NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Hotel | Hotel

Ekspansi Parkside Hotels & Resorts di Tanah Air

2 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

3 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

Perhatikan 10 Hal Penting Ini Sebelum Resign

Perhatikan 10 Hal Penting Ini Sebelum Resign

Sumber Image: Linkedin.com

Ada beberapa hal yang harus anda lakukan dan tidak boleh lakukan dalam masa pengunduran diri

Marketplus.co.id – Resign adalah hal yang umum atau biasa dilakukan oleh para pekerja. Banyak faktor yang menjadi penyebab mengapa karyawan mengajukan resign di tempat mereka bekerja. Ada hal yang harus diperhatikan oleh Anda yang sedang menjalani periode sebelum resign, walaupun Anda sudah mengajukan pengunduran diri, Anda tidak bisa bersikap seenaknya karena itu akan mempengaruhi cara pandang atasan anda, rekan kerja, dan klien anda terhadap profesionalisme anda. Kesan buruk sering kali sulit untuk dihindari, sehingga lebih baik kita tidak meninggalkannya.

Dikutip dari Jobstreet, ada 10 hal penting yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan yang anda harus perhatikan ketika sedang menjalani periode pengunduran diri.

Yang harus dilakukan:

  1. Fokus pada pencapaian akhir

Lebih dulu  prioritaskan penyelesaian proyek-proyek yang masih berjalan dan melakukan serah terima  pada proyek dan tugas-tugas yang dilaksanakan. Jangan menyisakan apapun hingga hari atau menit terakhir. Tinggalkan meja dengan bersih, dengan pekerjaan yang terselesai dengan baik menunjukkan bahwa anda focus dan mempunyai tanggung jawab pada perusahaan walaupun tidak lagi bekerja di sana.

  1. informasikan kepada  mereka yang berada di jaringan professional anda

Ini sangat penting bagi anda untuk menginformasikan klien anda, rekan bisnis dan rekan kerja yang berkaitan dengan pekerjaan sehingga mereka tidak kebingungan saat anda pergi.

      3. Jaga profesionalitas anda selama periode pemberitahuan

Ketika seseorang keluar dari pekerjaannya, dia akan mendapati atasan langsungnya dan/atau rekan kerjanya bersikap menjauh atau menyingkirkan dari percakapan atau aktifitas sosial. Jika itu terjadi, ini penting bagi anda untuk tetap professional, mungkin akan sesulit itu.

  1. Bersyukur

Jika anda ditanya tentang mengapa anda pergi, jangan memberikan godaan untuk mengatakan hal yang bertentangan dengan pekerjaan anda di sana. Focus pada yang baik dan tinggalkan yang buruk

  1. Tinggalkan kesan baik

Jangan gegabah dalam berprilaku,  Anda tidak pernah tahu kapan anda akan bertemu dengan bos atau rekan kerja anda lagi. Jauh lebih baik membiarkan pintu terbuka untuk kemungkinan masa depan bekerja bersama lagi.

 

Yang harus dijauhi:

      1. Membuat kesepakatan besar

Ya, anda harus benar-benar menginformasikan mereka yang berada di jaringan professional anda bahwa anda akan pergi, tapi anda tidak perlu membuat kesepakatan besar di luar ini.  Atasan dan rekan kerja anda akan lebih menghargai dan mengapresiasi anda jika anda tetap rendah hati selama masa ini.

  1. Berfikir anda sedang berlibur

Anda mungkin memiliki beban kerja yang lebih ringan di minggu-minggu terakhir, tapi ini bukan berarti anda harus menghabiskan hari kerja anda dengan menonton video di YouTube atau memposting foto anda di media social. Buatlah diri anda berguna. Tanyakan bos anda dan anggota kelompok apa yang bisa anda bantu. Mereka akan mengapresiasi  perhatian anda dan semangat tim.

      3. Membual tentang pekerjaan baru anda

Anda mungkin akan meledak-ledak membicarakan semua kebaikan tambahan dan keuntungan menarik pada pekerjaan baru anda, tapi anda harus hindari. Anda perlu menjaga energy positif di kantor anda dan menghangatkan untuk meminimalisir kekacauan selama masa transisi ini.

  1. Pergi dengan kesan buruk

Ini merupakan sebuah dunia yang kecil; ucapan tersebar terlalu cepat dalam perindustrian. Seperti yang telah digarisbawahi di atas, ini sangat penting melihat pada gambaran yang besar dan tetap focus pada kemungkinan masa depan. Yang lalu biarlah berlalu. Jabat tangan, tebus kesalahan dan pergi sebagai teman.

      5. Melupakan ucapan selamat tinggal

Agar pergi dengan catatan positif, pastikan anda memiliki waktu untuk mengucapkan selamat tinggal kepada semua orang yang bekerja dengan anda selama masa jabatan anda di sana. Sampaikan apresiasi anda untuk dukungan dan bimbingan mereka, minta maaf untuk keterbatasan anda, dan saling bertukar kontak detail. Singkatnya, amati kebaikannya. Anda akan merasa lebih baik untuk ini.

 

 

 

 

Top