NAVIGATION

Peserta IYES 2018 Lampaui Target

Peserta IYES 2018 Lampaui Target

Peserta telah terdaftar sebanyak 1,800 orang yang akan hadir dan telah melebihi kapasitas dari yang ditargetkan oleh penyelenggara KAHMIpreneur.

Marketplus.co.idAjang Indonesia Young Entrepreneur Summit 2018 merupakan ajang inspiratif dalam menciptakan pengusaha muda ini merupakah salah satu program yang di gagas oleh KAHMIPreneur untuk terus mengobarkan semangat muda serta mencetak Entrepreneur yang handal.

Dengan mengambil tema ‘Arah Baru Ekonomi Indonesia’, ajang ini digelar bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda yang berlangsung di Artpreneur Ciputra World, Kuningan, Jakarta, (28/10).

Program Indonesia Young Entrepreneur Summit (IYES) 2018 ini merupakan forum  kaum milenial kreatif bertemu dengan para pengusaha muda sukses dari berbagai sektor bisnis tingkat menengah keatas serta nasional. Ajang Indonesia Young Entrepreneur Summit (IYES) 2018 adalah sarana untuk berbagi networking (akses teknologi, pembiayaan dan pemasaran), berbagi dan berkembang. Melalui IYES 2018, peserta mendapatkan akses terkini seputar market dan finance dari stakeholder yang terlibat.

Pendaftaran ajang Indonesia Young Entrepreneur Summit (IYES) 2018 yang telah dibuka secara online mulai bulan September 2018 dan telah mendapat antusiasme yang tinggi dari para peserta yang mendaftar. Sampai dengan saat ini, peserta telah terdaftar sebanyak 1,800 orang yang akan hadir dan telah melebihi kapasitas dari yang ditargetkan oleh penyelenggara KAHMIpreneur. Para peserta yang mendaftar terdiri dari berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, entrepreneur, wiraswasta, Ibu Rumah Tangga, karyawan swasta dll.  Tidak hanya dari wilayah Jabodetabek saja, para peserta juga datang dari kota-kota yang ada di Indonesia seperti Bandung, Solo, Yogyakarta, Semarang, Malang, Medan, Bima, Mataram, Banyuwangi dan Balikpapan.

Founder KAHMIPreneur, Kamrussamad mengatakan, ‘’Kami sangat senang dan gembira, ternyata ajang yang baru pertama kali dibuat oleh KAHMIPreneur ini telah mendapat respon yang positif oleh masyarakat, ini ditandai dengan banyaknya antusias yang mendaftar tidak hanya dari sekitaran Jakarta saja tetapi dari berbagai daerah yang ada di Indonesia. Di awal, kami menargetkan hanya akan diikuti oleh 1,000 orang saja ternyata kenyataannya malah membludak melebihi kapasitas. Ini merupakan awal yang baik bahwa dengan diadakannya ajang IYES 2018 ini, para kawula muda dan masyarakat Indonesia masih sangat bersemangat untuk menjadi entrepreneur-entrepreneur serta creator-creator muda yang gigih dan handal dalam membangun dan menciptakan lapangan pekerjaannya sendiri. Harapan kami sebagai penyelenggara semoga ajang ini dapat membantu dan mencetak lebih banyak wirausaha-wirausaha unggul yang dapat bersaing menciptakan banyaknya lapangan pekerjaan dan ajang bergengsi ini dapat membantu menciptakan lebih banyak lagi entrepreneur-entrepreneur muda sukses, tangguh dan mandiri, sehingga dapat mengurangi tingkat pengangguran, meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat serta mendayagunakan potensi perekonomian yang ada diIndonesia dan dapat bersaing dengan perusahaan asing serta menjadi entrepreneur lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.’’

Para pembicara yang hadir pada ajang Indonesia Young Entrepreneur Summit (IYES) 2018, ini merupakan entrepreneur muda yang handal dan sukses dibidangnya serta memiliki bisnis yang berbeda dan sukses dalam membangun bisnisnya mulai dari nol sampai dengan sukses sekarang ini, serta mewakili entrepreneur muda, seperti :

Ø  Diajeng Lestari selaku CEO Hijup.com, Terinspirasi dari mata kuliah Management of Change yang didapat dari mengenyam pendidikan S1, setelah memutuskan berhenti bekerja sebagai marketing researcher di salah satu perusahaan, beliau bertekad meneguhkan menjadi entrepereneur khususnya diranah Fashion Islam, keputusannya bukan tanpa alasan, karena beliau melihat potensi yang besar di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Pada tahun 2011 beliau mewujudkan dengan mendirikan HijUp, e-commerce B2C (Business to Customer) dengan konsep fashion mall yang khusus menjual barang-barang fashion wanita muslim. Hingga kini, sudah lebih dari 120 brand para desainer lokal yang tergabung di website nya. HijUp tidak hanya menjual fashion muslim saja serta kini merambah untuk kebutuhan pakaian anak-anak dan produk-produk home & living.

Ø  Angkie Yudistia selaku CEO Thisable Enterprise, Dalam keterbatasannya tak membuat Angkie menyerah. Wanita Tuna rungu ini menjadi salah satu sosok wanita Indonesia yang menginspirasi. Dia mendirikan sebuah social enterprise khusus untuk penyandang disabilitas, yang diberi nama Thisable Enterprise. Social Enterprise ini didirikan dengan tujuan menciptakan akses bagi para difabel dalam mendapatkan pekerjaan serta memberikan kegiatan pemberdayaan. Kini sudah ada beberapa perusahaan yang siap menampul difabel sesuai kebutuhan. Angkie sudah berhasil merangkul sebanyak 1,500 penyandang disabilitas dengan berbagai kekurangan.

Ø  Hendra Noviyanto selaku Co-Founder Warunk Upnormal, selama kurun waktu 5 (lima) tahun telah berhasil mengembangkan perusahaan Cita Rasa Prima yang bergerak dibidang kuliner dengan menaungi beberapa Restaurant seperti Warunk Upnormal, Bakso Boedjangan, Nasi Goreng Rempah Mafia, Sambal khas Karmila, Fish Wow Cheese, Martabak Maskulin dll. Total cabang yang dimiliki mencapai 208 yang berada di seluruh Indonesia.

Ø  Gamal Albinsaid selaku CEO Indonesia Medical, merupakan seorang dokter, aktivis wirausaha social dan CEO Indonesia Medika. Sebagai inspiratif, beliau menggagas berdirinya Klinik Asuransi Sampah dan Bank Sampah yaitu klinik asuransi kesehatan yang biaya preminya bisa dibayar dengan sampah yang ditujukan bagi warga kurang mampu. Memiliki target dalm mencetak sekitar 10 ribu wirausahawan social baru di tahun 2018 melalui Gerakan Jaringan Wirausaha Nusantara.

Ø  Fajrin Rasyid selaku Co-Founder dan President Bukalapak.com, Perjalanannya karir yang cukup panjang dan memberi inspirasi, sebelumnya beliau pernah bekerja di BCG sebagai salah satu perusahaan konsultan terbesar didunia sampai dengan menjadi web developer pada perusahaan Suitmedia yang membuat perusahaan terebut berkembang pesat. Hingga akhirnya bergabung dengan Bukalapak.com. Teliti dalam memetakan kelemahan dan kelebihan merupakan senjata beliau untuk mengatur waktu.

Top