NAVIGATION

Agrowisata di Kotawaringin Barat

Agrowisata di Kotawaringin Barat

"Di Desa Kumpai Batu Atas, wisatawan bisa melihat kopi dari proses petik sampai pembuatan, hingga menikmati rasanya yang khas,"

Marketplus.co.id – Salah satu kabupaten di provinsi Kalimantan Tengah yang wajib menjadi tujuan wisata saat menyambangi pulau Borneo adalah Kotawaringin Barat. Di sini terdapat beragam jenis wisata yang terbilang lengkap dan bisa ditemui di sekitar ibukotanya, Pangkalan Bun.

Selain Taman Nasional Tanjung Puting, agrowisata menjadi salah satu daya tarik wisata di Kabupaten Kotawaringin Barat. Salah satunya adalah Agrowisata Desa Kumpai Batu Atas. Berjarak 17 kilometer atau sekitar 20 menit dari kota Pangkalan Bun, Desa Kumpai Batu Atas merupakan sebuah desa di Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat.

Desa ini merupakan desa transmigrasi yang penduduknya berasal dari berbagai wilayah di Jawa Timur. Wisatawan bisa menemukan beragam agrowisata di desa ini, seperti agrowisata kopi dan kebun jeruk.

Kopi yang ditanam di Desa Wisata Kumpai Batu Atas, didominasi oleh jenis kopi Liberika. Pun begitu, di sini juga memproduksi kopi Robusta. Setidaknya, terdapat 800 pohon kopi, yang terbagi atas 12 titik. Untuk mengikuti agrowisata ini, terdapat paket wisata berupa paket tiga jam atau setengah hari. Paket itu meliputi pengenalan kopi Liberika, mulai dari berkunjung ke kebun kopi hingga proses sangrai dan menikmati kopi itu sendiri.

Menurut Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah, Desa Kumpai Batu Atas itu nanti khusus dikembangkan untuk agrowisata. Pemerintah kabupaten telah menyosialisasikan terkait kesiapan desa wisata untuk menerima kunjungan wisatawan. “Di Desa Kumpai Batu Atas, wisatawan bisa melihat kopi dari proses petik sampai pembuatan, hingga menikmati rasanya yang khas” ujar Nurhidayah saat ditemui di kediamannya, (17/2).

Selain agrowisata kopi, desa Kumpai Batu Atas juga memiliki agrowisata berupa kebun jeruk. Di sini, wisatawan diajak memetik buah jeruk dan menikmatinya secara langsung.

Top