NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

2 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

3 Food &Beverage | Highlight | Products

Mulai 1 April 2017, Ichitan Bagikan Hadiah Rp300 Juta

Teknologi Digital di Electric, Power and Renewable Energy Indonesia 2017

Teknologi Digital di Electric, Power and Renewable Energy Indonesia 2017

ABB sorot teknologi jaringan listrik andal, manufaktur terdepan, otomatisasi bangunan dan proses kontrol & otomatisasi.

Marketplus.co.id – ABB hadirkan serangkaian inovasi produk, sistem, perangkat lunak dan solusi servis pada pameran Electric, Power and Renewable Energy 2017 di Jakarta pada 6-9 September 2017. Dengan mengusung tema “Transformasi berbasis digital”, ABB hadirkan keunggulan teknologi dan terus berkomitmen dalam membantu pelanggannya mendapatkan berbagai keunggulan untuk mendorong revolusi energi di Indonesia.

Dalam pemeran tersebut, ABB akan mendemonstrasikan konsep jaringan listrik digital, termasuk produk, sistem dan perangkat lunak yang mendorong transformasi digitalisasi jaringan listrik. ABB juga akan menampilkan ABB AbilityTM, sebuah solusi digital ABB yang mampu menghubungkan berbagai teknologi digital lintas industri – mulai dari perangkat sederhana sampai perangkat nirkabel yang lebih canggih hingga berbasis cloud – melalui berbagai perangkat, sistem, solusi, servis dan sebuah wadah yang membantu pelanggan untuk mendapatkan informasi yang lebih beragam, melakukan lebih banyak hal dan lebih baik, bersama-sama.

Selain itu, ABB juga memamerkan solusi terbaru untuk energi yang andal, berkesinambungan dan ramah lingkungan. Teknologi ini mencakup microgrid, sebuah solusi ideal untuk penyediaan listrik dengan biaya terjangkau dan berkualitas, dengan pemanfaatan energi terbarukan yang banyak tersedia di berbagai pulau di Indonesia.

Selain microgrid, ABB juga akan memamerkan HVDC Light® untuk arus searah tegangan tinggi yang membantu mengintegrasikan sumber energi terbarukan dari berbagai sumber terpencil. Selain itu, ABB juga akan menampilkan robot, motor dengan sensor cerdas (smart sensor) dan sistem integrasi di pabrik dan pembangkit listrik, serta berbagai tampilan interaktif lainnya, yang menunjukkan keunggulan teknologi digital lintas industri dalam memasuki era Revolusi Industri Ke-4.

Dalam bidang otomatisasi bangunan untuk tempat tinggal (home automation), ABB akan mendemonstrasikan berbagai solusi yang akan mengubah rumah menjadi bangunan cerdas dengan berbagai koneksi mutakhir untuk menghubungkan tirai, penerangan, pemanas, penyejuk udara, pintu dan perangkat lainnya. ABB juga akan memamerkan kontrol terpusat dan otomatisasi terintegrasi, yang akan membantu pelanggan fokus pada proses yang mengutamakan keamanan, keandalan, keamanan siber, dan privasi data.

“Saat ini kita sudah mulai memasuki era revolusi industri dan energi berikutnya, dengan digitalisasi yang membuka sebuah dunia baru dengan begitu banyak kesempatan besar. Produktivitas dan kualitas proses manufaktur di berbagai pabrik akan mulai berubah dengan bantuan robot, sistem kontrol dan solusi pemeliharaan yang dapat diprediksi sebelumnya.

“Begitu juga dengan infrastruktur dan jaringan listrik yang akan semakin kuat, cerdas dan ramah lingkungan. ABB sebagai pemimpin teknologi terdepan akan terus mendukung Indonesia dalam mengembangkan dan mengintegrasikan teknologi tersebut ke berbagai infrastruktur di Indonesia, untuk membantu penyediaan listrik yang andal bagi masyarakat,” ujar Mike McNelis, Managing Director, ABB di Indonesia.

Indonesia merupakan negara dengan ekonomi terbesar ke-10 di dunia dengan lebih dari 260 juta penduduk. Pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat mendorong kebutuhan akan infrastruktur yang efisien dan modern, terlebih dengan adanya program penambahan kapasitas listrik 35GW di Indonesia yang ditargetkan rampung pada 2019. Dengan berbagai target ini, ABB dengan kapabilitas dan terobosannya di bidang teknologi akan terus mendukung dan memegang peran penting pada pertumbuhan serta kemajuan Indonesia.

ABB telah hadir di Indonesia sekitar 30 tahun yang lalu, namun sejarah keberadaannya sudah dimulai sejak 1920 ketika ABB memasok perlengkapan listrik di Bandung, Jawa Barat dan Tondano, Sulawesi Utara. Kini, ABB memiliki lebih dari 800 karyawan di Indonesia dan beroperasi di berbagai lokasi dengan fasilitas manufaktur untuk produk listrik tegangan rendah dan menengah di dekat Jakarta, dan pusat pengembangan perangkat lunak di Bali.

Top