NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Hotel | Hotel

Ekspansi Parkside Hotels & Resorts di Tanah Air

2 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

3 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

Memilih Sekolah yang Tepat Bagi Anak

Memilih Sekolah yang Tepat Bagi Anak

Bukalapak mengadakan BukaTalks dengan tema pendidikan sebagai bekal untuk generasi penerus bangsa agar dapat meraih masa depan yang cerah

Bukatalks X WomanationBukalapak percaya bahwa generasi penerus bangsa harus menempuh pendidikan yang berkualitas karena masa depan bangsa tertumpu pada mereka. Sekolah merupakan salah satu sarana untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Pendidikan merupakan salah satu prioritas utama orangtua untuk anaknya, dan memilih sekolah yang tepat untuk anak menjadi hal yang susah-susah gampang. Untuk itu Bukalapak, bekerja sama dengan Womanation, sebuah komunitas perempuan yang berfokus pada pemberdayaan perempuan, menghadirkan BukaTalks dengan tema “Sekolah Yang Tepat Bagi Anak Kita”. Acara ini diselenggarakan di Hall Bukalapak – Plaza City View Kemang, Jakarta Selatan serta dimeriahkan oleh Ghita Argasasmita, Myrna Soeryo, Cisca Becker, dan Rosdiana Setyaningrum.

BukaTalks merupakan sebuah inisiatif berbentuk forum diskusi yang diadakan di setiap minggu nya dengan narasumber yang inspiratif, kreatif, dan inovatif. Melalui acara BukaTalks kali ini, Bukalapak mengundang para orang tua agar mendapat pandangan baru mengenai pendidikan yang tepat sesuai dengan karakter anak, memperhatikan faktor-faktor pertimbangan yang meliputi lingkungan sekolah, kurikulum sekolah, kenyamanan anak, hingga kemampuan finansial serta dapat memperhatikan kebutuhan psikologis mendasar anak dan memperhatikan tahapan perkembangan anak.

“Setiap orangtua tidak ingin sembarangan mencari sekolah untuk sang buah hati. Sekolah ataupun pendidikan yang baik untuk anak tidak harus melalui sekolah yang mahal, namun bagaimana anak dapat mengotimalkan tumbuh kembangnya, pembentukan karakter, serta memfasilitasi bakat anak. Para orang tua berperan aktif dalam hal ini. Kita sebagai orang tua harus mampu menjadi observer sekaligus sebagai pendidik utama, sehingga sekolah yang dipilih pun harus sesuai dengan pendidikan dalam keluarga. Saya berharap, melalui kisah inspiratif yang akan dibagikan dalam BukaTalks kali ini, kami dapat menginspirasi dan berbagi informasi kepada para orangtua, apa saja yang harus dipertimbangkan dalam memilih sekolah yang tepat untuk anak,” ujar Evi Andarini, Corporate Communications Bukalapak

Pembicara BukaTalks yang pertama adalah Myrna Soeryo, seorang ibu muda sekaligus wanita karir, mendirikan Womanation sebagai tempat para ibu dan perempuan profesional bertukar pikiran dan mencari inspirasi. “Womanation percaya bahwa seorang ibu yang cerdas dalam mendidik anak-anaknya, akan menghasilkan anak-anak yang yang siap menghadapi tantangan di masa mendatang dan mampu memberikan yang terbaik dan berdampak positif bagi dirinya sendiri, keluarga, lingkungan, maupun bangsa. Powerful Woman, Powerful Kids,” ucap Myrna.

A post shared by Womanation (@womanation.id) on

 

Rosdiana Setyaningrum, seorang psikolog kenamaan di antara kaum ibu dan seorang ibu dari dua orang putri, mengatakan “Sebagai seorang ibu, kita selalu mau yang terbaik untuk anak, termasuk memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak. Tetapi sebelum kita memilih sekolah mana yang tepat, ada baiknya untuk kita melihat kebutuhan, potensi, bakat, minat, dan kepribadian dari anak kita.”

Disisi lain, Cisca Becker, Ibu dari dua orang putri balita, yang juga dikenal karena pembawaan dan suara khasnya dalam salah satu program radio swasta bersegmentasikan keluarga muda, mengatakan “Orang tua perlu melakukan pendekatan yang mendalam kepada anaknya supaya apa yang diharapkan oleh orang tua dan anaknya terhadap sekolah barunya bisa berjalan beriringan. Sehingga, anak bisa menjalani kegiatan sekolahnya dengan senang dan nyaman.Banyak sekali sekolah-sekolah bagus di Jakarta untuk kita pilih. Menurut saya, kita harus selalu realistis dalam memilih sekolah untuk anak kita. Hal yang terpenting adalah bagaimana cara kita sebagai seorang ibu, membuat anak kita menyukai lingkungan sekolah dan teman-teman barunya”.

“Merencanakan keuangan dengan baik adalah tanggung jawab orang tua. Ada baiknya kalua kita, terlebih dahulu, mempunyai sebuah gambaran tentang pendidikan yang seperti apa yang kita inginkan untuk anak kita. Setelah itu, kita baru akan mengetahui, berapa banyak dana yang harus kita sisihkan untuk dapat mewujudkan hal tersebut,” tutur pembicara terakhir, Ghita Argasasmita, seorang istri dan penasehat keuangan dari Integrita Financial Planner.

Top