NAVIGATION

KAHMI Luncurkan Program Entrepreneurship

KAHMI Luncurkan Program Entrepreneurship

Melatih, mentoring, membuka akses permodalan, akses pemasaran, akses teknologi digital dan akses manajemen modern.

Marketplus.co.id — Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin pada September 2017 mencapai 26,58 juta orang. Angka ini turun 1,19 juta orang dari sebelumnya pada Maret 2017 sebesar 27,77 juta. Sedangkan jumlah pengangguran di Indonesia sampai Agustus 2017 mencapai 7,04 juta orang dari 128,06 juta orang angkatan kerja. Jumlah angkatan kerja ini bertambah 2,62 juta orang dibanding Agustus tahun sebelumnya yang sebanyak 125,44 juta orang.

Jumlah penduduk usia kerja di Indonesia mencapai 192,08 juta orang, di mana 128,06 juta orang merupakan angkatan kerja dan yang bekerja sebanyak 121,02 juta orang atau 7,04 juta orang pengangguran.

Untuk itu, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) akan mengedepankan aspek kewirausahaan dalam setiap programnya. Hal tersebut disampaikan oleh Kamrussamad, Presidum KAHMI.  “KAHMI me luncurkan sebuah program inspiratif bernama ‘KAHMIPreneur’ untuk melatih, mentoring, membuka akses permodalan, akses pemasaran, akses teknologi digital dan akses manajemen modern agar bisnis alumni HMI bisa tumbuh dan berkembang menjadi kekuatan kemandirian ekonomi umat,” ungkapnya

Kamrussamad yang juga menjadi Pengurus Kadin Indoensia ini juga menambahkan, membangun  kemandirian ekonomi umat  menjadi salah satu tantangan terbesar bagi KAHMI. Tantangan hari ini dan ke depan bagi generasi muda  adalah mengambil peranan pembangunan wirausaha sebagai wujud perubahan mindset alumni HMI.

“Untuk  memenangkan persaingan adalah dengan terus-menerus memunculkan atau menciptakan perbedaan (diferensiasi). Hal ini yang mesti berjalan baik dari sisi barang maupun pemasaran,” tegasnya. Selain itu, dengan adanya digitalisasi terutama dalam pemasaran maka modal yang diperlukan tidaklah besar. Namun, tetap produk yang dihasilkan tidak monotan dan mengkuti atau menjadi follower yang lain

KAHMIPreneur akan membuka sebuah harapan untuk bisa berdiskusi terkait market dengan produk yang dihasilkan oleh anggotanya. Program ini juga akan melakukan pelatihan wirausaha yang melibatkan para alumni HMI yang tergabung dalam KAHMI. “Tidak hanya itu, kita juga akan sinergikan dengan perbankan untuk permodalan, serta mengambil langkah pemasaran sehingga produk mereka juga bisa kompetitif dipasaran,” tukasnya.

Top