NAVIGATION

Kampanye #PeduliKitaPeduliTBC untuk Indonesia Bebas TBC

Kampanye #PeduliKitaPeduliTBC untuk Indonesia Bebas TBC

Saat menderita batuk berdahak Iebih dari dua minggu, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk mendapatkan diagnose yang tepat.

Marketplus.co.id – Momentum Hari TBC (Tuberkulosis) Sedunia, dimanfaatkan oleh gerakan #PeduliKitaPeduliTBC untuk terus mengajak masyarakat agar menyebarkan pesan kepedulian kepada sesama.

Pesan berisi kepedulian ini, ditujukan untuk mengedukasi masyarakat, bahwa TBC dapat disembuhkan dan mengajak masyarakat untuk periksa ke instansi kesehatan terdekat.

Menurut Mariani Reksoprodjo, Executive Secretary Forum Stop Partnership Indonesia (FSTPI), gerakan #PeduliKitaPeduliTBC mengajak masyarakat menyebarkan pesan kepedulian secara luas dan mendeklarasikan kepedulian terhadap TBC. “Dengan komitmen yang kuat seperti ini, cita-cita Indonesia bebas TBC akan tercapai,” tukas Mariani.

Ia juga menambahkan, gerakan ini juga menjadi sebuah kampanye yang diinisiasi U.S. Agency for International Development (USAID), Forum Stop TB Partnership lndonesua (FSTPI) dan para pemerhati TB di Indonesia. Bahkan dua aktor papan atas, Vino G Bastian dan Reza Rahadian turut menyuarakan kampanye peduli TBC.

“Dengan banyaknya pihak yang mendukung kampanye ini, diharapkan penyebaran TBC di Indonesia dapat di tekan,” kata Mariani.  Pada kesempatan yang sama, Dr. dr. Erlina Burhan Specialis Msc Sp.P(K) juga memberikan edukasi kepada masyarakat akan TBC.

Erlina menjelaskan, saat menderita batuk berdahak Iebih dari dua minggu, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk mendapatkan diagnose yang tepat. Jika terbukti TBC, ikuti petunjuk dokter dalam mengkonsumsi obat hingga sembuh karena TBC bisa disembuhkan.

“Kelalaian banyak terjadi saat proses pengobatan, dimana pasien tidak melanjutkan mengkonsumsi obat saat merasa sudah sembuh,” ungkap Erlina. Seperti yang sudah banyak diketahui, bahwa TBC menular melalui udara saat penderita bersin ataupun batuk. Sehingga memberikan edukasi batuk dan bersin yang benar menjadi hal yang sangat penting.

Untuk memudahkan memahami dan mengingat bagaimana etika batuk yang benar, masyarakat diajak mengikuti gerakan flashmob yang terinspirasi dari etika batuk, yakni memalingkan muka, menutup mulut dengan sapu tangan atau Iengan dalam, menggunakan masker atau tisu. Tidak meludah sembarangan, dan mencuci tangan menggunakan sabun dan membilasnya dengan air bersih.

Gerakan peduli TBC yang dilaksanakan di area Car Free Day (CFD) Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta, pada Minggu pagi (25/3) ini, merupakan salah satu bagian terpenting dari kampanye #PeduliKitaPeduliTBC yang telah dilakukan sejak Januari 2018.

Top