NAVIGATION

Manyesap Sejuk di Orchid Forest Cikole

Manyesap Sejuk di Orchid Forest Cikole

Singkong dan pisang goreng menjadi pasangan kopi yang asyik sembari menikmati udara sejuk berselimut hutan pinus di Orchid Forest.

Marketplus.co.id –  Orchid Forest, Cikole, Lembang, Provinsi Jawa Barat ini berupa lahan hijau yang ditanami aneka anggrek dan jamak spot untuk berswa foto.

Dibuka sejak bulan Desember 2017 lalu, Orchid Forest Cikole mengusung konsep wisata digital (digital tourism), di mana target terbesarnya adalah kalangan anak muda yang sangat antusias berburu lokasi unik untuk diunggah dan dipamerkan di media sosial.

Salah satu titik andalan dari Orchid Forest Cikole yaitu jembatan gantung yang terbentang sepanjang 500 meter dan dihiasi cahaya lampu kala malam hari. Selain itu, ada juga Garden of Lights (Taman Cahaya) di mana cahaya lampu memberikan nuansa hangat di malam hari yang gelap nan dingin di tengah hutan pinus.

Sesuai dengan namanya Orchid Forest Cikole atau hutan anggrek, menyuguhkan anggrek-anggrek langka yang ditempatkan di rumah kaca khusus yang disesuaikan kelembapan serta suhunya.

Menariknya lagi, permainan lighting yang menyorot ke batang pohon pinus berusia ratusan tahun di malam hari akan menciptakan suasana romatis. Banyaknya spot Instagramable membuat Orchid Forest Lembang ini menjadi salah satu destinasi digital favorit di Lembang, khususnya bagi para milenial.

Menyesap Kopi di Tengah Hutan Pinus

Kafe Aspasia menjadi tempat nongkrong yang ikonis di Orchid Forest karena menghadap langsung ke hutan pinus Cikole. Mengandalkan kopi asli dari Jawa Barat, Aspasia menawarkan Arabica Ciwidey yang diproses honey serta Cibeber dengan proses full wash.

Singkong dan pisang goreng tentu menjadi pasangan kopi yang asyik sembari menikmati udara sejuk di Orchid Forest. Suasananya bikin pengunjung betah berlama-lama di sini. Kafe itu berbentuk rumah panggung yang memiliki beranda cukup lega. Di depannya terpapar lanskap pepohonan pinus yang rimbun. Sedangkan konstruksi dinding bagian dalamnya rata-rata terbuat dari kaca. Pelanggan yang berada di dalam kafe itu bisa turut menikmati hehijauan panorama dataran tinggi Cikole.

Top