NAVIGATION

Ajang Wirausaha Pemula Bergengsi di Asia akan Digelar di Bali

Ajang Wirausaha Pemula Bergengsi di Asia akan Digelar di Bali

Komunitas yang terbentuk dari ARBSA hingga saat ini telah mencapai 3,372 alumni dari 10 negara di ASEAN.

Marketplus.co.id –  Pertumbuhan teknologi digital dewasa ini telah memberikan dampak pada setiap aspek lini kehidupan termasuk pada aspek ekonomi mikro dan makro. Tidak hanya itu, pertumbuhan tersebut juga memberikan dampak pada pertumbuhan bisnis, dengan tingginya teknologi maka semakin memberikan ruang gerak terhadap munculnya bisnis baru bagi wirausaha-wirausaha muda.

Sebuah organisasi nirlaba New Entrepreneurs Foundation (MyNEF) yang fokus mengembangkan pertumbuhan kewirausahaan dengan program-program pengembangan bagi wirausha pemula agar dapat bersaing di era industry digital dewasa ini. MyNEF akan menggelar ‘ASEN Rice Bowl Startup Awards’ (ARBSA) untuk kelima kalinya. Sebuah ajang penganugerahan bergengsi di Asia Tenggara untuk wirausaha pemula (startup) sehingga dapat bersaing dan menciptakan iklim kerja sama di Asia Tenggara serta mendorong bisnis mereka agar tumbuh ke skala yang lebih besar.

Kali ini Final dari ajang ARBSA akan digelar di Bali – Indonesia pada bulan Februari mendatang. Diharapkan penganugerahan ini akan menjadi penganugerahan terbesar di ASIA, dengan berkumpulnya lebih dari sepuluh ribu startup di bidang teknologi. Selain itu ajang ini juga akan melibatkan lebih dari 300 peserta pemenang ajang ini dan ribuan komunitas dari negara-negara di ASEAN.

Ajang penganugerahan yang telah berjalan sejak 2015 lalu ini telah menjadi ajang resmi bagi para startup untuk dapat berbagi pengalaman dan berbagi solusi dengan temuan-temuan dari berbagai permasalahan yang terjadi di negara-negara Asia Tenggara.

ARBSA tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar penganugerahan akan tetapi juga sebagai ajang terbentuknya komunitas wirasuaha pemula di Asia Tenggra, sehingga dapat menciptakan sebuah ekosistem bisnis yang produktif dan saling mendukung antara satu dan yang lainnya. Komunitas yang terbentuk dari ARBSA hingga saat ini telah mencapai 3,372 alumni dari 10 negara di ASEAN, dengan jumlah pertumbuhan investasi yang akan dihasilkan peserta sekitar 108.4 juta dolar Amerika. Selain itu jumlah pencapaian follower di media sosial selama ajang ini berlangsung mencapai hingga 17.000 followers.

Diharapkan ajang ARBSA ini dapat menciptakan unicornunicorn baru di Asia Tenggara serta meningkatkan kerja sama antara peserta yang bearasl dari 10 negara di Asia Tenggara.

Lilyana Abd. Latief, Chief Executive Officer, New Entrepreneurship Foundation, berharap dengan diselenggarakannya ajang penganugerahan bagi startup ini di Indonesia dapat lebih mengembangkan  pertumbuhan  startup dibidang teknologi di ASEAN.

“ajang ini merupakan ajang dimana peserta yang terlibat tidak hanya akan menunjukkan berbagai macam ide bisnisnya akan tetapi juga akan menciptakan komunitas bisnis yang akan membantu pertumbuhan startup dibidang teknologi yang ada di ASEAN”. Ujar Lilyana.

Ada empat kategori penghargaan yang akan di berikan pada ajang ARBSA. Kategori Star Awards yang akan memilih pemenang dengan sub kategori Startup of The Year, Founder of the Year, Best Newcomer dan People’s Choice. Sedangakan untuk Ecosystem Awards memiliki empat sub kategori yaitu Investor of the year, Best Accellerator/Incubator Programme, Best Ecosystem Initiative dan Best-Co Working Space. Untuk Industri Awards ajang ini membagi dengan tujuh kategori yaitu Best Fintech, Best Healt/Med tech, Best Food & Agri Tech, Best E-Commerce, Best Logistic & Supply Chain, Best Business Automation Tool dan Best Life Helper. Kategori keempat adalah Cross Sector Awards yang dibagi menjadi tiga sub kategori yaitu Best Digital Marketing, Best AI/Machine Learning dan Best IoT.

Top