NAVIGATION

Tropicana Slim Kampanyekan #Hands4Diabetes di 35 Kota

Tropicana Slim Kampanyekan #Hands4Diabetes di 35 Kota

Indonesia saat ini menduduki peringkat ke-6 dunia dengan jumlah diabetesi terbesar, yaitu sebanyak 10,3 juta jiwa.

Marketplus.co.id – Memperingati World Diabetes Day 2018, Tropicana Slim kembali menggelar #Hands4Diabetes sebagai wujud komitmen untuk terus mengajak keluarga Indonesia meningkatkan kepedulian cegah diabetes sejak dini melalui cek gula darah berkala, aktif bergerak, menjaga pola makan dan edukasi batasi asupan gula; sekaligus menunjukkan solidaritas kepada diabetesi di Indonesia melalui pengumpulan 20.000 petisi smile, baik online ataupun offline.

Memasuki tahun kelimanya, #Hands4Diabetes tahun ini mengangkat tema “Keluarga dan Diabetes”,  untuk mengedukasi masyarakat bahwa keluarga memiliki pengaruh besar terhadap pencegahan diabetes sekaligus menjadi supporting system yang sangat penting bagi anggota keluarga yang telah menyandang diabetes.

Acara ini turut melibatkan berbagai pihak seperti Rumah Sakit, praktisi kesehatan, restaurant/cafe, retailer, komunitas kesehatan, serta publik, dan dilaksanakan serentak dan live di 35 kota di Indonesia, yang meliputi Jakarta, Bekasi, Bogor, Tangerang, Karawang, Bandung, Cirebon, Solo, Jogja, Kudus, Purwokerto, Tegal, Surabaya, Malang, Jember, Kediri, Medan, Pekanbaru, Padang, Batam, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, Samarinda, Banjarmasin, Palangkaraya, Pontianak, Makassar, Manado, Gorontalo, Palu, Denpasar, Mataram, Ambon, hingga Jayapura.

Di Jakarta, acara bertajuk #Hands4Diabetes in Jakarta Diabetes Walk 2018 ini,  dihadiri 3.000 orang untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang berpusat di Park and Ride Thamrin 10, (11/11). Bekerjasama dengan RSUPN Cipto Mangunkusumo dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, kegiatan #Hands4Diabetes in Jakarta Diabetes Walk 2018 ini juga turut dimeriahkan oleh PERSADIA dan Sobat Diabet.

Di acara #Hands4Diabetes, para peserta acara juga diajak untuk memberikan petisi smile sebagai aksi solidaritas kepada diabetesi. Petisi smile terbagi menjadi 3 warna, yang masing-masing mewakili pilihan “Faktor Penyebab Diabetes”, yakni: Merah (faktor keturunan), Kuning (faktor pola makan keluarga tinggi gula), serta Biru (faktor kurang berolahraga). Setiap petisi smile yang terkumpul bernilai Rp 1.000,- yang didonasikan ke Komunitas Sobat Diabet untuk melakukan aksi edukasi dan cegah diabetes di berbagai wilayah di Indonesia.

Menurut dr. Dante Saksono, SpPD-KEMD, PhD, Kepala Divisi Metabolik-Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM, “Indonesia saat ini menduduki peringkat ke-6 dunia dengan jumlah diabetesi terbesar, yaitu sebanyak 10,3 juta jiwa, menurut data terbaru dari International Diabetes Federation (IDF) Atlas tahun 2017. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2018 menunjukkan bahwa prevalensi penyandang diabetes naik mejadi 8,5%, dari 6,9% (Riskesdas 2013). Data milik Kementerian Kesehatan dari Sample Registration Survey 2014 juga menyebutkan bahwa diabetes telah menjadi penyebab kematian terbesar nomor 3 di Indonesia, dengan presentase sebesar 6,7%, setelah stroke (21,1%) dan penyakit jantung koroner (12,9%).”

Ia juga menambahkan, usia penderita diabetes, khususnya diabetes tipe 2, juga sudah semakin muda dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Riskesdas 2013, 90% dari total kasus diabetes merupakan diabetes tipe 2, yang umumnya terjadi pada orang dewasa, namun beberapa tahun terakhir makin banyak ditemukan pada usia dewasa muda <30 tahun bahkan pada anak-anak dan remaja. Hal ini sangat erat kaitannya dengan pola diet tidak seimbang dan kurangnya aktivitas fisik yang membuat anak memiliki berat badan berlebih atau obesitas sehingga risiko menderita diabetes makin meningkat.

Jika tidak ditangani dengan baik, menurut World Health Organization, angka kejadian diabetes diprediksi akan melonjak hingga 21,3 juta jiwa pada 2040. Inilah mengapa edukasi terkait diabetes sejak dini di keluarga, baik ayah, ibu, maupun anak, sangat penting untuk melindungi keluarga Indonesia dari diabetes.

Selain itu, dukungan seluruh keluarga sangat diperlukan bagi anggota keluarga yang sudah menyandang diabetes, seperti mengantarkan berobat, mengingatkan untuk selalu minum obat dan menyediakan makanan sehat, sehingga kadar gula darah dapat terkontrol baik dan penderita diabetes dapat terhindar dari komplikasi-komplikasi yang mengancam nyawa maupun menurunkan kualitas hidup,” imbuh dr. Dante.

Noviana Halim, Tropicana Slim Brand Manager menyampaikan, “Tidak dapat dipungkiri, semakin banyaknya pilihan makanan minuman manis kekinian saat ini menjadi godaan bagi masyarakat Indonesia, mulai dari jajanan sekolah anak-anak hingga orang dewasa. Padahal, menurut anjuran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, batas maksimum konsumsi gula seseorang hanya 4 sendok makan. Tropicana Slim hadir dengan berbagai rangkaian produk sehat dan bercita rasa tinggiya, seperti pemanis rendah kalori, madu dan gula merah rendah kalori, yang mampu menjadi alternatif lebih sehat dan tetap enak bagi keluarga Indonesia.”

Top