NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Hotel | Hotel

Ekspansi Parkside Hotels & Resorts di Tanah Air

2 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

3 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

Pameran GIIAS 2017 Resmi Dibuka

Pameran GIIAS 2017 Resmi Dibuka

GIIAS 2017 berlangsung mulai tanggal 10 – 20 Agustus 2017 dan akan kembali didukung secara penuh oleh PERTAMINA dan Mandiri.

Marketplus.co.id – GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 secara resmi dibuka oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Serpong, Tangerang (10/8).

Sebagai pameran otomotif yang diselenggarakan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), GIIAS 2017 merupakan pameran GAIKINDO ke-25 yang diselenggarakan secara rutin dan berkelanjutan sejak tahun 1986. Tahun ini pameran GIIAS 2017 berlangsung mulai tanggal 10 – 20 Agustus 2017 dan akan kembali didukung secara penuh oleh PERTAMINA dan Mandiri sebagai sponsor.

GIIAS 2017 menghadirkan ragam produk kendaraan terbaru serta teknologi terkini dari industri otomotif dunia. Dengan mengusung tema “Rise of the Future Mobility” GIIAS 2017.

Pada peresmian GIIAS 2017, Menteri Perindustrian, Airlangga Suhartarto mengatakan, “GIIAS yang telah berlangsung selama 25 tahun, diharapkan dapat memberikan dampak yang positif dalam memperkenalkan produk dan tren teknologi baru. Industri otomotif meningkat di paruh kedua tahun ini, hal tersebut membuktikan bahwa daya beli masyarakat masih bertenaga. Kemudian dana pihak ketiga di perbankan masih besar dan industri masih bertumbuh dan ekonomi kita juga masih terjaga di level 5%. Maka artinya ekonomi Indonesia masih kuat dan ini akan membawa optimisme kepada kita semua.”

Airlangga juga menambahkan, impor mobil CBU dibandingkan ekspor juga mengalami kenaikan, pada tahun 2015 surplus sebanyak 466juta US Dollar dan di akhir tahun 2016 sudah meningkat menjadi 600juta US Dollar. Hal ini menyimpulkan bahwa Indonesia telah menjadi nett eksporter dari otomotif.

Sementara dari sektor otomotif tahun 2017 nilai investasi yang sudah diselesaikan sebesar 16,5 triliun ini penting bahwa industri otomotif terus tumbuh dan menimbulkan kepercayaan terhadap investor terhadap kebijakan yang dilakukan pemerintah sehingga menambahkan lapangan kerjaan sebesar 5000 orang.

“Tenaga kerja di sektor ini telah mencapai 1 juta orang dan yang terkait langsung dengan sektor ini sebanyak 5 juta orang. Dengan demikian otomotif menjadi salah satu sektor yang selain memberikan nilai tambah juga menyerap tenaga kerja,” imbuh Airlangga.

Selain itu, ia juga memaparkan Kementerian Perindustrian tengah menyusun kebijakan untuk menyempurnakan kebijakan sebelumnya yang terkait dengan kendaraan Low Carbon Emission, termasuk di dalamnya kendaraan hybrid dan mobil listrik.

“Pemerintah akan memberikan insentif kepada low carbon vehicle dibanding mobil konvensional. Hal ini terkait dengan target Kementerian Perindustian di tahun 2025, yaitu sebanyak 20% atau 400ribu kendaraan rendah emisi dapat masuk ke pasar Indonesia. Di samping itu, kami menegaskan bahwa pusat inovasi menjadi penting karena dunia akan memasuki era baru ketika low cost emission vehicle menjadi salah satu modal untuk jadi penggerak pengganti carbon fuel. Pada akhirnya kami mengupayakan agar Euro4 diharapkan bisa tuntas sebelum pelaksanaan Asian Games 2018,” tutur Airlangga.

 

Editor: Andiana Moedasir

Top