NAVIGATION

GOFIT Jadi Pilihan Favorit Masyarakat Asia Tenggara di Pitch@Palace ASEAN 1.0

GOFIT Jadi Pilihan Favorit Masyarakat Asia Tenggara di Pitch@Palace ASEAN 1.0

Bersaing dengan 132 pendaftar dari negara-negara ASEAN dengan tipe bisnis yang berbeda mulai dari start-up hingga scale-up.

Marketplus.co.id – Kompetisi pitching bisnis start-up perdana di Asia Tenggara, Pitch@Palace ASEAN 1.0 yang didukung oleh AirAsia baru saja digelar. Tema Innovation dan Technology tahun ini telah menarik minat perusahaan-perusahaan dari berbagai bidang bisnis, mulai dari Biotech and Medical Technology hingga Media, Communications and Entertainment Technology.

Terdapat sebanyak 132 pendaftar dari negara-negara ASEAN dengan tipe bisnis yang berbeda mulai dari start-up hingga scale-up. Dari semua pendaftar yang masuk, dipilih 19 peserta untuk menghadiri Boot Camp yang diselenggarakan di kantor regional Facebook di Singapura, di mana setiap peserta satu per satu diberikan pelatihan untuk menyempurnakan kemampuan picthing mereka. Dari proses Boot Camp, ditentukan 10 orang wirausahawan yang mendapatkan waktu 3 menit untuk pitching, sementara yang lainnya hanya mendapatkan waktu 1 menit.

Start-up asal Indonesia, GOFIT, yang menghubungkan pelatih kebugaran dengan para pegiat olahraga, meraih penghargaan People’s Choice Award pada Pitch@Palace ASEAN 1.0 dan menjadikannya pilihan favorit masyarakat berdasarkan hasil voting yang masuk ke peopleschoice.pitchatpalace.com.

Sementara itu, KLEAN keluar sebagai juara pertama dan berkesempatan mengikuti kompetisi tingkat global di Inggirs dan mempresentasikan karyanya ke para investor dan mentor dari berbagai negara. KLEAN berhasil mendapatkan voting terbanyak dari dewan juri yang terdiri dari CEO perusahaan-perusahaan terkemuka, influencer, pemilik modal, mentor dan mitra bisnis.

KLEAN mengusung konsep “reverse vending ecosystem” yang mengajak masyarakat untuk melakukan daur ulang botol plastik atau kaleng alumunium dengan keuntungan berupa skema poin yang inovatif.

Hasil voting kedua terbanyak diraih start-up asal Singapura Alchemy FoodTech, sebuah perusahaan bidang teknologi kesehatan pangan yang mempunyai misi mengurangi jumlah penderita diabetes. Sementara, juara ketiga diraih oleh Globish Academia asal Thailand yang merupakan penyedia layanan online pendidikan Bahasa Inggris dengan misi mengembangkan kemampuan interaksi sosial generasi muda.

Para pemenang akan mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi pada kompetisi Pitch@Palace Global yang akan diselenggarakan pada bulan Desember 2018 di St. James Palace, London, Inggris. Kompetisi perdana Pitch@Palace ASEAN 1.0 ini merupakan hasil kerjasama dengan Otoritas Pengembangan Media Informasi dan Komunikasi Singapura (IMDA), Innovfest Unbound, dan AirAsia sebagai mitra strategis.

Menurut Duke of York, pendiri Pitch@Palace, masyarakat dunia masih tidak menyadari betapa tingginya semangat kewirausahaan di wilayah ini. “Saya bangga telah membawa kompetisi Pitch@Palace ke ASEAN dan nantinya membawa para wirausahawan terpilih dari sini ke dunia,” ujarnya.

CEO Grup AirAsia dan Co-Group CEO AirAsia X, Tony Fernandes mengatakan, “ASEAN punya banyak start-up unicorn seperti Grab, Garena, dan Traveloka, tetapi kawasan ini tidak selalu mendapatkan perhatian yang layak, meskipun kawasan ini adalah pasar terbesar ketiga dunia. Oleh karenanya, sebuah langkah yang tepat jika Duke of York membawa platform kompetisi untuk start-up ke kawasan ini, dan melihat dari kualitas pitching tadi, kami yakin ASEAN akan terus menjadi yang terdepan dalam pengembangan bisnis start-up”.

Selain itu, Co-Founder dan CEO Unbound, Daniel Seal menuturkan, ”Saat kami bertemu Duke of York dan menyelenggarakan Pitch@Palace di acara Unbound London 18 bulan lalu, saya melihat Pitch@Palace juga berpotensi mendapat sambutan yang baik di Singapura melalui acara Innovfest Unbound.

Daniel juga menambahkan, Pitch@Palace ASEAN 1.0 mampu memperlihatkan kualitas para wirausaha yang luar biasa, yang mampu mengatasi permasalahan dunia. Pitch@Palace merupakan sebuah basis untuk mengamplifikasi dan mengakselerasi karya wirausaha, yang digagas oleh Yang Mulia Duke of York pada tahun 2014.

Top