NAVIGATION

Menapaki Jalan di Sepanjang Surga Lumajang

Menapaki Jalan di Sepanjang Surga Lumajang

Di sinilah para pendaki Semeru berkerumun dan menikmati kebersamaan serta Sunrise yang tiada duanya.

Marketplus.co.id – Kabupaten Lumajang memiliki potensi wisata minat khusus yang eksotik dan sarat akan keindahan. Bagi pecinta wisata petualangan, mendaki Gunung Semeru akan memberikan kesan tak terlupakan.

Gunung Semeru yang berpredikat sebagai gunung tertinggi di tahah Jawa memiliki puncak bernama  Mahameru dengan ketinggian 3.676 mdpl. Tak perlu mencapai Mahameru untuk bisa menikmati surga Lumajang di ketinggian. Cukup hingga Ranu Kumbolo, pengunjung sudah dapat merasakan puncak kenikmatam dari pendakian.

Setidaknya terdapat tiga ranu yang dikenal wisatawan saat berkunjung di kawasan ini, yakni Ranu Pani, Ranu Regulo dan Ranu Kumbolo.

Ranu Pani, adalah titik awal untuk menjelajah Ranu Kumbolo di Gunung Semeru. Dengan luas sekitar 3/4 hektare, posisi Ranu Pani berada di Desa Ranu Pani dengan ketinggian 2.100 mdpl. Suhu ekstrim di Ranu Pani dapat mencapai -2 derajat celcius.

Warga atau penduduk setempat mayoritas masih asli suku Tengger yang merupakan keturunan Jawa pada masa Kerajaan Majapahit. Beberapa tahun terakhir, keindahan alam Ranu Pani memang mulai terusik dengan menjamurnya eceng gondok. Di sini, biasanya para pendaki memanfaatkan waktu untuk singgah dan menyetok kebutuhan logistik sebelum melakukan pendakian.

Tak jauh dari Ranu Pani dan masih berada di kawawan Desa Ranu Pani, Kec. Senduro, Kabupaten Lumajang, terdapat Ranu Regulo yang berada di ketinggian 2.200 mdpl. Suhu di Ranu Regulo lebih dingin, dan bisa mencapai -4 derajat celcius.

Ranu Regulo dapat ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 15 menit dair Ranu Pani. Ranu ini sangat eksotik dengan cerita rakyat yang cukup menarik. Di Ranu Regulo, para traveler dapat berkemah dan merasakan kesunyian serta mendengar suara alam dari satwa dan hembusan angin yang menyapu kabut.

Setelah Ranu Pani dan Ranu Regulo, Ranu Kumbolo adalah klimaks dari jamak Ranu yang ada di Lumajang. Di sinilah para pendaki Semeru berkerumun dan menikmati kebersamaan serta Sunrise yang tiada duanya.

Ranu Kumbolo memiliki luas sekitar 15 hektare dan menjadi titik favorit bagi para pendaki Gunung Semeru. Di danau ini terdapat bumi perkemahan atau camping ground, yang biasa digunakan para pendaki bermalam sebelum atau setelah melakukan pendakian ke Mahameru. Bahkan, tidak sedikit pendaki yang akhirnya mengurungkan niat melanjutkan perjalanan dan tetap tinggal di Ranu Kumbolo untuk menikmati keindahannya.

Top