NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

2 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

3 Food &Beverage | Highlight | Products

Mulai 1 April 2017, Ichitan Bagikan Hadiah Rp300 Juta

Edukasi Berkendara Secara Aman Melalui “Michelin Safety Academy”

Edukasi Berkendara Secara Aman Melalui “Michelin Safety Academy”

Lebih dari sepertiga jumlah kecelakaan di Indonesia1 melibatkan pengendara berumur 15-24 tahun. Dengan jumlah yang sama, yaitu sekitar 8.700 kejadian di antaranya, melibatkan pengendara motor yang sebagian besar tidak memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM).

Marketplus.co.id – Untuk membantu mengatasi permasalahan ini, Michelin mengadakan Michelin Safety Academy (MSA) untuk mengedukasi pengemudi usia muda mengenai berkendara yang aman, sehingga dapat menjadi pengendara yang bertanggung jawab.

MSA yang sudah memasuki pengelenggaraan tahun ke empat diadakan untuk mengedukasi dan meningkatkan kesadaran berkendara yang aman di kalangan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang sudah cukup umur untuk mendapatkan SIM. Tahun ini, Michelin memperluas cakupan area dengan menjangkau 400 orang siswa-siswi dari 10 sekolah di Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Cilegon hampir dua kali dari jumlah peserta tahun lalu.
“Pengendara pemula rentan terlibat dalam pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas jika mereka tidak diperkenalkan bagaimana etika berkendara yang baik dan benar, ataupun mereka tidak memahami peraturan lalu lintas,” kata AKBP Aldo Siahaan, S.IK., Kasi Kemitraan Subdit Dikmas Ditkamsel Korlantas Polri. “Kami sangat mendukung program kemitraan Korlantas bersama Michelin dalam upaya menekan jumlah angka pelanggaran lalu lintas dan menekan jumlah angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya, terutama yang melibatkan pengendara pemula dan pelajar SMA. Karena seperti yang diketahui, banyak kasus kecelakaan lalu lintas yang telah terjadi berawal dari pelanggaran lalu Iintas. Michelin Safety Academy sangat sesuai dengan program Korlantas yang memiliki tujuan menanamkan budaya utamakan keamanan, keselamatan dan ketertiban di saat berkendara dijalan raya bagi generasi muda Indonesia,” tambah AKBP Aldo Siahaan, S.IK.
Michelin Safety Academy didukung oleh Federasi Otomotif Internasional atau Federation Internationale de I’Automobile (FIA), organisasi otomotif global yang mendukung mobilitas orang dan barang secara aman dan berkelanjutan, yang di Indonesia diwakili Ikatan Motor Indonesia (IMI). Para peserta akan memperolah informasi mengenai persiapan dasar yang rutin dilakukan sebelum berkendara seperti pengecekan tekanan angin pada ban serta informasi mengenai perlengkapan berkendara yang aman. Program edukasi ini akan diadakan di Pusdik Lantas Polri Serpong, Tangerang pada tanggal 7 dan 14 Oktober 2017. Instruktur dari IMI Jakarta akan membantu melatih para murid dan mendemonstrasikan bagaimana teknik pengereman dan cara berbelok di tikungan tajam dengan benar dan aman.
“Sebuah kebanggaan untuk dapat berpartisipasi mendukung penanaman budaya berkendara yang aman di kalangan generasi muda. Michelin Safety Academy merupakan perwujudan fokus perusahaan di Indonesia yaitu Perfection in Safety yang berdasarkan kepada tiga pilar, keamanan melalui pemberian edukasi yang berkelanjutan mengenai berkendara yang aman, inovasi produk dan pelayanan serta dukungan purna jual yang prima,” kata Frederick Mueller III, Presiden Direktur Michelin Indonesia. ”Komitmen kami adalah mendukung pergerakan manusia dan barang secara lebih mudah dan keamanan di jalan raya telah menjadi bagian penting dari strategi inovasi perusahaan. Sebagai bagian dari usaha untuk menciptakan ban paling aman, melalui program edukasi ini, kami berusaha untuk mencetak para pengendara muda untuk menjadi pengendara yang bertanggung jawab,” tambah Frederick.

Para murid juga berkesempatan untuk menimba ilmu dari pembalap profesional seperti Fitra Eri, pembalap profesional yang juga merupakan jurnalis otomotif; Diandra Gautama, pembalap wanita di ajang lokal serta MotoMobi, pengulas otomotif yang tenar melalui media sosial. Mereka akan bertindak sebagai pelatih, berbagi pengetahuan serta tips berkendara yang aman, persiapan rutin dan pengalaman pribadi yang tidak mengenakkan saat berkendara. Para siswa dapat menjadikan informasi yang diberikan para pelatih sebagai acuan dalam berkendara yang aman sehari-hari.

“Jalan-jalan di kota besar dipadati jutaan kendaraan setiap harinya. Kondisi ini tentunya dapat menyulitkan para pengemudi pemula jika mereka tidak dibekali dengan pengetahuan yang memadai,” kata Dodi Irawan, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat IMI. “Kehadiran para pelatih dari kalangan profesional akan dapat menginspirasi para murid dengan cara yang lebih personal,” sambung Dodi.

“Setiap pengguna jalan memiliki hak dan kewajibannya masing-masing. Sebagai generasi penerus bangsa, penting bagi para murid untuk menyadari hal tersebut. Michelin Indonesia telah membantu upaya pemerintah melalui Michelin Safety Academy dalam mempromosikan budaya berkendara yang aman dan kami sangat mengharapkan kemunculan program seperti ini lagi di tahun-tahun yang akan datang,” kata Hindro Surahmat, ATD., MSi, (Plt) Direkturlenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan.

Setelah melalui pelatihan Michelin Safety Academy, para murid berkesempatan untuk mendapatkan SIM A dan C dengan mengikuti ujian resmi pada tanggal 14 Oktober 2017 di Satpas SIM, Daan Mogot, Jakarta Barat.

”Memasuki perhelatan Michelin Safety Academy yang keempat, kami ingin memberikan dampak lebih besar dengan meningkatkan jumlah siswa dan memperluas jangkauan area,” kata Frederick Mueller III. “Michelin Indonesia senantiasa menciptakan ban inovatif untuk mendukung pergerakan orang-orang dengan lebih aman. Namun berkendara secara aman adalah merupakan kewajiban para pengemudi, termasuk pengemudi pemula dari generasi muda. Hal ini sangat penting tidak hanya bagi diri mereka sendiri namun juga bagi orang lain di sekitar mereka,” tutup Frederick.

Top