NAVIGATION

Festival Budaya Isen Mulang 2018 Siap Digelar

Festival Budaya Isen Mulang 2018 Siap Digelar

Penyelenggaraan FBIM tahun ini mentargetkan kunjungan 500 wisman dan 20 ribu wisnus.

Marketplus.co.id  – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung Pemrov. Kalimantan Tengah yang konsisten menggelar even-even budaya dengan merilis ‘Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2018’ di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, (19/4).

Event yang mengangkat tema ‘Eksistensi Kearifan Lokal Menuju Kalteng Berkah’ ini, digelar di Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalteng, pada 2-6 Mei 2018 mendatang. Kegiatan akan diikuti perserta dari Kabupaten dan Kota se Kalimantan Tengah yang akan menampilkan sejumlah permainan tradisional yang diangkat dari kearifan lokal.

Penyelenggaraan even budaya sebagai upaya mendukung Visi dan Misi Pemprov. Kalteng untuk mengembangkan  sektor pariwisata untuk mensejahterakan masyarakat ini, sekaligus mendukung target pariwisata nasional tahun ini  mendatangkan 17 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan pergerakkan 270 juta wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air.

Esthy Reko Astuti  yang menjabat sebagai Ketua Pelaksana 100 Calender of Event (CoE) 2018, menyambut baik peluncuran FBIM 2018 sebagai strategi mempromosikan event budaya unggulan Kalteng yang menjadi bagian program 100 CoE 2018.

Menurut Esthy, penyelenggaraan festival budaya bagian penting dari unsur 3A (Atraksi, Aksesibilitas dan Amenitas), karena dengan memperbanyak kegiatan atraksi wisata akan mendorong kedatangan wisatawan dan akan tumbuh akomodasi serta semakin meningkatnya fasilitas infrastruktur di daerah.

“Penyelenggaraan FBIM selain sebagai wahana menjaga dan melestarikan warisan budaya adi luhung juga dapat meningkatkan aktivitas budaya masyarakat, di antaranya kearifan lokal Suku Dayak Kalteng dengan berbagai keragaman dan keunikannya, juga sebagai sarana untuk mensejahterakan masyarakat melalui kegiatan pariwisata,” tutur Esthy.

Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran  juga mengatakan, Kalteng terus berusaha meningkatkan sektor pariwisata dengan mengandalkan potensi yang dimiliki yaitu daya tarik budaya (culture), alam (nature), dan buatan manusia (man made).

“Kami mempunyai banyak event budaya seperti Festival Budaya Isen Mulang, serta daya tarik alam di antaranya kawasan Tanjung Puting sebagai konservasi satwa orang utan, satu-satunya yang ada di dunia dan  menjadi destinasi kelas dunia,” kata Sugianto Sabran.

 

Penyelenggaraan FBIM  dimulai sejak tahun 1993 dan telah berjalan hingga kini dengan jumlah lomba yang ditampilkan terus bertambah,  begitu pula kedatangan wisatawan untuk menikmati atraksi wisata event ini juga meningkat. Pada penyelenggaraan FBIM tahun ini mentargetkan kunjungan  500  wisman dan 20 ribu wisnus.

“Setelah event FBIM 2018 berlangssung akan digelar sejumlah event lainnya seperti ‘Kahayan Boat Festival’ (Rally Sampan/Perahu, Jukung Hias, Besei Kambe, Balap klotok/alkon, Perahu Kuliner)  yang akan berlangsung di Palangka Raya pada 20 – 22 Juni 2018,” katanya.

Selain itu  Fun Bike Tours Wisata di Palangka Raya (11 – 13 Mei 2018); Tiwah di Palangka Raya (September sd Oktober 2018); Temu Karya Tingkat Nasional (September 2018); Pemilihan Duta Wisata Nasional di Palangka Raya (November 2018), HUT Museum Nasional di Palangka Raya (Oktober).

Kegiatan FBIM 2018 akan menampilkan atraksi kearifan lokal Kalteng, antara lain; Karnaval Budaya; Karnaval Budaya; PemilihanPutra-Putri Pariwisata; Tari Daerah; Lagu Daerah dan Karungut; Mangenta; Malamang; Mangaruhi; Balogo; Habayang; Maneweng, Manetek, Manyila Kayu; Jukung Tradisional, Besei Kambe  Jukung Hias; Manyipet; Lagu Daerah; Lawang Sakepeng; Sepak Sawut; dan  Masakan Tradisional.

Top