NAVIGATION

SCG Gelar SD Symposium 2018

SCG Gelar SD Symposium 2018

Konsep circular economy dapat membantu memecahkan masalah makin berkurangnya Sumber Daya Alam yang kita hadapi.

Marketplus.co.id SCG mengadakan sebuah forum global “SD Symposium 2018” di Thailand yang membahas tentang Sustainability Development. Konsep yang diusung pada tahun ini adalah “Circular Economy: Masa depan yang kita ciptakan” dengan peserta dari perusahaan global terkemuka serta sektor pemerintah, masyarakat sipil, UKM, Startup, juga komunitas lokal.

Forum global ini bertujuan sebagai wadah bertukar perspektif dan berbagi kisah sukses untuk secara kolaboratif mendukung terwujudnya circular economy dengan mempromosikan penggunaan Sumber Daya Alam yang efisien di seluruh rantai produk, yang meliputi manufaktur, konsumsi, dan proses pemulihan. Konsep ini akan menghasilkan keberlanjutan pada bisnis, meningkatkan kualitas hidup, dan menghasilkan keberlanjutan global.

“SD Symposium 2018” merupakan sebuah forum akademis yang membahas pembangunan berkelanjutan. Selama lima tahun terakhir, tujuan forum adalah untuk mengembangkan kesadaran yang lebih luas tentang tujuan pembangunan berkelanjutan. Tahun ini, forum berfokus pada circular economy dan pidato utama akan disampaikan oleh Dr. Somkid Jatusripitak, Wakil Perdana Menteri Thailand. Dr. Somkid berbagi tentang visi pemerintah untuk mendukung circular economy dalam rangka mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan untuk Thailand.

Presiden dan CEO SCG, Roongrote Rangsiyopash mengatakan, “Konsep circular economy dapat membantu memecahkan masalah makin berkurangnya Sumber Daya Alam yang kita hadapi, karena konsep ini bekerja secara berbeda dari model ekonomi linear tradisional (Take-Make-Dispose). Konsep ini mendukung pelestarian Sumber Daya Alam dan menggunakannya dengan cara yang paling efisien, dengan menciptakan sistem di mana limbah dapat masuk kembali ke rantai pasokan”.

SCG mendukung konsep circular economy melalui tiga strategi utama, yaitu:

  1. Mengurangi penggunaan material dengan daya tahan produk yang sama. SCG mengurangi jumlah sumber daya yang digunakan dalam manufaktur, seperti Karton Hijau bergelombang, yang membutuhkan bahan baku 25% lebih sedikit tetapi tetap tahan lama, yang membantu pelanggan menghemat biaya transportasi mereka; mengurangi produksi dan penjualan plastik sekali pakai dari 46% menjadi 23% dalam 10 tahun. Contoh lainnya adalah membantu pelanggan menghemat biaya listrik untuk AC oleh Active AIRflowTM System, sistem ventilasi rumah yang sejuk dan nyaman; dan memperkuat daya tahan produk, seperti semen laut yang 2 kali lebih lama dibandingkan dengan semen Portland konvensional.
  2. Upgrade dan Penggantian. Hal ini dilakukan dengan menciptakan inovasi untuk menggantikan produk dan bahan baku yang sudah ada dengan bahan yang menawarkan efisiensi lebih tinggi tetapi menggunakan lebih sedikit sumber daya atau menjadikannya mudah didaur ulang. Misalnya, polyethylene (PE) yang merupakan inovasi SCG yang dapat mengaktifkan 2 kali penggunaan bahan plastik daur ulang serta Semen SCG Hybrid yang dapat menggantikan semen struktural tradisional tetapi menggunakan bahan mentah yang lebih sedikit dalam proses produksi.
  3. Reuse and Recycle. SCG mendaur ulang produk bekas daripada menggunakan sumber daya baru, dan melalukan semua proses pemulihan, seperti menyiapkan Paper Bailing Station untuk mengumpulkan limbah kertas untuk didaur ulang; daur ulang botol kaca untuk digunakan di tempat pasir untuk menghasilkan bahan isolasi; mengembangkan material fungsional “CIERRATM” yang meningkatkan properti plastik yang memungkinkan bahan tunggal memiliki aplikasi pengemasan serbaguna dibanding multi material yang sulit untuk didaur ulang; dan mendaur ulang sampah plastik untuk membuat rumah ikan untuk membantu melestarikan ekosistem laut.
Top