NAVIGATION

Yayasan Kanker Indonesia Resmikan Rumah Singgah Pasien Kanker

Yayasan Kanker Indonesia Resmikan Rumah Singgah Pasien Kanker

Sasana Marsudi Husada terdiri dari 3 lantai dengan kamar standard, VIP, kamar untuk paliatif dan aula untuk pertemuan atau pelatihan.

Marketplus.co.id – Yayasan Kanker Indonesia  (YKI) pada Sabtu, 8 September 2018 meresmikan Sasana Marsudi Husada yang terletak di Jl. Lebak Bulus Tengah, Cilandak Jakarta Selatan.

Peresmian rumah singgah Sasana Marsudi Husada YKI dilakukan oleh Karlinah Umar Wirahadikusumah, dan disaksikan segenap pengurus YKI, serta perwakilan Kementerian Kesehatan RI, instansi pemerintah dan swasta terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Umum YKI Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD, KHOM, FACP menyampaikan, “Kami sangat bahagia dengan diresmikannya rumah singgah Sasana Marsudi Husada YKI, yang baru saja selesai pemugarannya sejak berdiri 35 tahun lalu. Keberadaan rumah singgah Sasana Marsudi Husada sedari awal merupakan upaya mewujudkan misi Yayasan Kanker Indonesia sebagai tempat tinggal sementara bagi pasien kanker dari luar kota yang sedang menjalani pengobatan di Jakarta karena belum lengkapnya fasilitas pengobatan yang tersedia di daerahnya, sebagai tempat penginapan yang layak dan murah bagi pasien yang sebagian besar tidak mampu.”

Sementara itu Ketua Tim Pembangunan, Prof. dr. Abdul Muthalib, SpPD, KHOM mengatakan, “YKI berterima kasih kepada masyarakat dan segenap pihak yang telah ikhlas sebagai donatur pembangunan rumah singgah Sasana Marsudi Husada, sehingga lebih banyak pasien kanker yang dapat kita bantu bersama.”

Rumah singgah Sasana Marsudi Husada terdiri dari 3 lantai.  Lantai pertama terdiri atas 10 kamar standard dan 4 kamar VIP; lantai 2 terdiri atas 4 kamar untuk paliatif serta aula berkapasitas 100 orang yang dapat dibagi menjadi 3 ruang kelas untuk pendidikan dan pelatihan; dan lantai 3 berupa aula tempat pertemuan berkapasitas 100 orang sebagai ruang pertemuan dan pelatihan.

Selama pembangunan berlangsung, pasien Sasana Marsudi Husada yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dipindahkan sementara pada lantai 3 gedung Klinik Utama.

Lebih lanjut Prof. dr. Abdul Muthalib mengatakan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan perusahaan yang telah ikhlas sebagai donatur untuk pembangunan rumah singgah ini, sehingga lebih banyak pasien kanker yang dapat kita bantu bersama.”

Selain sebagai rumah singgah, Sasana Marsudi Husada YKI juga digunakan untuk melakukan upaya preventif promotif dan suportif penyakit kanker.

“Harapan kami, gedung Sasana Marsudi Husada baru dapat lebih bermanfaat bagi masyarakat khususnya pasien-pasien kanker yang membutuhkan dan dapat membantu pemerintah dalam upaya menanggulangi masalah kanker di Indonesia,” jelas Prof. Aru Sudoyo.

Top