr. Sonia Wibisono

0 31
Tompi menuangkan kisah perjalanan hidupnya dalam buku The Doctors (Foto: Ditya Gumilar)

Membaca maupun mengikuti kisah pengalaman hidup orang lain dirasa masih cukup menarik di simak, apa lagi kalau yang bercerita adalah tokoh ternama seperti artis, musisi, dan public figure lainnya yang terbilang banyak di kenal masyarakat luas.

“Waktu saya sekolah dulu itu ngga berjalan semulus yang orang pikir selama ini. Semua enggak didapat dengan gampang. Coba bayangin saya bisa bertahan hidup di Jakarta, dengan uang 6 ribu rupiah, untuk tiga hari. Waktu itu pas kasus Soeharto lengser, semua ATM pada tutup. Tapi kita bisa bertahan hidup kok dengan kondisi kaya gitu”

Cerita di atas adalah salah satu penggalan kisah Tompi yang di tulis dalam buku terbarunya berjudul The Doctors. Profesi dokter sekaligus penyanyi tak diperoleh Tompi dengan mudah. Dia harus melalui jalan berliku banyak hambatan yang menghadang.

“Mudah mudahan apa yang di tulis dalam buku ini bisa bermanfaat buat pembaca, kalau apa yang kita peroleh sampai saat ini yang masyarakat luas lihat itu merupakan perjuangan panjang dan engga gampang,” uangkap tompi usai acara peluncuran bukunya di Grand Mahakam, Jakarta Selatan, Selasa (7/6/2011).

Dalam buku setebal 264 halaman, tidak hanya dr. Tompi saja yang menuangkan pengalaman kisah hidupnya, tapi ada 3 dokter lain yang membeberkan ceritanya secara blak-blakan, mereka adalah Dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS, dr Lula Kamal Msc dan dr Sonia Wibisono.(Ditya)

0 21

Tanpa dijaga dengan baik kondisi tubuh akan menurun, dan penyakit pun dapat dengan mudah singgah di tubuh kita. Jika terserang penyakit ringan ada baiknya anda memilih obat sebelum kedokter. Namun untuk memilih obat tersebut anda harus melihat kadar obat dan indikasi dari obat yang akan di konsumsi. Berikut Tips memilih obat sebelum ke dokter dari dr. Sonia Wibisono:

Sebelum memilih obat ada baiknya melihat labelnya terlebih dahulu:

  1. Lihatlah nama produk obat  dan kemudian bahan aktif yang berkhasiat dalam obat tersebut.
  2. Selanjutnya lihat atuiran pakai sesuai dengan dosis, jangan dikurangi atau dilebihkan.
  3. Kemudian lihat bahan tambahan sebagai pengikat, pewarna, penambah rasa dan aroma serta perlihatkan tanggal kadaluarsanya.

Pilih Obat dan lihat bahan aktifnya

  1. Pilih obat sakit kepala yang paling ringan yang mengandung parasetamol, dan tidak menganggu lambung. Parasetamol bisa juga digunakan untuk anti radang, anti pegal linu, anti nyeri lain seperti nyeri gigi. Hindari obat yang mengandung aspirin (karena aspirin mengganggu lambung)
  2. Jika anda mengalami gejala panas dan pilek, tidak usah minum obat yang mengandung obat batuk dekstrometorfan. Ada beberapa obat influenza yang berisi zat aktif untuk mengatasi semua gejala, seperti sakit kepala, batuk, demam, nyeri pada otot. Belilah obat campuran ini hanya apabila anda memang mengalami semua gejala tersebut.
  3. Hindari obat anti nyeri, karena obat-obatan anti nyeri kurang manjur menghadapi nyeri kelas berat yang diakibatkan batu ginjal, batu empedu, atau kanker.
  4. Jika anda anda berprofesi sebagai penyetir atau pekerja yang mengoperasika mesin, hindari menggunakan obat pilek yang mengandung antihistamin, karena akan menyebabkan kantuk. Pilihlah obat yang tidak menyebabkan nagntuk
  5. Bila menderita batuk kering, pakailah dekstrometorfan, sedangkan bila batuk berdahak, pakai lah obat batuk hitam. Sedangkan pengidap asma atau hipertensi, jangan gunakan efedrin, gunakan teofilin saja.
  6. Pilihlah hanya zat-zat yang Anda butuhkan. Hindari obat yang mengandung banyak campuran bahan aktif, apabila anda tidak mengalami semua gejala yang perlu diatasi dengan obat tersebut.
  7. Hati-hatilah dengan istilah, “flu”, yang sebenarnya menggambarkan kumpulan gejala. Penyakitnya sendiri bisa selesma (common cold) atau influenza. Keduanya disebabkan oleh virus  dari jenis yang berbeda. tidak ada obat yang bisa membunuh virusnya. Yang ada hanya obat yang meringankan gejalanya. Penyakitnya akan sembuh sendiri setelah 3 – 5 hari oleh kekebalan tubuhnya penderita. Yang dapat dilakukan adalah meningkatkan daya tahan tubuh, dengan memakan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, minum vitamin, dan bisa dicoba herbal untuk meningkatkan daya tahan tubuh seperti Echinacea.

Sumber: dr. Sonia Wibisono

158FansLike
10,178FollowersFollow
16SubscribersSubscribe