NAVIGATION

Yellowfin Rilis Signals dan Stories untuk Akselerasi Performa Korporasi

Yellowfin Rilis Signals dan Stories untuk Akselerasi Performa Korporasi

Merupakan komponen mandiri dari rangkaian produk analitik Yellowfin dan menawarkan analisis, storytelling, dan kolaborasi otomatis.

Marketplus.co.id –  Yellowfin BI, perusahaan analitis bagi korporasi yang membantu pelanggan menemukan permulaan masalah secara lebih cepat, mengumumkan keberadaan Yellowfin Signals dan Yellowfin Stories di pasar guna mendukung pelanggan menemukan, memahami, dan bertindak pada peluang-peluang bisnis yang nyata, secara lebih cepat dibanding sebelumnya.

Peluncuran dua produk ini mewakili dua posisi pertama industri, dengan Yellowfin Signals menyediakan analisis otomatis informasi bisnis pertama di industri, dan Yellowfin Stories memberikan solusi bercerita (storytelling) lintas platform pertama.

Yellowfin Signals

Yellowfin Signals menemukan secara otomatis dan menyusun segera perubahan penting pada data bisnis, seperti peningkatan tajam yang mendadak dan perubahan tren. Yellowfin Signals memberi sinyal kepada pengguna pebisnis sesegera mungkin, di waktu bersamaan saat perubahan-perubahan ini terjadi. Seluruh tahap ini dicapai pengguna tanpa melakukan identifikasi (login) ke dalam dashboard atau melakukan penemuan data secara manual.

“Yellowfin Signals merepresentasikan masa depan business intelligence (BI): deteksi rangkaian waktu berkelanjutan dari tren dan anomali dengan korelasi instan untuk membantu pengguna mengidentifikasi masalah penting secara real-time dan apa yang mendorong mereka,” kata Presiden Eckerson Group, Wayne Eckerson.

Sinyal akan mempercepat waktu secara dramatis untuk wawasan yang relevan, yang memungkinkan pengguna bisnis untuk fokus pada apa yang benar-benar penting daripada mencari data.

Yellowfin Signals beroperasi secara terus menerus, di mana produk ini secara rutin menganalisis data yang tersedia untuk mencari tren, pola, atau perubahan lainnya. Ketika menemukan sesuatu, Yellowfin Signals menganalisis sumber data lainnya untuk menemukan informasi yang berhubungan, kemudian mengirimkan peringatan yang menggarisbawahi sebuah pola, sehingga semua penerima dapat menentukan apakah data dapat ditindaklanjuti. Akibat dari performa tersebut, kelelahan analisis dan bias manusia, dua hal yang lazim dalam perangkat dashboard tradisional, menghilang.

“Kami menyasar dashboard secara serius karena mereka gagal memenuhi janji mereka. Mereka harus memajukan bisnis – bukan membuat mereka menunggu,” kata Chief Executive Officer (CEO) Yellowfin BI, Glen Rabie.

Ia jua menambahkan, Yellowfin Signals secara otomatis menemukan apa yang dilewatkan dashboard, sehingga pengguna tahu apa yang sedang terjadi dalam bisnis mereka saat itu terjadi.

Yellowfin Stories

Menurut Rabie, Dashboard jarang menyediakan konteks utuh untuk data yang mereka bagikan, yang berakibat pada perbedaan penafsiran. “Yellowfin Stories memungkinkan Anda mengumpulkan informasi di satu tempat –termasuk sinyal-sinyal dan laporan-laporan dari vendor yang berbeda – menyetujui artinya, dan mensejajarkan pada tindakan yang akan diambil. Di mana dashboard gagal, Yellowfin memenuhi,” ujarnya.

Yellowfin Stories meningkatkan penyebaran pengetahuan, kolaborasi, dan komunikasi dalam organisasi dan pada gilirannya, membantu organisasi menjadi lebih berpedoman pada data dalam keputusan mereka.

“Yellowfin Signals menggunakan artificial intelligence (AI) yang beroperasi terus menerus di background pada live data, memperingatkan pengguna untuk mengubah data mereka, memvisualisasikan data, menjelaskan apa yang ada dalam visualisasi dan memiliki kemampuan untuk menemukan informasi yang berhubungan dari database lain,” kata Research Director pada EMA, John Santaferraro.

EMA menganggap Yellowfin sebagai pemimpin pasar dalam penggunaan AI, machine learning, penceritaan kontekstual (contextual storytelling), dan komunikasi sosial untuk intelijen bisnis (BI).

Top