NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Hotel | Hotel

Ekspansi Parkside Hotels & Resorts di Tanah Air

2 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

3 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

Nanda Ivens Mengutamakan Kolaborasi dibanding Kompetisi

Nanda Ivens Mengutamakan Kolaborasi dibanding Kompetisi

22 tahun melalang buana dalam industri komunikasi di  Indonesia dan pasar internasional.

Marketplus.co.id 22 tahun bukan waktu yang singkat dalam merintis karir, siapa sangka pria lulusan  Political Science dan Sejarah di Boston University ini Justru berkecimpung di dunia komunikasi dan digital sebagai rintisan bisnisnya, banyak pelajaran yang dapat kita petik dari seorang Nanda Ivens.

Sebelum akhirnya resmi pensiun dari perannya sebagai CEO APAC untuk Mirum Agency, Ivens memulai perjalanan kariernya di Magnivate, sebuah badan usaha digital yang berada  di Jakarta yang kemudian pada tahun 2012 diakuisisi oleh XM Gravity. Sebelum bergabung dengan Mirum, Ivens juga menjabat sebagai Vice President IndoPacific Edelman Indonesia Digital, Teknologi dan Konsumen, dan Direktur Edelman Digital Indonesia.

“Perjalanan bisnis diakui memang tidak mudah. Pada tahun 1998, saya kembali ke London. Pada saat itu adalah masa yang sulit sekali untuk mencari pekerjaan karena krisis global. Kerja apapun saya lakukan, mulai dari jadi tukang pompa bensin dan jaga toko hape. Namun saya tidak mudah menyerah,  dimasa sulit itu saya masih belajar juga” ungkap Ivens.

Ketertarikan di industri ini berkaitan dengan jiwa entrepreneur yang ada pada Ivens, menurutnya kalau seorang entrepreneur biasanya mengerti apa yang akan hadir atau datang di masa depan, “they understand what the future will be, this real change the world, and I was right”. Begitulah dia memandang era kemajuan teknologi.

Kolaborasi

Kesibukan Ivens saat ini mengelola GWH Advisory sebuah perusahaan consulting yang saat ini beroperasi di Indonesia, singapura, dan dalam waktu dekat akan berkolaburasi  ke China dan Thailand, menjadi investor  di beberapa bidang usaha dan beberapa perusahaan rintisan (startup).

Dalam menjalankan bisnisnya dia mengembangkan sistem kerja dengan KOLABORASI. Ivens berpikir, “Disini saya ingin merubah, orang Indonesia itu tidak suka berkolaborasi, mereka lebih suka berkompetisi. Tidak salah berkompetisi,  “but, you can make more money together”, padahal jauh lebih bagus dan tumbuh jika kita bisa berkolaborasi”.

Salah satu contoh startup yang sedang Ia kembangkan bersama teman-temanya adalah Gofit yang merupakan platform digital atau aplikasi fittech pertama di Indonesia yang memberikan panduan hidup sehat. Disini Ivens sangat menekankan kolaborasi, dalam mengembangkan Gofit, Ivens berkolaburasi dengan 4 partner bisnisnya.

Makna Sukses

Berada di posisi saat ini tentu bukan hal yang mudah, banyak hal yang sudah dilalui oleh Ivens. Sumber kekuatan yang dimiliki selama ini adalah keluarga, “Keluarga motivasi yang luar biasa buat saya”, paparnya.

Ukuran sukses menurutnya bukanlah sebuah materi, melainkan nama baik. “Saya mengukur sukses itu bukan dari moneter, saya mengukur sukses dengan reputasi”.  Sukses adalah sebuah legesi yang kita tinggalkan dalam hidup kita, apa itu nama baik, apa itu kredibilitas, apa yang kita tinggalkan dalam dunia, tambah Ivens.

Top