NAVIGATION

Bekraf Fasilltasi 20 Brand Streetwear Tampil di Para-Site

Bekraf Fasilltasi 20 Brand Streetwear Tampil di Para-Site

Fashion merupakan penyumbang ekspor terbesar di sektor ekonomi kreatif, disusul subsektor kriya sebanyak 39,0196 dan kuliner 6,31%.

Marketplus.co.id – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memfasilitasi 20 brand streetwear untuk mengikuti Para-Site yang akan diselenggarakan di The Space Senayan City pada 23-26 Mei 2019 mendatang.

Hal ini sebagai salah satu upaya mendorong dan mengembangkan produk fesyen yang berpotensi ke pasar global. Para-Site merupakan acara streetwear pertama dan terbesar dl Indonesia.

Ajang ini dapat menjadi kesempatan bagi pemilik brand streetwear lokal memperoleh masukan untuk pengembangan usaha dari pelaku streetwear internasional yang hadir untuk mengembangkan produknya ke pasar global.

Program fasilitasi industri streetwear ini juga bertujuan sebagai lokomotif penggerak untuk menggunakan produk lokal. Pakaian merupakan bagian dari sebuah culture dan budaya bangsa karena digunakan seharI-hari. Apalagi streetwear memiliki kekuatan masa vans sangat besar, cepat, dan reaktif terutama generasi milenial.

Diharapkan streetwear juga dapat menunjang milenial “MU“ semakin mencintai dan rasa bangga akan produk lokal yang nantinya akan menular ke sektor-sektor lain seperti kuliner, musik, dan Iainnya.

Pada acara yang digelar selama empat hari ini, Bekraf menghadirkan brand streetwear lokal diantaranya Elhaus, Shipyard, Racecar, Locale, Perenial Skate Co, Bluesville, CashIess, Fai‘ure, Maris, Mass Media Murder, Not For People, Capital, Nindito, Ageless Galaxy, Untold, RSA, Pot Meets Pop, Unitedhart, Yeszy.MFG, serta Libordea.

Brand terpilih tersebut merupakan hasil kurasi Bekraf bersama Tim Para-site. “Para-Site memiliki image building yang kuat sehingga diharapkan program ini bisa menjadi campaign pemakaian produk lokal. Selain itu, pelaku kreatif di subsektor fesyen khususnva streetwear dapat menciptakan produk berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan masvarakat, baik di leve! nasional maupun internasional sehingga dapat mendorong peningkatan ekspor dati subsektor fesyen,” ungkap Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Puji Mulia Simandjuntak saat konferensi pers yang dilaksanakan di FX Sudirman, Selasa (14/5/2019).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat subsektor fesyen memberi sumbangan ekspor sebanyak 54,5496 dari total nilai ekspor US$20 miliar pada 2016. Angka tersebut merupakan penyumbang ekspor terbesar di sektor ekonomi kreatif, disusul subsektor kriya sebanyak 39,0196 dan kuliner 6,31%.

Ekspor dari sektor ekonomi kreatif memiliki pertumbuhan 3,23% pada 2016. Hal tersebut lebih tinggi jika dibandingkan pertumbuhan ekspor nonmigas yang hanya 0,22%. Bekraf terus berupaya mendorong dan mengembangkan produk yang berpotensi ke pasar global guna menvasar pasarpasar terbesar kita seperti pasar Amerika, Eropa, dan Asia. Sumbangan ekspor ekonomi kreat’w ditargetkan terus tumbuh dan diharapkan naik menjadl US$21 miliar pada 2018.

Top