NAVIGATION

“Ring The Bell” untuk Kesetaraan Gender

“Ring The Bell” untuk Kesetaraan Gender

"Sebagai pemimpin, pengusaha, karyawan dan konsumen, perempuan memiliki peran yang fundamental bagi model bisnis dalam menciptakan pertumbuhan inklusif,”

Marketplus.co.id – IFC dan bursa saham di seluruh dunia melaksanakan inisiatif, “Membunyikan Bel untuk Kesetaraan Gender” untuk ke-empat kalinya. Program yang lebih popular dengan sebutan “Ring the Bell for Gender Equality” ini, untuk merayakan Hari Perempuan Internasional 2018.

Menurut Azam Khan, Country Manager IFC untuk Indonesia, Malaysia dan Timor-Leste, dengan daya beli lebih dari $ 18 triliun, perempuan memiliki kemampuan untuk mengubah ekonomi global. “Kita harus mendorong pembangunan ekonomi melalui kesetaraan jender,” tukas Azam Khan.

Acara Ring the Bell tahun ini melibatkan lebih dari 60 bursa saham. Organisasi yang berpartisipasi didorong untuk mengambil komitment terbuka terhadap kesetaraan gender, seperti menandatangani Prinsip Pemberdayaan Perempuan (Womens Empowerment Principles), pedoman untuk memberdayakan perempuan di tempat kerja, dunia usaha dan masyarakat.

Dalam studi Catalyst dari A.S. Fortune 500 telah menemukan bahwa perusahaan dengan dewan beragam gender mengungguli mereka yang memiliki dewan khusus laki-laki sebanyak 53 persen, hal tersebut diukur dengan imbal hasil ekuitas. Peserta Ring the Bell mengakui pembuktian yang ada: terobosan perusahaan dengan melakukan pendobrakan dibidang kesetaraan gender adalah strategi bisnis yang cerdas.

Vice President and Treasurer, Jingdong Hua mengatakan, “Sebagai pemimpin, pengusaha, karyawan dan konsumen, perempuan memiliki peran yang fundamental bagi model bisnis dalam menciptakan pertumbuhan inklusif untuk mendorong pertumbuhan lapangan kerja, membangun pasar modal dan meningkatkan pendapatan per kapita serta mempromosikan pembangunan berkelanjutan”.

Dukungan IFC untuk kesetaraan gender sebagai solusi bisnis cerdas, terwujud dalam kerjasamanya dengan perusahaan di negara-negara berkembang, denga tujuan menghasilkan peluang bagi perempuan untuk berkontribusi dalam keuntungan mendasar sebuah perusahaan. Lembaga ini memanfaatkan hubungannya dengan lebih dari 1.000 lembaga keuangan dan dana ekuitas swasta untuk memperluas akses terhadap pembiayaan bagi wirausahawan perempuan. IFC juga mengedepankan praktik tata kelola perusahaan yang baik seperti keragaman pada jajaran dewan direksi. IFC memiliki 30 persen perwakilan wanita di jajaran dewan direksi di perusahaan penerima investasi, dan akan terus meningkatkan prosentase kesetaraan gender hingga mencapai angka 50%.

Inisiatif “Ring the Bell for Gender Equality” merupakan kerjasama antara IFC, Sustainable Stock Exchanges (SSE) InitiativeUN Global Compact, UN Women, Women in ETFs, dan World Federation of Stock Exchanges.

 

Top