NAVIGATION

IWBS 2020 Digelar Perdana di Indonesia

IWBS 2020 Digelar Perdana di Indonesia

Lebih dari 200 peserta delegasi dari perusahaan Wedding Organizer, Wedding Planners, Suppliers, dan industri perhotelan terkemuka di Indonesia. 

Marketplus.co.id – Data Indonesia Wedding Business Summit 2020 menunjukkan kenaikan persepsi bisnis buyer terhadap industri wedding. Jika pada 2019, persepsi bisnis buyer yang menyatakan excelent mencapai 23,21%, maka pada tahun 2020, angkanya naik menjadi 41,07%. Hal itu juga diperkuat dengan nilai bisnis pernikahan yang mencapai Rp 56 triliun, menurut data Bridestory.

Himpunan Perusahaan Penata Acara Pernikahan (HASTANA) lndonesia bersama IPOS (Indonesia Professional Organizer Society) untuk pertama kalinya menggelar event pameran B2B (Business to Business) bertajuk “1st Indonesia Wedding Business Summit 2020” (IWBS 2020).

Digelar selama dua hari, 11-12 Februari 2020, di Jakarta, pameran ini melibatkan lebih dari 200 peserta delegasi dari perusahaan Wedding Organizer, Wedding Planners, Suppliers, dan industri perhotelan terkemuka di Indonesia.

Ketua Umum HASTANA, Gandi Priapratama mengatakan, “Target transaksi selama pameran dua hari sekitar Rp 200-300 miliar. Sebagian besar biaya terbanyak  untuk pernikahan adalah untuk makanan 60-70%. Selanjutnya, ada biaya untuk rias, dekorasi, dan sebagainya.”

Menurutnya, hadirnya IWBS 2020 menandai bahwa saat ini Indonesia telah memiliki panggung bisnis pernikahan berskala nasional dan dapat diandalkan. “Harapannya, IWBS 2020 dapat menjadi momentum penting dari perkembangan bisnis pernikahan negeri ini,” ucap Gandi.

Pameran ini juga didukung berbagai perhimpunan resmi industri pernikahan Indonesia. Di antaranya, APPGINDO (Asosiasi Pengusaha Gaun dan Perlengkapan Pernikahan Indonesia), PPJI (Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia), ASPEDI (Asosiasi Pengusaha Dekorasi Indonesia), HIPDI (Himpunan Pengusaha Dokumentasi Indonesia), dan Harpi Melati (Himpunan Ahli Tata Rias Pengantin Indonesia).

Top