NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Hotel | Hotel

Ekspansi Parkside Hotels & Resorts di Tanah Air

2 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

3 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

Geliat Hunian Vertikal Tahun 2018

Geliat Hunian Vertikal Tahun 2018

Tahun 2017 punya dinamika tersendiri bagi industri properti di Tanah Air. Pun begitu, peluang pasar masih cukup terbuka lebar untuk industri ini.

Marketplus.co.id – Statistik Perbankan Indonesia mencatat, nilai kredit pembiayaan kembali mengalami kenaikan hingga mencapai 26.877 triliun rupiah. Peningkatan ini lebih tinggi dari nilai kredit pada tahun-tahun sebelumnya. Hal ini menunjukan adanya optimisime di kalangan pelaku bisnis di industri properti, khususnya hunian vertikan atau apartemen.

Menurut Jeffry Yamin, Marketing Direktur Green Pramuka City, angka pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% yang ditargetkan oleh pemerintah di tahun 2017 mendorong laju ekonomi nasional ke arah yang lebih baik.

“Ditambah dengan diterapkannya berbagai kebijakan yang bertujuan untuk memberikan stimulus pada sektor properti seperti BI 7-Day Repo Rate, Tax Amnesty, Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP),  Paket Kebijakan Ekonomi (PKE) dan pembangunan infrastruktur, membuat saya optimis hal tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan industri properti, termasuk hunian vertikal seperti apartement,” ungkap Jeffry saat acara media gathering ‘Kaleidoskop 2017 dan Overview 2018’ di Galeri Kantor Marketing Green Pramuka City (14/12).

Green Pramuka City sebagai salah satu pengembang yang turut meramaikan pasar hunian vertikal tahun mendatang masih akan mengedepankan keunggulannya sebagai satu kawasan strategis ditengah kota Jakarta yang menawarkan konsep one stop living yang akan memberikan kemudahan hidup bagi konsumennya. Tidak hanya itu, berbagai promo menarik seperti program cicilan 120 kali tanpa slip gaji dan dokumen yang rumit, biaya angsuran ringan, DP mulai 10%, gratis biaya pemeliharaan selama 1 tahun dan kemudahan proses administrasi pun turut menjadi strategi Green Pramuka City dalam meraih pangsa pasar hunian vertikal tahun depan.

Sikap optimis dalam melihat peluang pasar hunian vertikal tahun 2018 mendatang turut disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Bidang Pengelolaan Apartemen dan Rumah Susun Real Estat Indonesia (REI)Mualim Wijoyo.

Baginya, hal yang perlu diperhatikan oleh para pengembang dalam hal hunian vertikal, adalah memberikan pemahaman yang tepat kepada calon konsumen perihal isu-isu yang beredar tekait dengan hunian vertikal maupun kondisi umum yang terjadi di Indonesia. “Pemahaman yang tepat akan memudahkan pengembang dalam memasarkan produknya,” ujar Mualim.

 

 

Top