NAVIGATION

Sambut Kunjungan Wisatawan, Danau Toba Terus Berbenah

Sambut Kunjungan Wisatawan, Danau Toba Terus Berbenah

Diperkirakan, akan ada 1 juta wisatawan yang datang ke Danau Toba pada tahun 2019, ini diperkuat dengan ketersediaan atraksi, amenitas dan akses yang memadai.

Marketplus.co.id – Seminar bertajuk Strategi Baru Pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas Danau Toba di gelar di Ballroom PO Paragon Hotel pada 29 September 2018, dan menjadi bagian dari Sales Mision Danau Toba di Kota Semarang.

Seminar ini menghadirkan beberapa pembicara yang mengangkat daya tarik wisata di Danau Toba, salah satunya Basar Simanjuntak, Direktur Pemasaran Pariwisata Badan Otorita Danau Toba.

Dalam pemaparannya, Basar menuturkan,  pengembangan pariwisata Danau Toba juga menemui hambatan namun hal tersebut tidak menghalangi perkembangan pariwisata di kawasan Danau Toba.

“Menyatukan 8 kabupaten dan 4 sub etnik yang ada di sekitar Danau Toba memang menantang. Namun, masih bisa diupayakan,” tukasnya. ia juga menambahkan, pariwisata Danau Toba pernah mengalami penurunan, namun kondisi tersebut sudah membaik sekarang.

“Diperkirakan, akan ada 1 juta wisatawan yang datang ke Danau Toba pada tahun 2019. Hal ini diperkuat dengan ketersediaan atraksi, amenitas dan akses yang memadai,” ungkap Basar.

Untuk akses, ada dua bandara yang bisa menghubungkan wisatawan ke Danau Toba yaitu Bandara Kualanamu dan Bandara Silangit. Selain bandara, Pelabuhan Kuala Tanjung yang juga menghubungkan wisatawan ke Danau Toba terus diperbaiki sehingga pintu kedatangan wisatawan bervariasi. Untuk amenitas, pilihan penginapan juga sudah beragam, mulai hotel berbintang hingga homestay.

GM Garuda Indonesia Cabang Jawa Tengah, Bobby Achmadi juga menjelaskan bahwa hingga saat ini 90% perjalanan domestik yang menggunakan jalur udara masih didominasi Bali. Inilah yang menjadi tugas bersama untuk bisa menarik minat wisatawan ke Danau Toba dan daerah lain yang belum banyak dikunjungi.

“Kami optimis karena pariwisata Danau Toba yang memiliki daya tarik alam dan budaya unik sehingga dengan promosi yang baik, akan banyak wisatawan yang datang,” tutur Bobby.

Sementara itu, Ketua Asita Sumut Solahuddin Nasution menyatakan kesiapan industri di Danau Toba untuk menyambut lebih banyak wisatawan. Menurutnya, pihak pengusaha di kawasan Danau Toba berharap ada kebijakan khusus mengenai harga paket yang ditawarkan sehingga masing-masing industri terkait tidak saling bersinggungan.

Top