NAVIGATION

KFC Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Untuk Laut Indonesia

KFC Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Untuk Laut Indonesia

Memasuki 2019, KFC memperkenalkan kampanye Budaya Beberes dan Pengelolaan Sampah.

Marketplus.co.id – Memasuki 40 tahun kehadiran KFC di Indonesia, KFC Indonesia kembali menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan dengan menghadirkan KFC Untuk Laut Indonesia, sebuah instalasi edukasi tentang kondisi laut dan sampah di Indonesia di KFC Paramount Serpong pada 2 Februari – 3 Maret 2019.

Peduli terhadap lingkungan merupakan salah satu tanggung jawab PT Fast Food Indonesia Tbk (KFC Indonesia) dengan terus menggalakkan gerakan tolak sedotan sekali pakai melalui program No Straw Movement yang sudah dimulai sejak Mei 2017, dan Budaya Beberes yang mengajak seluruh konsumen untuk membereskan sendiri sisa makanan dan membuangnya ke tempat sampah.

Selain dapat memberi nilai kenyamanan untuk sesama konsumen, Budaya Beberes ini merupakan langkah untuk mengajak masyarakat terlibat langsung dalam proses pemilahan sampah. Memasuki 2019 KFC akan menjalankan program manajemen sampah dimana KFC Indonesia akan bekerja sama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan sampah yang dihasilkan oleh gerai-gerai KFC sebagai upaya untuk mengurangi sampah.

Menurut Hendra Yuniarto, General Manager Marketing PT Fast Food Indonesia Tbk, KFC Untuk Laut Indonesia merupakan kelanjutan dari instalasi mobil F2 dari Sean Gelael yang terbuat dari kemasan KFC yang sebelumnya hadir di Kemang Lippo Mall dan Kelapa Gading Mall pada Desember 2018 lalu.

“Melalui KFC Untuk Laut Indonesia kami ingin menghadirkan berbagai gambaran tentang laut Indonesia yang semakin dipenuhi dengan sampah. Kami ingin mengajak masyarakat untuk melihat kondisi laut Indonesia dan lebih peduli serta menunjukkan bagaimana kami berkomitmen untuk turut peduli menjaga kelestariannya. Seluruh sampah kemasan yang digunakan untuk instalasi KFC Untuk Laut Indonesia ini nantinya akan dikelola untuk selanjutnya didaur ulang dan dijadikan hal yang lebih berguna,” papar Hendra.

Selain menghadirkan berbagai instalasi menarik yang sebagian besar terbuat dari sampah kemasan dan menggambarkan keadaan bawah laut Indonesia, selama kehadiran KFC Untuk Laut Indonesia konsumen dapat mengikuti berbagai acara seperti talkshow dan pelatihan yang semuanya berhubungan dengan gaya hidup ramah lingkungan seperti pelatihan pembuatan ecobrick, mendaur ulang plastik, storytelling, dan talkshow gaya hidup zero waste.

Sementara itu Sean Gelael, pembalap F2 yang juga Brand Ambassador KFC Indonesia yang juga hadir di KFC Untuk Laut Indonesia menuturkan, “Saya sering kali menemukan sampah plastik saat saya menyelam di berbagai daerah di Indonesia, dan itu sangat menyedihkan bagi saya. Hal ini yang menyadarkan saya bahwa sudah saatnya peduli lingkungan itu menjadi gaya hidup anak muda sekarang. Menolak sedotan plastik saat kita memesan minuman sudah menjadi kebiasaan saya sekarang untuk turut mengurangi sampah yang sulit didaur ulang.”

Pada awal tahun 2017 KFC Indonesia menjalankan sebuah kampanye pengurangan sampah sedotan plastik melalui program bertajuk #NoStrawMovement, dimana KFC Indonesia mengajak konsumennya untuk mengurangi penggunaan sedotan dalam menikmati menu-menu minuman KFC. Kampanye tersebut dilakukan dengan tidak menyediakan dispenser sedotan seperti yang selama ini dilakukan, dan sedotan hanya akan diberikan jika konsumen meminta.

Sejak mencanangkan No Straw Movement pada 2017, KFC telah berhasil mengurangi penggunaan sedotan yang cukup signifikan. Pada akhir 2017 terjadi pengurangan penggunaan sedotan sebanyak 46% di setiap gerai, dan angka tersebut bertambah sejak program No Straw Movement diperluas secara nasional pada bulan Mei 2018. Dan hingga akhir 2018 pengurangan penggunaan sedotan di gerai KFC telah mencapai 91%.

Tidak berhenti disitu, komitmen KFC terhadap peduli lingkungan terus berkembang. Memasuki 2019, KFC siap untuk memperkenalkan kampanye Budaya Beberes dan Pengelolaan Sampah. Dalam program Budaya Beberes, KFC mengajak seluruh konsumen untuk membereskan sendiri sisa makanan dan membuangnya ke tempat sampah. Selain dapat memberi nilai kenyamanan untuk sesama konsumen, program ini merupakan langkah untuk mengajak masyarakat terlibat langsung dalam proses pemilahan sampah.

“Saat ini KFC sedang mempersiapkan pengelolaan sampah yang lebih baik. Sampah yang dihasilkan gerai dan kantor KFC baik sampah organik maupun sampah kemasan akan dikelola, termasuk dipilah dan didaur ulang untuk menjadi material yang lebih bermanfaat dan aman bagi lingkungan sehingga kami dapat turut andil mengurangi sampah demi laut Indonesia yang lebih biru,” tutup Hendra.

Top