NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Hotel | Hotel

Ekspansi Parkside Hotels & Resorts di Tanah Air

2 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

3 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

Pedoman Konten Monetisasi Facebook

Pedoman Konten Monetisasi Facebook

Facebook akan mengirimkan notifikasi kepada Anda apabila iklan dihapus dari konten Anda atau tidak memenuhi pedoman ini.

Marketplus.co.id – Facebook menyediakan beberapa fitur yang dapat membantu para kreator dan publisher untuk menghasilkan uang dari konten mereka. Misalnya, fitur untuk menampilkan iklan dalam konten atau bekerja sama dengan para mitra bisnis untuk mempromosikan brand atau produk mereka.

Bagi kami, memastikan orang-orang dalam komunitas merasa dihargai dan aman merupakan hal yang sangat penting, sehingga seluruh konten yang dimuat harus memenuhi Syarat dan Standar Komunitas Facebook. Meskipun demikian, tidak semua konten cocok untuk dimonetisasi.

Oleh karena itu, kreator dan publisher harus memenuhi Standard Kelayakan Monetiasasi untuk menghasilkan uang dengan Facebook dan memastikan bahwa mereka mengikuti pedoman konten yang ingin mereka monetisasi.

Pedoman Konten Monetisasi
Facebook menggunakan metode otomatis dan manual untuk menentukan apakah sebuah konten layak untuk dimonetisasi. Kami akan berupaya sebaik mungkin untuk mempertimbangkan konteks dan tujuan dari masing-masing konten, termasuk konten edukasi atau konten yang bersifat komedi.

Facebook juga berhak untuk tidak menampilkan sebuah iklan sesuai kebijakan perusahaan, termasuk konten dari pengiklan atau format tertentu. Pengiklan dapat memilih di mana mereka ingin beriklan dan mereka juga dapat memutuskan untuk menghindari konten yang bersifat sensitif. Para kreator dan publisher yang telah melakukan beberapa pelanggaran dapat kehilangan akses terhadap semua fitur monetisasi Facebook.

Berikut ini merupakan beberapa konten yang tidak layak untuk dimonetisasi:

Penyalahgunaan Karakter Anak
Draft kebijakan eksternal: Konten yang masuk dalam karakter hiburan keluarga yang melibatkan kekerasan, seksualitas, maupun perilaku tidak pantas, termasuk tayangan yang dibuat dalam gaya komedi atau satir. Sebagai contoh, sebuah situasi dimana para pemeran mengalami luka personal yang parah, terlibat dalam tindakan keji atau mengejutkan, atau terlibat dalam adegan merokok dan minum minuman beralkohol.

Tragedi & Konflik
Draft kebijakan eksternal: Konten yang berfokus pada tragedi di dunia nyata, termasuk namun tidak terbatas pada penggambaran kematian, korban bencana, luka fisik, meskipun konten-konten tersebut ditujukan untuk menambah pengetahuan dan edukasi. Sebagai contoh, situasi bencana alam, kejahatan, melukai diri sendiri, kondisi medis dan penyakit mematikan.

Isu Sosial yang Diperdebatkan
Draft kebijakan eksternal: Konten yang menyulut, menghasut, merendahkan, atau menghina sekelompok orang, kelompok, atau kasus tertentu, tidak memenuhi syarat untuk dijadikan konten iklan. Konten yang memuat atau mengangkat isu yang menyerang sekelompok orang atau kelompok tertentu secara umum tidak memenuhi syarat untuk dimuat dalam iklan, meskipun konten tersebut ditujukan sebagai bahan berita atau pengetahuan.

Konten yang Memuat Kekerasan
Draft kebijakan eksternal: Konten yang menggambarkan ancaman atau tindakan kekerasan terhadap orang atau binatang, dimana adegan tersebut menjadi inti cerita dan tidak ditambahkan dengan konteks lain. Sebagai contoh, konten yang memuat adegan perkelahian, penusukkan, dan pemukulan, baik terhadap orang maupun binatang, atau gambar yang menampilkan kekerasan yang berlebihan dalam cuplikan video game.

Konten Dewasa
Draft kebijakan eksternal: Konten dimana inti cerita berfokus pada adegan telanjang atau konten dewasa, termasuk adegan yang menggambarkan seseorang dalam posisi eksplisit atau sugestif, maupun aktivitas yang terlalu sugestif atau provokatif secara seksual.

.
Aktivitas yang Dilarang
Draft kebijakan eksternal: Konten yang menggambarkan, mengangkat, memfasilitasi, atau mempromosikan penjualan atau penggunaan produk, layanan, atau aktivitas ilegal yang melanggar hukum. Misalnya konten yang memuat adegan koordinasi aktivitas kriminal, penggunaan narkoba, atau kegiatan yang bersifat merusak sarana dan prasarana.

Konten Eksplisit
Draft kebijakan eksternal: Konten yang terlalu menampilkan darah, luka terbuka, cairan tubuh, operasi bedah, prosedur medis, atau penusukkan, dengan tujuan untuk mengejutkan atau menakuti.

Penggunaan Narkoba atau Minuman Beralkohol
Draft kebijakan eksternal: Konten yang menggambarkan atau mempromosikan konsumsi alkohol, rokok, atau narkoba secara berlebihan.

Bahasa yang kurang pantas
Draft kebijakan eksternal: Konten tidak boleh mengandung penggunaan bahasa yang menghina, termasuk penggunaan bahasa yang bertujuan untuk menyinggung atau menghina sekelompok orang tertentu.

 

 

Oleh:  Carolyn Everson, VP Global Marketing Solutions, Facebook

Top