NAVIGATION

Taman Nasional Tanjung Puting, Surga Primata di Borneo

Taman Nasional Tanjung Puting, Surga Primata di Borneo

Paket wisata per orang dengan menggunakan Klotok sebesar 2,3 juta rupiah termasuk makan pagi, siang dan malam, serta akses masuk TN Tanjung Puting dan berbagai fasilitas lainnya selama 3 hari 2 malam.

Marketplus.co.id – Terletak di semenanjung barat daya Kalimantan Tengah, Taman Nasional (TN) Tanjung Puting tetap terjaga kelestariannya dan menjadi salah satu daya tarik wisata di Kotawaringin Barat. Di sini, kita dapat melihat langsung habitat alami Orangutan secara langsung dan melihat langsung hidup mereka di alam liar.

Sebagian wilayah TN Tanjung Puting terletak di Kecamatan Kumai di Kotawaringin Barat. Taman Nasional ini memiliki beberapa tipe ekosistem, seperti hutan tropika dataran rendah, hutan tanah kering (hutan kerangas), hutan rawa air tawar, hutan rawa gambut, hutan bakau atau mangrove, hutan pantai, dan hutan sekunder.

Banyaknya wisatawan asing yang berkunjung ke TN Tanjung Puting, membuat wisatawan lokal turut berbondong-bondong menyambangi habitat asli beberapa primata yang dilindungi seperti orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus), bekantan (Nasalis larvatus), owa kalimantan (Hylobates agilis), dan beruang madu (Helarctos malayanus).

Tak ayal, kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Kotawaringin Barat dan masyarakat Pangkalan Bun untuk lebih meningkatkan fasilitas dan pelayanan wisata di sini. Salah satunya adalah kapal Klotok yang tidak kalah fasilitas dan pelayanannya dengan hotel berbintang. Tak hanya hidangan yang enak dan menggugah selera, seluruh awak mulai kapal dari Kapten hingga ABK juga melayani para pelancong dengan ramah dan bersahabat.

Klotok adalah perahu tradisional Kalimantan yang dibuat dari kayu Ulin. Diberi nama Klotok karena perahu ini menggunakan mesin bersuara bising dan terdengar suara klotok klotok. Namun, meski mesin kapal saat ini sudah terdengar lebih halus, tapi nama Klotok masih melekat.

Ukurannya pun bervariasi.  Umumnya, Klotok ini terdiri atas dua lantai. Lantai di bawah adalah untuk servis, tempat tidur kru, ruang kemudi, dapur dan kamar mandi. Sementara lantai atas untuk turis, terdiri dari lounge yang bisa disulap jadi tempat tidur di malam hari, ruang makan plus viewing deck di depan dan belakang.

Live On Board (LOB) di river house boat alias Klotok ini, memang jadi pengalaman yang tak terlupakan. Dan ini adalah standar akomodasi ketika wisatawan mengunjungi TN Tanjung Puting.

Sepanjang Sungai Sekonyer, Kumai, Kabupatan Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, wisatawan akan disuguhi pemandangan layaknya surga tersembunyi di Amazon, Brazil. Dari dek kapal, depan dan belakang, tampak vegetasi pohon nipah serta pohon hutan hujan tropis. Saat memasuki kawasan taman nasional, hewan-hewan liar seperti bekantan dan burung-burung langka akan tampak berseliweran.

Salah satu klotok yang menyediakan paket wisata ke TN Tanjung Puting adalah Princess. Untuk menikmati sensasi Klotok Princess menyusuri Sungai Sekonyer, per orangnya dikenakan biaya sebesar 2,3 juta rupiah termasuk paket wisata, makan pagi, siang dan malam dan akses masuk TN Tanjung Puting serta berbagai fasilitas lainnya selama 3 hari 2 malam. Untuk menuju ke Dermaga Kumai, wisatawan bisa dari Bandara Iskandar di Pangkalan Bun, dan menempuh perjalan selama 30 menit.

Top