NAVIGATION

MUFFEST 2018, Optimalkan Potensi Lokal ke Skala Global

MUFFEST 2018, Optimalkan Potensi Lokal ke Skala Global

Area exhibition menampilkan lebih dari 400 brand yang mengarahkan pada produk ready to wear craft fashion dengan mengacu pada Indonesia Trend Forecasting 2018/2019.

Marketplus.co.id – Menurut data yang dilansir State of the Global Islamic Economy 2017/2018, Indonesia menjadi pasar konsumsi modest wear terbesar ke-5 di dunia (dengan nilai 13,5 miliar USD), setelah Turki, Uni Emirat Arab, Nigeria, dan Saudi Arabia.

Mengacu pada potensi tersebut, di hari terakhir perhelatan Muslim Fashion Festival Indonesia (MUFFEST) 2018 yang digelar pada tanggal 19-22 April 2018 di area Main Lobby & Plenary Hall, Jakarta Convention Center, kembali mempersembahkan rangkaian kegiatan untuk mendukung para kreator dan pelaku usaha dalam memasarkan ready to wear craft fashion sebagai keunggulan produk fashion muslim Indonesia yang mengoptimalkan kekuatan lokal, secara meluas.

Dengan memperkuat dan menguasai pasar lokal dapat menjadi kekuatan untuk ekspansi ke pasar global. Sehingga di tengah arus perdagangan bebas saat ini, produk fashion muslim buatan negara lain yang masuk ke Indonesia tak lagi menjadi ancaman, dan terbuka peluang untuk mengurangi produk impor sekaligus meningkatkan ekspor.

Parade koleksi dari brand serta desainer yang tergabung dalam Indonesian Fashion Chamber (IFC) membuka rangkaian fashion show pada hari keempat MUFFEST 2018, yaitu Hannie Hananto, eugeneffectes, Rosie Rahmadi, ammalee, Wening’s, Line, Luvnic, Avee, Zelmira by SMK Nu Banat, Paradise Batik, DVK Ready to Wear, Rasya Shakira, dan Irna Mutiara. Dilanjutkan dengan fashion show bertema “The Beautiful Journey of Hijrah” persembahan Total Almeera yang menampilkan karya desainer Ivan Gunawan x Jovian, Lisa fitria, Sad Indah, dan Hannie Hananto.

Kemudian, ZOYA mempersembahkan fashion show bertajuk “Asmaradana” yang menampilkan koleksi hasil kolaborasi dengan sejumlah desainer dan figur publik, yakni Fatin Shidqia x ZOYA dengan tema RENGGANIS – Flower Princess, Medina Zein x ZOYA dengan tema CAMPERENIK – Queen of Dreams, Ray Anjas x ZOYA dengan tema HAPA – Balance, Eksanti x ZOYA dengan tema LANA – Timeless Love, serta menghadirkan koleksi signature scarves terbaru dengan tema WENING.

Perhelatan MUFFEST 2018 ditutup dengan parade karya dari brand dan desainer muda yang menawarkan ‘warna’ baru dalam industri fashion di tanah air, yakni Saffana, Inas Nabilla, DREY, dan Andri Suta yang dilanjutkan dengan acara Closing Ceremony MUFFEST 2018.

Di Mini Stage, ada press conference dari Total Almeera, Zoya, IFC Parade dan Four Young Promising Designer yang akan tampil di closing ceremony. Ditutup dengan talkshow interaktif bersama Warnatasku.

Dengan tujuan untuk mengangkat potensi keunggulan busana muslim Indonesia ke skala global, area exhibition MUFFEST 2018 menampilkan lebih dari 400 brand meliputi busana muslim, hijab, aksesori, dan atribut lainnya yang mengarahkan pada produk ready to wear craft fashion dengan mengacu pada Indonesia Trend Forecasting (Muslim Fashion Trend) 2018/2019. Dengan memperkuat konsep retail atau B2C sekaligus mengarah pada B2B, MUFFEST 2018 menyediakan keragaman gaya busana muslim Indonesia, mulai dari gaya syar’i hingga kontemporer untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan selera konsumen di pasar lokal maupun global.

Top