NAVIGATION

AP I Investasikan Rp18,8 Triliun Bangun Infrastruktur Bandara

AP I Investasikan Rp18,8 Triliun Bangun Infrastruktur Bandara

Ilustrasi Bandara | Foto: Antara

Your Lead Paragrpah goes here

Marketplus.co.id – PT Angkasa Pura I (Persero) menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan peningkatan kualitas mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang. Investasi tersebut dianggarkan untuk tahun ini.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi mengatakan masalah yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan bandara yaitu tidakseimbangnya jumlah penumpang dengan kapasitas bandara.

“Ini menjadi fokus perhatian perusahaan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi, saat acara family gathering HUT ke-54 PT Angkasa Pura I di Jakarta, Sabtu (24/2).

Faik menjelaskan saat ini AP 1 ditugaskan pemerintah untuk mengelola 13 bandara di wilayah Indonesia tengah dan timur. Tiga belas bandara yang dikelola adalah Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Bandara Frans Kaisiepo Biak, dan Bandara Sam Ratulangi Manado.

Kemudian, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Ahmad Yani Semarang, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Adi Soemarmo Surakarta, Bandara Internasional Lombok Praya, Bandara Pattimura Ambon, dan Bandara El Tari Kupang.

“Tahun ini perusahaan akan mengelola lima bandara lagi di wilayah Indonesia timur,” ujarnya.

Lima bandara itu adalah Sentani, Luwuk, Labuan Bajo, Palu, dan Tarakan.

Faik menambahkan, investasi tersebut akan digunakan untuk membangun dan mengembangkan bandara dari sisi udara dan sisi darat, termasuk untuk membangun Bandara Internasional Kulonprogo di Yogyakarta.

AP 1 mencatat, jumlah penumpang di 13 bandara tahun 2017 mencapai 89 juta penumpang. Jumlah tersebut dipastikan akan terus meningkat tahun-tahun mendatang sejalan makin banyak jumlah bandara yang beroperasi.

“Tahun ini diperkirakan ada 99 juta penumpang pesawat yang berada di bandara dikelola AP I,” kata dia.

Faik mengatakan, untuk menunjang makin tumbuh jumlah penumpang diperlukan peningkatan kualitas dan kemampuan sumber daya manusia andal untuk mengimbangi bisnis yang makin besar.

Top