Wednesday, October 22, 2014
Tags Posts tagged with "CSR"

CSR

CECT USAKTI Saung baca4

Di desa Nagrak-Ciangsana Kabupaten Bogor, Jawa Barat terdapat laboratorium sosial yang didalamnya terselenggara berbagai kegiatan pemberdayaan. Aktivitas di bidang pertanian misalnya, masyarakat dilatih budidaya padi, palawija, buah-buahan dan perikanan. Berbekal keterampilan yang telah dikuasai, mereka kemudian dapat bekerja memanfaatkan lahan yang ada untuk bercocok tanam hingga berhasil panen.

IMG_4108

Tak hanya itu, terdapat program penggemukan domba di sana. Masyarakat diseleksi untuk mendapatkan domba dan pelatihan. Produktivitas diharapkan bertambah, melalui kegiatan pelatihan meliputi budidaya, perawatan hingga pemanfaatan limbah domba yang dilakukan dalam laboratorium sosial ini.

CECT USAKTI Saung baca3

 

Anak-anak pun merasakan serunya berdiskusi dan membaca buku di sebuah rumah baca. Perpustakaan ini dirancang sebagaimana sebuah saung yang nyaman dan diberi nama Saung Baca Artajasa. Masyarakat dapat membaca dan meminjam buku secara gratis. Kini, perpustakaan ini kerap dimanfaatkan oleh murid-murid sekolah SD dan SMP yang berada di sekitar laboratorium sosial untuk tempat diskusi dan belajar bersama.

IMG_4018

Keseluruhan program ini merupakan salah satu bentuk bentuk tanggung jawab sosial. Sejatinya tanggung jawab sosial (social responsibility) bukan hanya ditujukan kepada perusahaan besar saja, tapi juga bagi seluruh jenis organisasi baik berukuran kecil, menengah maupun besar. Nah, implementasi tanggung jawab sosial ini dapat dilakukan melalui kolaborasi. Program yang terselenggara di area 126 ha desa Nagrak ini dirancang oleh CECT (Center for Entrepreneurship, Change and Third Sector) dan Program MM-CSR Universitas Trisakti dan bekerja sama dengan PT Artajasa Pembayaran Elektronis. (*)

 

Center for Entrepreneurship, Change and Third Sector

Menara Batavia Lt. 2

Jl. KH Mas Mansyur Kav. 126

Jakarta 10220

Tlp/Fax. 021-57930117

Tlp. 021-57930241

www.mmcsrusakti.org

 

wh

White Horse Group mengadakan kegiatan sosial dengan kegiatan donor darah dengan tajuk, “Setetes Darah Untuk Sesama”. Kegiatan ini merupakan salah satu perwujudan nilai White Horse Group, yaitu “Truly Care” yang bermakna kepedulian terhadap sesama. Pada acara yang berlangsung di pool White Horse Deluxe Coach, Rawa Bokor, Jakarta Barat ini, White Horse Group bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Tangerang.

Kegiatan sosial yang menjadi agenda rutin White Horse Group ini diikuti oleh seluruh karyawan White Horse Group, yang terdiri dari beberapa pilar bisnis, mulai dari White Horse Deluxe Coach, White Horse Executive Taxi, Europcar, DayTrans dan Gray Line. Ikut serta pula para karyawan dari Panorama Group dan tidak ketinggalan warga sekitar pool Rawa Bokor.

Menurut Tiodora Bonardy, Vice President Business Development White Horse Group,  kegiatan donor darah ini hanya salah satu dari beberapa kegiatan dalam program CSR White Horse Group di 2012. Sebelumnya White Horse Group juga sudah melaksanakan beberapa kegiatan sosial seperti pembagian sembako, penyerahan hewan kurban, serta pemberian beasiswa. Acara serupa juga menjadi agenda rutin yang dilaksanakan oleh kantor-kantor cabang, seperti di Bandung, Bali dan Yogyakarta. (*)

Nissan Motor Co, Ltd, melalui Nissan Motor Indonesia (NMI) menyadari tanggung jawabnya dalam membantu pemerintah untuk memberikan kehidupan lebih layak di Indonesia. Bekerjasama dengan Habitat For Humanity, Nissan Motor Co., Ltd., kembali melanjutkan program pembangunan rumah yang di tahun 2011 sudah berjalan di desa Karang Mukti, Purwakarta.

Proyek di tahun ini, Nissan Motor Co, Ltd, memberikan alokasi dana untuk pembangunan desa tersebut yang diserahkan kepada Habitat For Humanity International sebesar USD232,770 (atau sekitar Rp2,327,700,000). Pembangunan telah dimulai sejak Oktober 2012 dan direncanakan selesai bulan November 2013. Dalam pelaksanaannya, Habitat for Humanity Indonesia bertanggung jawab pada manajemen konstruksi dan sukarelawan.

Tahun ini program pembangunan rumah, sanitasi dan renovasi sekolah akan dilakukan dalam periode 1 tahun, sebanyak 100 rumah dan 1 Sekolah (SDN 2 Cikopo, Purwakarta) akan menjadi prioritas pembangunan. Desa Karang Mukti dipilih karena Nissan Motor Co., Ltd menyadari lokasi di sekitar pabrik NMI masih banyak pemukiman penduduk yang tidak layak huni, terlebih Desa Karang Mukti tercatat sebagai salah satu desa termiskin di Purwakarta.

Proyek global antara Nissan Motor Co, Ltd, dan Habitat For Humanity International bertujuan untuk meningkatkan perumahan, pendidikan, air, dan kondisi sanitasi. Menurut Kintaro Izumida, Presiden Direktur NMI, kegiatan ini sejalan dengan Nissan for Education, program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilaksanakan Nissan Motor Indonesia dalam rangka turut mendukung kemajuan dunia pendidikan di Indonesia.

“Di Nissan kami percaya bahwa pendidikan berkualitas bagi anak-anak berawal dari dalam keluarga dengan kehidupan yang baik seperti rumah layak huni untuk berteduh dan nyaman bagi mereka,” tutup Kintaro. (*/Ags)

Panti asuhan Elisama adalah sasaran Archipelago International saat berkubjung ke Bali. Sedangkan di Jakarta, Archipelago International mengunjungi panti asuhan Kampung Melayu yang saat ini mengasuh sekitar 60 anak dari berbagai usia.

Kunjungan tersebut diisi dengan beberapa permainan dan makan siang bersama untuk lebih membangun keakraban dengan para penghuni panti. Pada kesempatan ini, Archipelago International memberikan kebutuhan harian untuk anak – anak serta keperluan sekolah.

Menurut Lukas K. Samali, VP Human Rescources Archipelago International, kunjungan ke panti asuhan merupakan salah satu kegiatan tahunan dari program CSR Archipelago selain penanaman pohon dan membersihkan pantai serta masih banyak lainnya.

“Untuk kunjungan ke panti asuhan berikutnya kami berencana untuk mengikutsertakan seluruh hotel Archipelago di seluruh Indonesia dan Asia Tenggara. Corporate social responsibility di Archipelago berarti  menunjukkan visi serta nilai – nilai dari perusahaan kami melalui kegiatan operasional, kerjasama dan program sosial kami. Kami telah berkomitmen dalam melakukan bisnis dengan bertanggung jawab secara sosial dan beretika sehingga dengan kunjungan seperti ini membantu kami menunjukkan bagaimana perusahaan dan tujuan kami,” papar Lukas. (Ags)

0 3

Program CSR juga perlu dikomunikasikan kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab dan CSR yang menarik menjadi salah satu unsur yang membuat masyarakat ingin mengetahui lebih lanjut dan malah kemudian ingin berpartisipasi sehingga dampaknya bisa menjadi lebih luas. Bagaimana program CSR yang menarik dari sudut pandang PR?

  1. Unik

Berbeda dan orisinal merupakan prinsip mendasar dalam banyak bidang, agar orang tertarik pada apa yang kita kerjakan. Program CSR pun demikian. Bukan hanya sumbangan dalam bentuk dana ketika bencana alam terjadi, tetapi program CSR yang unik yang sesuai dengan nilai perusahaan.

  1. Manfaat yang jelas

Kejelasan dalam mekanisme, siapa yang menerima bantuan dan bentuk bantuan yang diberikan merupakan hal yang masyarakat perlu ketahui agar program CSR memiliki kredibilitas. Dukungan pihak dari luar perusahaan dapat menambah kredibilitas program kredibilitas, misalnya bermitra dengan NGO yang pakar dibidang CSR dan memberikan nilai tambah keahlian bagi program CSR tersebut.

  1. Memberdayakan untuk jangka panjang

Slogan “memberi kail dan bukannya ikan” rasanya patut diterapkan dalam CSR. Dari pada hanya memberi bantuan dana yang sifatnya jangka pendek, mendesain program yang memberi manfaat jangka panjang akan lebih baik.

  1. Actions speak louder

CSR yang melibatkan anggota perusahaan mulai dari pimpinan hingga karyawan akan terlihat lebih menyenangkan karena menghadirkan tindakan nyata karyawan sebagai “wajah” dari perusahaan. Karyawan pun dapat menciptakan “word of mouth” tentang kegiatan CSR yang mereka telah lakukan agar dapat manfaat tentang CSR ini dapat mendorong partisipasi masyarakat. Word of mouth didukung tindakan yang konkret tentu merupakan hal yang menyenangkan untuk semua. Tinggal kita dengan kreatif menciptakan program CSR yang bersifat jangka panjang dan didukung oleh strategi komunikasi agar CSR kita dapat memberi inspirasi bagi masyarakat.

Dian Noeh Abubakar

Praktisi Public Relations, Pengajar di Prasetiya Mulya Business School

Twitter: @dian_noeh   Blog: www.diannoeh.wordpress.com

Jakarta, Selasa (27/9), Sekitar 1.500 karyawan Colliers International di kawasan Asia diliburkan, hal ini berkaitan agar mereka dapat mengambil bagian dalam beberapa kegiatan kemanusiaan di lingkungan mereka, pada 23 September 2011. Acara ini merupakan tahapan akhir dari kamapnye CSR untuk seluruh wilayah Asia, Out For Good, yang dirilis awal tahun ini.

Out For Good adalah kampanye online yang bertujuan utnuk meningkatkan kepedulian para karyawan dan masyarakat untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Kampanye ini ditutup pada akhir Agustus dan mendapatkan respon positif dari klien, masyarakat umu, serta karyawan Colliers.

“Out For good merupakan kegiatan CSR pertama di kawasan Asia. Seluruh kantor di regional mengikutsertakan klien, teman, dan keluarga mereka melalui beberapa cara, seperti fliers, poster, facebook, dan blog. We walk our talk,” ungkap Piers Brunner, Chief Executive Officer Colliers International wilayah Asia. (Nana)

Saat acara Penandatanganan Kesepakatan Kerjasama Mobil Klink Sehat Keliling Indosat di Jakarta.

Senin (8/8) genap lima tahun, Mobil Klinik Sehat Indosat melayani masyarakat di seluruh Indonesia. Acara yang berlangsung di Jakarta ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama 16 Mobil Klinik Sehat Keliling Indosat dengan para mitra antara lain Rumah Zakat, PKPU (Pos Keadilan Peduli Umat), Bulan Sabit Merah Indonesia dan Dompet Dhuafa, untuk kerjasama di tahun ke-5.

Mobil Klinik Sehat Klinik Keliling merupakan salah satu program CSR Indosat yang berfokus di bidang kesehatan. Mobil yang telah melayani lebih dari 520 pasien di seluruh Indoensia ini memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat, baik ibu, anak, ataupun dewasa. Dengan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, pemberian makanan tambahan bagi balita, penyuluhan kesehatan, dan kebersihan lingkungan pada masyarakat serta penanganan pasca bencana.

Selain itu, mobil tersebut sudah dilengkapi dengan Mobil Klinik Sehat Keliling dilengkapi dengan berbagai fasilitas kesehatan antara lain perangkat pemeriksanaan USG, perangkat pelaksanaan Posyandu, perangkat pemeriksaan umum serta perangkat minor surgery termasuk centralized oxigen, suction pump, dan inhalator.

“Kami memiliki komitmen yang kuat untuk turut menciptakan dan meningkatkan kesehatan masyarakat melalui program Mobil Klinik Sehat Keliling Indosat. Komitmen ini kami perkuat dengan terus melanjutkan beroperasinya mobil klinik bersama para mitra yang memang kompeten di bidang penanganan kesehatan masyarakat,” ujar Harry Sasongko, President Director & CEO Indosat. (Nana)

Sebagai bentuk konsistensi komitmen untuk membantu anak-anak yang kurang beruntung di Indonesia, 4 (empat) properti dibawah naungan grup Marriott International di Jakarta yaitu: The Ritz-Carlton, Jakarta, The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place, JW Marriott Hotel Jakarta and the Mayflower, Jakarta – Marriott Executive Apartments, telah berhasil mengumpulkan 1762 pasang sepatu selama periode 27 Juni – 20 Juli 2011, yang didedikasikan untuk mendukung pendidikan bagi anak-anak yang kurang mampu di Jakarta. Pemberian sepatu secara simbolik diadakan pada hari Senin, 25 Juli 2011 di Grand Mutiara di The Ritz-Carlton, Jakarta yang berlokasi di Mega Kuningan.

“Shoes to School” adalah sebuah program inisiatif Corporate Social Responsibility tahunan untuk mengumpulkan dana dari semua Associates di JW Marriott Hotel Jakarta dan The Mayflower, Jakarta – Marriott Executive Apartments serta seluruh Ladies & gentlemen di kedua hotel The Ritz-Carlton untuk mendukung dan menyediakan salah satu elemen sederhana namun memegang peranan penting untuk pendidikan yakni sepatu yang layak untuk digunakan anak-anak pergi ke sekolah. Ini adalah tahun ke tujuh dari program yang dimulai pada tahun 2004 di JW Marriott Hotel Jakarta.

Cara pengumpulan dana dilakukan dengan dua metode: melalui uang tunai atau dapat juga dilakukan dengan memotong gaji para karyawan yang bersedia untuk memberikan kontribusinya pada program ini. Harga dari tiap pasang sepatu adalah Rp. 70.000,-. Sepatu-sepatu tersebut akan didonasikan kepada anak-anak dari beberapa Yayasan dan Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA), diantaranya adalah PSSA Vincentius, Yayasan Darul Rachmat, PSSA Griya Asih, Yayasan Khairul Nisa dan PSAA Tanjung Barat yang “diadopsi” oleh 4 (empat) property dibawah naungan grup Marriott International di Jakarta. Sebanyak lebih dari 30 anak telah diundang ke acara ini dan sebagian dari mereka akan menampilkan pertunjukan berupa nyanyian sebagai wujud apresiasi.

Marriott dan The Ritz-Carlton hotel di Jakarta berkomitmen penuh untuk berbagi momen dengan orang-orang yang membutuhkan dibawah naungan dua yayasan sosial perusahaan: “Spirit to Serve the Community” dari Marriott dan “Community Footprints” dari The Ritz-Carlton.

Spirits to Serve the Community dari Marriott hadir sebagai satu dari pilar filosofi Marriott, yang merupakan bagian penting dari kultur perusahaan dan dihargai di seluruh dunia. Inisiatif property Marriott yang berada di Jakarta pada ”The outreach program” telah diakui sejak dimenangkannya penghargaan bergengsi dari ”Quarterly Award for Community Service” untuk “outstanding community service” dan “significant achievement in community service” dari Marriott International.

Sedangkan Community Footprints adalah sebuah kegiatan sosial dan tanggung jawab dari perusahaan untuk lingkungan sekitar dengan tujuan untuk membuat perbedaan yang berarti dalam komunitas lokal mereka. The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place telah dianugerahi penghargaan sebagai pemenang dari “The Community Footprints Regional Properties of The Year” diantara semua properti Ritz-Carlton di Asia.

0 3
Eni Nur Ifati, Manager Media Relations Indosat, bersama para penerima penghargaan pada malam penganugerahan Golden Ring Award 2011

Indosat kembali meraih Golden Ring Award 2011 untuk kategori The Best Corporate Social Responsibility (CSR) Program untuk program Indosat Wireless Innovation Application Contest (IWIC) pada 21 Juli 2011 di Jakarta. Pemberian penghargaan Golden Ring ini merupakan penghargaan yang diberikan oleh Forum Komunikasi Wartawan Telekomunikasi Indonesia (Telco Media) kepada pelaku industri telekomunikasi di Indonesia.

Golden Ring Award 2011 ini merupakan kali ketiga diraih Indosat, setelah sebelumnya meraih penghargaan yang sama untuk kategori Data Service Operator pada tahun 2009 serta kategori The Best CSR Program untuk IWIC dan Green Telco Company pada tahun 2010.

“Penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, salah satunya dengan mengajak peran serta generasi muda dalam mengembangkan kreatifitas dan inovasi, khususnya dibidang teknologi aplikasi wireless”, demikian disampaikan Djarot Handoko, Division Head Public Relations Indosat.

Indosat sebagai pelopor program kompetisi inovasi berupaya membangun generasi cerdas melalui kompetisi pengembangan teknologi nirkabel (wireless) untuk mendukung berbagai aspek kehidupan masyarakat, baik dari segi komersial, sosial, dan hiburan. Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) merupakan salah satu program di bawah payung program Indonesia Belajar, yaitu program CSR Indosat yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Hingga saat ini ajang IWIC telah menghasilkan total lebih dari 1500 karya kreatif dan inovatif di bidang wireless. Beberapa diantaranya telah berhasil diaplikasikan menjadi layanan yang dapat dinikmati oleh masyarakat. (Nana)

150FansLike
10,036FollowersFollow
16SubscribersSubscribe