NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Hotel | Hotel

Ekspansi Parkside Hotels & Resorts di Tanah Air

2 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

3 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

Dishub Jabar Proses Izin 32 Penyelenggaraan Taksi Online

Dishub Jabar Proses Izin 32 Penyelenggaraan Taksi Online

Ilustrasi Taksi Online | Foto: Istimewa

Your Lead Paragrpah goes here

BANDUNG – Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat tengah memproses pengajuan izin penyelenggaraan taksi berbasis aplikasi atau online. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan, sejak Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 diberlakukan, sejumlah perusahaan mulai mematuhi aturan tersebut.

“Dari 32 perusahaan tersebut, sekitar 18 perusahaan berbentuk PT. Sementara badan hukum berbentuk koperasi ada 14,” kata Dedi, di Kota Bandung, Senin (5/2).

Menurutnya, Dishub Jawa Barat sudah langsung memproses dan melakukan seleksi dan dari 32 pihak yang mengajukan, pihaknya sampai pekan ini sudah mengeluarkan surat persetujuan kepada 11 badan hukum.

“Jadi koperasi ada tujuh dan PT empat badan hukum dengan jumlah kendaraan sebanyak 640 unit,” ujarnya.

Perusahaan yang telah mendapat persetujuan, kata Dedi, saat ini tengah memproses uji KIR dan rekomendasi dari kabupaten/kota tempat taksi online akan beroperasi. Selain itu, perusahaan tersebut juga harus melalui proses di kepolisian untuk mengurus kode khusus tanda nomer kendaraan bermotor serta Jasa Raharja.

“Selanjutnya akan dikeluarkan SK dan kartu pengawasan dan pemasangan stiker,” kata dia.

Dedi melanjutkan, untuk badan hukum yang belum mendapat persetujuan, mayoritas terjadi karena mereka belum memenuhi persyaratan sesuai ketentuan Kemenhub seperti kesesuaian SIUP dan belum memenuhi batas minimal kepemilikan kendaraan atas badan hukum yang berbentuk PT.

Dedi menyatakan saat ini pihaknya terus melakukan sosialisasi agar para pihak segera melakukan legalisasi perizinan taksi online karena kuotanya sudah ditetapkan. Untuk kuota taksi online dipastikan masih tersisa banyak karena total perencanaan kebutuhan di Jabar mencapai 7.709 unit.

Dengan rincian untuk wilayah operasi Bandung raya (Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat Dan Kabupaten Sumedang) sebanyak 4.542 kendaraan. Kemudian untuk Wilayah Operasi Cirebon Raya (Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Indramayu) 1.343 unit.

Lalu wilayah Operasi Purwasuka (Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang dan Kabupaten Karawang) Sebanyak 527 Kendaraan lantas Wilayah Operasi Sukabumi (Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur) 723 Kendaraan. Ditambah untuk wilayah operasi Priarangan (Kota Tasikmalaya, Kota Banjar, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran) 574 Kendaraan.

Sementara itu Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan semua pihak yang berkepentingan menyelenggarakan layanan taksi online untuk segera melakukan pendaftaran ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar.

Top