NAVIGATION

Jualan Sukses Karena Value Proposition Tepat

Jualan Sukses Karena Value Proposition Tepat

Nilai adalah suatu alat yang dapat mengukur dan memberikan ukuran untuk apa yang sudah Anda lakukan.

Marketplus.co.id – Anda hendak memulai sebuah bisnis model canvas (BMC). Anda sedang menentukan target konsumer yang dituju. Maka ada satu hal yang harus Anda lakukan dalam salah satu kotak BMC adalah value proposition. Sederhananya, value proposition adalah keuntungan yang didapatkan oleh customer dari produk dan jasa yang Anda tawarkan.

Customer Profile

Anda harus tahu siapa target customer yang hendak dibidik. Kenali mereka dengan baik. Caranya adalah dengan mengenali customer profile. Nah, apa saja di dalamnya?

  1. Customer jobs. Apa yang sedang dikerjakan customer Anda. Apakah masalah yang sedang mereka hadapi? Mereka mungkin ingin terlihat keren dengan status yang sedang mereka perjuangkan. Mereka juga membutuhkan rasa aman. Untuk semua itu, mereka memerlukan komunikasi dan sosialisasi.
  2. Customer pains. Adalah hal-hal yang ingin dihindari oleh customerAnda. Misalnya, apakah harga sebuah produk terlalu mahal? Apakah cara kerja sebuah produk itu sulit dijalankan? Berapa biaya investasi terhadap sebuah produk yang ditawarkan?
  3. Customer gains.  Hal ini mendeskripsikan keuntungan yang diharapkan oleh customer. Di dalamnya termasuk keuntungan secara fungsional, emosional, emosi positif, dan hemat biaya. Mendapatkan garansi produk dan sekaligus meningkatkan status jika memakainya.

 

Cek Value Map Pada Produk

Selain customer profile, Anda juga harus memetakan nilai pada produk yang hendak Anda lempar ke pasar. Nilai merupakan sebuah perhitungan baik logika atau hanya kata–kata tentang sesuatu yang dilihatnya. Nilai menjadi sangat penting karena dapat membandingkan beberapa hal yang sama atau serupa. Ini juga berlaku untuk sebuah produk yang dijual. Nilai yang dilihat bukan hanya sebatas harga, berat, ukuran, dan perhitungan logika lainnya.

Ada tiga elemen dalam peta nilai sebuah produk yang bisa Anda perhatikan sebelum bentuknya terlihat.

  1. Pain relievers. Tentu saja maksudnya adalah sebagai pereda nyeri, penghapus pain, dan segala hal negatif yang dialami oleh customer.
  2. Gain creators. Meningkatkan keuntungan yang didapat oleh customer.
  3. Products and services. Gabungan nomer 1 dan dua yang akan disajikan kepada customer. Apa produk dan jasa yang akan membantu customer secara fungsional, emosional, dan sosial? Ataukah membantu memenuhi kebutuhan dasar.

Value Proposition Sebuah Produk Atau Jasa

Hal ini menentukan customer segment yang dipilih atau justru sebaliknya. Misalnya adalah saat Anda ingin membeli suatu produk, tentu Anda membutuhkan sesuatu yang dapat memberi keyakinan bahwa barang atau produk tersebut memang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda. Hal tersebut bisa berupa bentuk, rasa, ukuran, warna, ataupun harga.

Nilai sangat penting ditentukan untuk dapat menarik dan membandingkan produk Anda dengan produk para kompetitor. Nilai bukan hanya berupa perhitungan angka, nilai juga dapat berupa pandangan pertama yang membuat Anda langsung jatuh cinta pada sebuah produk.

Jika ingin sukses dalam penjualan, tentunya harus memiliki ciri khas yang membedakan produk Anda dengan milik kompetitor, yang pastinya juga akan memberikan nilai tambah pada produk yang dihasilkan. Nilai inilah yang nantinya akan menjadikan pembanding.

Cara Memberi Nilai Tambah Pada Produk

  1. Jika bisnis dilakukan gencar lewat media online, tentunya kualitas gambar / foto menentukan untuk menggugah selera visitor pada akun Anda.
  2. Program khusus untuk loyal customers.
  3. Pelatihan kepada karyawan agar dapat membuat produk berkualitas.
  4. Menjalin hubungan baik dengan customers.

 

Setelah mengetahui sekilas tentang value proposition, adakah bayangan dalam benak Anda untuk memperbaiki konsep ide dan bahkan produk setengah jadi untuk ditingkatkan menjadi lebih baik? Semoga gambaran singkat di atas bisa membantu bisnis Anda menjadi unik dan dikenal masyarakat.

Top