NAVIGATION

Musik Lintas Generasi di The Downtown Walk Festival

Musik Lintas Generasi di The Downtown Walk Festival

Flashback Saturday akan hadir setiap hari Sabtu dengan suguhan penampilan spesial dari Marcell Siahaan, /Rif Band, Elfa’s Singer, dan God Bless setiap pukul 20.00 WIB.

Marketplus.co.id – Banyak hal yang mampu membawa tiap orang untuk bernostalgia dengan berbagai kenangan diantaranya tempat dan makanan favorit, film bahkan musik beserta musisinya. Old but Gold menjadi sebuah perumpamaan untuk sesuatu yang telah lama berlalu namun masih dicintai.

Makna ini pula yang menggambarkan para musisi lawas yang sempat merajai belantika musik tanah air dari era 70an namun tetap dirindukan oleh para penikmat musik. Mengajak para pengunjung untuk bernostalgia, Summarecon Mal Bekasi menghadirkan event The Downtown Walk Festival bertajuk “Flashback Saturday” yang berlangsung mulai dari 29 September – 20 Oktober 2018 di panggung The Downtown Walk.

Menurut Ugi Cahyono, Center Director Summarecon Mal Bekasi, rangkaian acara Downtown Walk Festival tahun ini diadakan untuk mewakili berbagai generasi yang biasa menikmati berbagai hiburan musik yang disuguhkan di The Downtown Walk.

“Hiburan lintas generasi ini diharapkan akan menghangatkan kembali pikiran kita akan kejayaan dan keragaman musik tanah air dari berbagai era sekaligus memberi warna pada panggung The Downtown Walk dengan variasi musik yang dihadirkan,” ujar Ugi.

Flashback Saturday akan hadir , setiap hari Sabtu dengan suguhan penampilan spesial dari Marcell Siahaan (29 Sept), /Rif Band (6 Okt), Elfa’s Singer (13 Okt) dan God Bless (20 Okt) setiap pukul 20.00 WIB. Setiap musisi mewakili berbagai generasi yang tentu merindukan sosok musisi yang berjaya pada masanya. Gob Bless mewakili musisi dari generasi 70an,  Elfa’s Singer dari generasi tahun 80an, dan /Rif Band mewakili generasi 90an serta Marcell yang lebih dikenal oleh kalangan tahun 2000an dengan lagu-lagu melankolisnya.

Marcell Siahaan akan membuka rangkaian The Downtown Walk Festival pada 29 September 2018. Penyanyi solo pria ini mulai dikenal pada awal tahun 2002 dengan lagu bertema kisah cinta anak muda dan alunan lirik yang menyentuh hati. Generasi tahun 2000an tentu mengenal sejumlah lagu Marcell diantaranya Semusim, Firasat, Mendendam, Pantaskah, Berhenti Berharap dan beberapa lagu lainnya. Lagu-lagu inilah yang membawa Marcell ke puncak karirnya.

/Rif Band menjadi salah satu band rock terbaik di akhir tahun 90an. Dibentuk pada tahun 1992 dengan nama Badai Band dan mulai resmi menjadi /Rif di tahun 1995. Lagu berjudul Radja dan Loe Toe Ye menjadi awal perkembangan karir /Rif Band yang membuatnya menjadi salah satu band papan atas tanah air. /Rif yang merupakan kepanjangan dari rhythm in freedom ini dikenal melalui lirik lagu banyak menceritakan proses perjalanan karir mereka hingga sindiran atas pemerintahan dengan lirik jenaka  Beranggotakan Andy, Jikun, Maggi, Teddy dan Ovy, /Rif Band akan tampil pada 6 Oktober 2018.

Tidak hanya band dan solois, blantika musik Indonesia pun turut diisi dengan hadirnya grup vokal. Salah satu yang masih tetap bertahan adalah Elfa’s Singer. Sejak tahun 1987, Elfa’s Singer mulai berkarya dengan personel yang terus berganti. Meski sempat vakum, tetapi sejak 1996 mereka tetap bertahan bersama Agus Wisman, Lita Zen, Yana Julio, dan Ucie Nurul memberikan karya terbaiknya untuk musik Indonesia sampai saat ini. Teknik vokal yang tidak diragukan, sikap profesionalitas dan attitude sebagai seorang musisi membuat Elfa’s Singer masih terus dikagumi. Pada 13 Oktober 2018, Elfas’s Singer akan melantunkan suara merdu mereka di The Downtown Walk Festival.

God Bless menjadi legenda band rock di Indonesia yang telah terbentuk sejak tahun 1973. God Bless menjadi panutan dan inspirasi bagi para musisi lainnya dalam mempertahankan eksistensi meski mengalami pergantian personel dan pergeseran jaman. Nama God Bless masih dikenal dengan lagunya Semut Merah dan Panggung Sandiwara. Kehadirannya di The Downtown Walk Festival pada 20 Oktober 2018 tentu akan mengembalikan kenangan para pengunjung dari generasi 70an.

Top