NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Hotel | Hotel

Ekspansi Parkside Hotels & Resorts di Tanah Air

2 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

3 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

Promosikan Wonderful Indonesia, Ini Strategi Pemasaran Mancanegara Kemenpar

Promosikan Wonderful Indonesia, Ini Strategi Pemasaran Mancanegara Kemenpar

Kunjungan wisman sampai periode September 2017 naik 20,47% dibandingkan bulan yang sama tahun lalu.

Marketplus.co.id – Target kunjungan wisatawan mancanegara tahun  2017 adalah sebanyak 15 juta, atau meningkat 3 juta dari capaian tahun 2016 yang berjumlah 12 juta.

Deputi   Bidang   Pengembangan   Pemasaran   Pariwisata Mancanegara (Deputi BP3M) Kementerian Pariwisata (Kemenpar),  I Gde Pitana memaparkan poin-poin penting seputar aktivitas marketing yang telah, sedang   dan   akan   dilakukan   selama   2017 dalam   diskusi bersama Forwapar   di   Harris   Hotel   &Convention, Malang, Jumat (10/11).

Didampingi Sekretaris Deputi BP3M, Ni Wayan Giri Adnyani, I Gde Pitana menuturkan , target kunjungan wisman yang tahun   ini   ditetapkan   sebesar   15   juta wisman   dengan   asumsi   perolehan   devisa   sebesar  US$14,9 miliar  dan akan meningkat menjadi 20 juta wisman dengan perolehan devisa sebesar Rp280 triliun pada 2019 mendatang.

“Untuk   mencapai   target   tersebut   strategi   pemasaran   dan   promosi   pariwisata   terus digencarkan, marketing strategy menggunakan pendekatan DOT (Destination, Original, dan Time), promotion   strategy   dengan   BAS   (Branding,  Advertising,   dan   Selling),   media   strategy   dengan pendekatan POSE terutama pada pasar utama di antaranya dengan berpartisipasi pada event pameran pariwisata internasional untuk mempromosikan Wonderful Indonesia,” papar Pitana.

Ia juga menambahkan,  strategi   pemasaran   dengan  pendekatan  DOT  itu  akan  difokuskan pada   10   Bali   Baru   yang   3A-nya   sudah   siap,  Akses,   Amenitas,   Akses.   Di antaranya   adalah Great Jakarta, Great Bali, Great Kepri, Joglosemar   (Yogyakarta,   Solo,   dan   Semarang), Bunaken–Wakatobi RajaAmpat, Medan, Lombok, Makassar, Bandung, dan Banyuwangi.

“Data  yang   kami peroleh dari BPS terkait kunjungan wisman   sampai   periode   September  2017 adalah sebesar  10.458.299. Jumlah ini naik secara signifikan sebesar 25,05% dibandingkan  dengan  capaian tahun 2016. Sedangkan untuk periode September naik 20,47% dibandingkan bulan yang sama tahun lalu,” ungkap I Gde Pitana.

Untuk Top 5 kunjungan wisman sampai September 2017 di dominasi oleh pasar Tiongkok  sebesar1.607.615 (naik 45.68%), diikuti Jepang sebesar 416.040 (naik 6.46%), Australia sebesar 918.957(naik 1.38%), Malaysia sebesar 885.412 (turun 0.16%), dan Singapura sebesar 1.067.242 (naik0.36%).

Top