NAVIGATION

RedDoorz Kembangkan Layanan di Kota Pahlawan

RedDoorz Kembangkan Layanan di Kota Pahlawan

Memiliki 50 properti di Kota Pahlawan, dengan lima di antaranya dikelola penuh oleh RedDoorz.

Marketplus.co.id – Platform pemesanan online hotel budget, RedDoorz mengumumkan ekspansinya di Surabaya untuk menambah 20 properti baru yang akan beroperasi secara penuh pada akhir tahun 2018.

Saat ini, RedDoorz memiliki 50 properti di Kota Pahlawan, dengan lima di antaranya dikelola penuh oleh RedDoorz. RedDoorz juga akan meningkatkan performa timnya di Surabaya serta merekrut staf di bidang penjualan, pemasaran dan operasional.

Ekspansi di Surabaya merupakan bagian dari rencana ekspansi besar RedDoorz di Indonesia dengan investasi senilai lebih dari US$10 juta selama dua belas bulan ke depan. Saat ini RedDoorz beroperasi di 16 kota dengan sekitar 500 properti di Indonesia. RedDoorz berada di Jakarta, Bogor, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Solo, Palembang, Makassar, Medan, Manado, Batam, Lombok, Bali, Malang, dan Aceh.

RedDoorz juga menjalin berbagai kerja sama di Surabaya, yang dapat memberikan keuntungan lebih bagi tamu. Terletak dekat dengan berbagai rumah makan dan pusat jasa ternama, tujuan RedDoorz adalah menyediakan pengalaman lokal terbaik ketika tamu menginap di properti RedDoorz di setiap kota. Kerja sama tersebut bertujuan untuk menyediakan layanan yang bernilai tinggi kepada tamu RedDoorz. Beberapa merek yang bekerja sama dengan RedDoorz di Surabaya adalah Makmu Eatery, The Eclectic Group, Coolio Barbershop, Sub.Co Co-Working Space, Communal Coffee & Eatery, dan banyak lagi.

Menurut Rishabh Singhi, Chief Operating Officer RedDoorz, Indonesia merupakan titik awal yang baik bagi RedDoorz. “Kami sangat antusias untuk melihat perkembangan pesat RedDoorz di Indonesia. Sekarang, RedDoorz menyediakan lebih dari 3.000 kamar yang semuanya dapat diakses melalui platform online kami. Kami semakin yakin melihat reaksi positif dari tamu, dengan lebih dari 65% dari total pelanggan menginap kembali di RedDoorz sejak menginap pertama kali di RedDoorz,” ungkap Rishabh Singhi.

Ia juga menambahkan, Surabaya dikenal sebagai kota digital Indonesia. “Kami percaya visi pemerintah daerah dalam menciptakan motor baru yang bisa menggerakkan ekonomi digital dan membuat program untuk mendukung UKM menggunakan teknologi, sejalan dengan visi jangka panjang RedDoorz. Tujuan RedDoorz adalah bermitra dengan hotel kelas menengah dan pemilik penginapan, serta menyediakan platform teknologi ideal yang dapat  meningkatkan bisnis dan keberlanjutan tingkat okupansi yang baik bagi mitra. Kami percaya lewat RedDoorz Training Programme, yang berfokus pada pelatihan dan peningkatan keahlian misalnya terkait penggunaan teknologi, kebersihan dan perawatan properti, layanan pelanggan dan kemampuan komunikasi, yang kami tanamkan kepada para staf di properti telah memainkan peranan penting dalam mempersiapkan mitra kami untuk ikut serta dalam ekonomi digital,” paparnya.

Top