NAVIGATION

Roadshow ‘Digital Hub Goes to Campus’ di UMN

Roadshow ‘Digital Hub Goes to Campus’ di UMN

Apple Developers Academy akan mencari 200 penerima beasiswa setiap tahun untuk dididik menjadi World Class Developers.

Marketplus.co.id – Sinar Mas Land bersama dengan Apple Developers Academy, menggelar acara seminar Digital Hub Goes to Campus dengan tema “How To Be A Digipreneur”, di Universitas Multimedia Nusantara (UMN).

Acara ini dihadiri oleh Alamanda Santika – Founder Binar Academy yang juga merupakan Ex. Vice President Gojek Indonesia, untuk memberikan motivasi serta materi “How to be a Digipreneur”.

Digipreneur adalah wadah bagi pelaku bisnis khususnya generasi muda dalam menghadapi era digital seperti saat ini. Perkembangan teknologi digital sangat pesat sehingga berdampak pada terciptanya peluang bisnis di dunia digital. Hal itu terlihat dari banyaknya jumlah startup yang muncul dan didominasi oleh kaum milenial. Mengembangkan bisnis di dunia digital sangat penting dalam mengembangkan kemampuan coding sebagai salah satu langkah utama dalam membangun bisnis e-commerce.

Irawan Harahap, Digital Hub Project Leader mengungkapkan, “Munculnya berbagai bisnis rintisan berbasis teknologi (startup) di Indonesia, kebanyakan digawangi oleh otak-otak muda. Melalui seminar ini, kami berharap banyak anak muda atau mahasiswa terinspirasi untuk menjadi digipreneur di Indonesia. Perlunya talent untuk menciptakan peluang di masa depan adalah menjadi sangat penting bagi  Sinar Mas Land yang tengah menggarap proyek Digital Hub di BSD City, sebagai wadah berkumpulnya komunitas digital dan teknologi. Oleh karena itu, Sinar Mas Land sangat antusias untuk mendapatkan talent terbaik dengan menggandeng institusi-institusi pendidikan untuk menghasilkan talent berkualitas yang bisa menjawab tantangan pekerjaan di industri 4.0”.

Pada kesempatan ini, Apple Developer Academy BSD City yang merupakan akademi ketiga di seluruh dunia, setelah Brazil dan Italia juga berkesempatan mensosialiasikan programnya. Akademi ini bertujuan menghasilkan world-class developers dari Indonesia yang mampu membuat aplikasi yang tidak hanya berskala internasional, namun berkontribusi terhadap nilai ekspor Indonesia. Akademi milik Apple pertama di benua Asia ini akan menampung 200 pengembang aplikasi setiap tahunnya. Apple memilih Indonesia sebagai lokasi ketiga di dunia karena melihat potensi sumber daya manusia Indonesia yang sangat besar untuk menjadi tech-entrepreneur, software engineer dan innovator lainnya.

Top