NAVIGATION

Gugun Blues Shelter Cairkan Bekunya Suhu di Dieng Culture Festival 2018

Gugun Blues Shelter Cairkan Bekunya Suhu di Dieng Culture Festival 2018

Mengajak penontom mencair dalam bekunya suhu Dataran Tinggi Dieng dengan hits berjudul Sweet Looking Woman.

Marketplus.co.id – Grup Band yang berangotakan Gugun (gitar&vokal), Fajar (bass) dan Bowie (drum) sukses menghangatkan kawasan Candi Arjuna yang menjadi venue Dieng Culture Festival (DCF) 2018 di Dataran Tinggi Dieng, Banjarnegara, Jumat (3/8) malam.

Meskipun suhu mencapai 3°Celcius, Group band asal Jakarta Gugun Blues Shelter (GBS)  sukses mengajak penonton larut dalam lantunan musik blues yang mengalun di bawah langit Dieng. Sang vokalis Gugun yang baru pertama kali hadir di Dieng merasa sangat antusias meskipun tangannya sempat kram akibat kedinginan.

Tidak ingin menghilangkan uforia penonton, dia kembali mengajak hadirin mencair dalam hits barunya yang berjudul Sweet Looking Woman. “Ini pengalaman pertama buat saya main di dalam ‘kulkas’,” gurau Gugun mencairkan kebekuan suhu DCF 2018.

Malam itu, Gugun Blues Shelter membawakan 10 hits lagu di Jazz Atas Awan, Dieng Culture Festival ke 9, Jum’at (3/8). Malam itu GBS benar-benar menjadi penghangat suhu untuk mengajak penonton masuk ke dalam ruang-ruang asmara yang ingin selalu dikenang.

Pada hari pertama Jazz Atas Awan, tercatat ada 11 musisi jazz yang tampil dalam gelaran Dieng Culture Festival 2018. Sementara di hari ke 2 Dieng Culture festival 2018, Sabtu (4/8) menampilkan beragam atraksi yang tak kalah seru. Mulai dari Festival Tumpeng, Festival Caping, Festival Kembang dan yang paling banyak ditunggu wisatawan adalah Festival Lampion dimana akan ada ribuan lanpion bertebangan dilangit Dieng. Festival lampion juga salah satu daya tarik Dieng Culture Festival 2018.

Melihat tingginya animo wisatawan,  sangat wajar jika DCF masuk dalam 100 Wonderful Events Indonesia 2018 Kementerian Pariwisata. Apa lagi DCF kini telah memasuki tahun kesembilan pagelarannya. Konten acaranya pun selalu paten.

“Performa positif terus ditunjukkan DCF. Sebagai salah satu atraksi pariwisata, event ini selalu sukses dalam setiap penyelenggaraannya. Selalu sukses menyedot wisatawan datang. Sampai ketemu di DCF 2018,” ujar Esthy Reko Astuti, Ketua Pelaksana Top 100 Calender of Event (CoE) Wonderful Indonesia Kementerian Pariwisata.

Melihat progres positif dan konsep DCF-9, apresiasi pun diberikan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Menpar menyatakan, DCF-9 sebagai event dengan kualitas dunia. “Dieng Culture Festival jadi fenomena. Kekuatan culture dan naturenya luar biasa. Kelas festival ini sudah mendunia. Progresnya memang bagus, tapi branding harus lebih gencar lagi terutama di media sosial,” tutup Menpar.

Top