NAVIGATION

Genting Ajak Investor China Kembangkan Petrokimia di Bintuni

Genting Ajak Investor China Kembangkan Petrokimia di Bintuni

Rencana kapasitas Lapangan Kasuri mencapai 1,8 juta metrik ton per tahun.

Marketplus.co.id – Genting Energy mengajak investor asal China untuk mengembangkan kawasan petokimia di Bintuni. Menurut Deputi General Manager Genting Energy Wandy Wanto, investor akan membeli gas yang dihasilkan dari Lapangan Kasuri, Papua Barat yang dikelola oleh Genting Oil Kasuri Pte. Ltd.

“Gas yang dihasilkan akan diolah menjadi metanol yang kemudian dimanfaatkan untuk produksi polietilena, polyethylene terephthalate (PET), hingga polipropilena yang digunakan sebagai bahan baku plastik dan kemasan,” kata Wandy, Rabu (14/2).

Wandi menambahkan, rencana kapasitas Lapangan Kasuri mencapai 1,8 juta metrik ton per tahun. Genting akan mengutamakan untuk kebutuhan dalam negeri dan sisanya untuk ekspor. Meski demikian, perusahaan hanya memproyeksi 600.000 ton untuk kebutuhan dalam negeri dan sisanya sebesar 1,2 juta ton untuk pasar ekspor.

Dalam pengembangan kawasan Petrokimia ini, Genting mengambil posisi sebagai produsen. Meski begitu, jika dimungkinkan maka pihaknya juga dapat masuk sebagai pemegang saham di hilir.

“Kami laporkan [ke Menteri Perindustrian] ada investor yang akan masuk ke hilir sehingga upstream juga bisa jalan,” katanya.

Wandy mengatakan investor akan memulai tahapan investasi pada Maret 2018 mendatang. Dengan asumsi normal, maka pabrik petrokimia baru ini akan berproduksi pada 2022.

Top