NAVIGATION

Inilah Alternatif Finansial Cerdas dari Ruang Kantor Konservatif

Inilah Alternatif Finansial Cerdas dari Ruang Kantor Konservatif

Sebagai salah satu operator coworking di Indonesia, GoWork telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pergerakan progresif industri 4.0 di Indonesia.

Marketplus.co.id – Industri ruang kerja bersama (coworking space) adalah industri yang terus berkembang sejalan dengan meningkatnya kebutuhan ruang kerja dinamis dan fleksibel.

Di antara beberapa pemain di industri ini, beberapa operator coworking space lokal terbesar seperti GoWork dan CoHive akan bertanding dengan raksasa coworking global seperti WeWork – terutama di Jakarta, rumah bagi ratusan perusahaan dengan jumlah yang kian bertumbuh. Kini, ada lebih dari 100 pemain coworking menengah di penjuru negeri.

GoWork, sebagai salah satu operator coworking adidaya di Indonesia, telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pergerakan progresif industri 4.0 di Indonesia. Beberapa contoh perusahaan besar yang menyewa ruang kerja di GoWork adalah: PT Pegadaian yang menyewa lebih dari 300 meja, Lamudi, CekAja, FORE Coffee, dan GOJEK. Perusahaan-perusahaan tersebut telah  meletakkan kepercayaan pada GoWork untuk menyediakan ruang kerja untuk seluruh tim operasional mereka.

GoWork menyuarakan gerakan ekonomi-berbagi (sharing economy) dengan mendedikasikan lebih dari 25% dari 65.000 meter persegi total ruang kerja mereka (per kuartal 2 tahun 2020) sebagai fasilitas komunal lokasinya, seperti area lounge, area coworking, ruang rapat dan ruang acara yang dapat dipesan oleh lebih dari 15.000 anggota dan 500 perusahaan anggotanya. GoWork kini sedang melaju pesat seiring dengan pertumbuhan industri coworking. Melalui kemitraan dengan mall dan gedung perkantoran Grade-A yang berlokasi di pusat-pusat bisnis ekonomi, hiburan, dan gaya hidup di 4 kota besar di Indonesia, GoWork akan memiliki 490 kali lipat total area awalnya di 2020.

Pada dasarnya, jasa yang ditawarkan oleh GoWork membantu pelaku usaha dari berbagai ukuran untuk dapat mengalihkan daya  operasional kantor untuk menjaga kesejahteraan karyawan. Melalui lebih dari 30 lokasi (per kuartal 2 tahun 2020), yang dapat ditemukan di mall dan gedung perkantoran kelas A di Jakarta, Bali, Surabaya, dan Medan, GoWork menghadirkan manfaat bagi anggota untuk dapat membawa pekerjaan mereka ke mana saja.

Dengan solusi  pengelolaan kantor end-to-end  di berbagai lokasi pilihan, pelaku usaha dapat berhemat dari segi permodalan usaha, serta mengurangi gangguan dalam mengelola tim mereka, menciptakan suasana kerja yang efektif, efisien, dan bermutu. Perusahaan yang memiliki kantor GoWork dapat setidaknya menghemat antara 30 hingga 40 persen dari total biaya.

Aplikasi GoWork dikembangkan dengan mementingkan kenyamanan nirkabel. Aplikasi ini memantapkan peran GoWork untuk menjadi platform satu atap untuk para anggota serta jaringan kemitraan untuk memanfaatkan berbagai produk GoWork secara maksimal. Seluruh anggota dapat memanfaatkan berbagai fitur di Aplikasi GoWork, mulai dari pemesanan ruang kerja dan ruang pertemuan, menghadiri berbagai acara, melakukan pembayaran, berinteraksi dengan sesama anggota, serta memperkenalkan produk dan jasa penawaran mereka.

“Meski banyak operator coworking di Indonesia, posisi GoWork sebagai penyedia ruang kerja fleksibel kelas dunia yang terjangkau dan pembangun komunitas profesionaltetap kuat,” jelas Vanessa Hendriadi, CEO & Co-Founder, GoWork. “Kami yakin dengan peluang pasar, kemampuan tim, dan dukungan berkelanjutan dari para pemangku kepentingan untuk terus  mengembangkan area GoWork dalam beberapa tahun ke depan. Inovasi dalam desain, produk mutakhir berbasis teknologi, dan jaringan yang kuat mendorong kami ke jumlah penyewaan tiap lokasinya yang stabil di atas 90% dan angka retensi di atas 80% sejak kami mulai beroperasi.”

Sebagai alternatif dari kantor tradisional, GoWork bukanlah pesaing gedung perkantoran, tetapi mitra para manajemen properti. Konsep yang dikelola GoWork akan merevitalisasi pasar properti, khususnya gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, dan properti mandiri. Saat ini, GoWork berekspansi ke model solusi perkantoran untuk perusahaan besar – menyediakan ruang kerja siap pakai untuk tim berukuran besar.

Upaya ini sejalan dengan pergeseran tren  di perusahaanpembangun dan pengembang, serta manajemen properti. Kini, semakin banyak yang menggunakan model kantor coworking dan serviced office sebagai langkah untuk menghasilkan pemasukan dari portofolio aset mereka. Perencanaan proyek baru perlu mempertimbangkan aspek coworking sebagai bagian dari fasilitas yang disediakan secara keseluruhan. Misalnya, Market Tech di Inggris telah mengembangkan 8.890 meter persegi properti coworking di 3 lokasi regenerasi pasar Camden di London guna menarik pelanggan baru dan mendorong lebih banyak kunjungan ke lokasi tersebut.

Vanessa menambahkan, “Model coworking akan terus berkembang. Sebagai tempat kerja, coworking melibatkan ruang kerja dengan kegiatan produktif lain guna saling melengkapi, sehingga para member dapat mencapai kehidupan yang lebih seimbang. Ruang coworking lebih dari sekadar tempat untuk berbisnis, tetapi juga untuk memperluas koneksi kenalan dan pertumbuhan para member secara profesional. GoWork  memiliki tujuan untuk menghapus garis antara work and play, menyatukan aspek mutu hidup ke aspek pekerjaan. Ini adalah masa depan tenaga kerja dan kita tengah berada di dalam masa transisi tersebut.”

Top