NAVIGATION

1 Dari 5 Wisatawan Tidak Merasa Bebas Saat Berlibur

1 Dari 5 Wisatawan Tidak Merasa Bebas Saat Berlibur

A man pauses at the top of a steep cliff overlooking the Mexican border in Big Bend National Park, Texas

Hampir setengah (44%) orang ingin menjadi limitless traveler, namun dua pertiga (63%) dari orang-orang tersebut mengaku belum mengoptimalkan kesempatan perjalanannya.

Marketplus.co.id – Teknologi telah mengubah industri pariwisata dengan merangkum jutaan destinasi di seluruh dunia hanya dengan sebuah klik. Namun, penelitian terbaru menyingkap bahwa dua pertiga (63%) dari para wisatawan zaman ini berpikir bahwa mereka belum mengoptimalkan kesempatan perjalanan mereka.

Booking.com, portal global terdepan dalam menghubungkan wisatawan dengan beragam pilihan akomodasi terluas telah melakukan penelitian terhadap 20,500 wisatawan global untuk mengungkap berbagai kendala dan kecemasan yang menghambat banyak orang untuk mengoptimalkan berbagai kesempatan di setiap perjalanan mereka. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengungkap bagaimana para wisatawan dapat menjadi seorang wisatawan tanpa batas.

Sebuah penelitian menunjukan bahwa meskipun dunia ini menawarkan beragam kesempatan emas ternyata 1 dari 5 wisatawan (20%) tidak pernah merasa benar-benar bebas saat berlibur. Bahkan, hanya 1 dari 10 (10%) wisatawan menyatakan bahwa mereka pernah merasakan kebebasan saat berlibur.

Meski demikian, terlihat adanya hasrat yang kuat untuk menjadi seorang limitless traveler[1], karena hampir separuh (44%) banyak orang di seluruh dunia mengekspresikan keinginan mereka untuk menjadi seorang limitless traveler. Lebih dari tiga perempat (78%) banyak orang juga menyatakan bahwa mereka ingin memaksimalkan pengalaman mereka di setiap perjalanan yang dilakukan tanpa memiliki penyesalan.

Penelitian yang dilakukan oleh Booking.com juga menunjukan bahwa hampir dua pertiga (62%) banyak orang ingin mencoba beragam budaya baru, lebih dari setengah (51%) orang-orang tersebut ingin mencicipi santapan lokal, lebih dari sepertiga (39%) wisatawan sangat bersemangat untuk mendapatkan pengalaman menginap di tempat-tempat baru, dan sepertiga (33%) wisatawan menyatakan bahwa mereka ingin bertemu dengan orang-orang baru pada saat mereka berpergian. Hal ini selaras dengan misi Booking.com untuk membantu para wisatawan untuk membantu para wisatawan menemukan tempat-tempat baru.

Mendobrak berbagai Batasan

Satu dari dua (55%) wisatawan berpikir bahwa satu hal terbaik yang dapat diambil dari melakukan sebuah perjalanan adalah keluar dari zona nyaman, hal ini menegaskan bahwa mereka ingin merasakan pengalaman unik pada saat berpergian – untuk medobrak batasan perjalan mereka. Beberapa hal teratas yang diungkapkan oleh para wisatawan bahwa belum pernah mereka coba karena merasa takut, tapi ingin mereka coba suatu hari nanti adalah:

  • Menjadi sukarelawan (39%)
  • Petualangan mencicipi sajian lokal (38%)
  • Perjalanan rahasia (38%)
  • Perjalanan cuti jangka panjang (36%)
  • Perjalanan untuk mencari tahu tentang leluhur dan peninggalan keluarga mereka (36%)

Sebagai tambahan, 5 teratas perjalanan yang para wisatawan sudah pernah alami dan akan dilakukan lagi sebagaimana merasakan pengalaman yang terbaik adalah:

  • Perjalanan Road trip (54%)
  • Perjalanan dadakan (38%)
  • Perjalanan sendiri (34%)
  • Perjalanan panjang dengan menggunakan kereta (32%)
  • Perjalanan backpacking atau mendaki gunung (30%)

Melakukan sebuah perjalanan tanpa batasan tidak hanya terbatas pada generasi yang lebih muda. Lebih dari seperempat (27%) Generasi Z (umur 18 sampai 24 tahun) hendak melakukan perjalanan road trip, generasi Baby Boomers (umur 55 sampai 64 tahun) ingin sesuatu yang lebih adventurous pada saat berpergian yang seperlima dari mereka (20%) hendak melakukan perjalanan backpacking atau mendaki gunung, dan 1 dari 5 responden (18%) ingin melakukan perjalanan road trip. Terlihat juga lonjakan keinginan generasi Baby Boomers untuk melakukan perjalanan sendiri yang melampaui batasan mereka – dengan 2 dari 5 (40%) wisatawan Baby Boomers telah melakukan perjalan sendiri pada tahun sebelumnya, dan seperlima lainnya (21%) berencana untuk melakukannya di masa mendatang.

Senior Vice President and Chief Marketing Officer Booking.com, Pepijn Rijvers mengatakan, “Liburan dapat mewujudkan mimpi-mimpi, memperkenalkan kita ke pengalaman-pengalaman baru dan semakin memperkaya hidup untuk lebih baik. Kami tidak hanya ingin menghubungkan wisatawan dengan beragam pilihan akomodasi terluas namun juga membekali Anda dengan ilmu dan juga saran terbaik akan sebuah destinasi – jadi di saat Anda memilih suatu destinasi, Anda dapat terinspirasi untuk menjelajah lebih lagi, pergi lebih jauh lagi dan menikmati setiap kesempatan yang tersedia. Sebagai inovator industri, kami terus menerus mencari cara untuk menggunakan teknologi terbaru untuk mengatasi rasa cemas yang dialami oleh wisatawan saat berpergian dan untuk mendorong wisatawan untuk melihat dunia – dimanapun mereka pilih untuk kunjungi dan apapun yang ingin mereka lakukan”.

Top