NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

2 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

3 Food &Beverage | Highlight | Products

Mulai 1 April 2017, Ichitan Bagikan Hadiah Rp300 Juta

Laba Bank Commonwealth Meningkat Signifikan

Laba Bank Commonwealth Meningkat Signifikan

Pencapaian laba ini didorong oleh transformasi bisnis Bank Commonwealth dengan fokus ke segmen ritel dan SME serta mengembangkan game changing digital banking platform.

Marketplus.co.id – PT Bank Commonwealth (“Bank Commonwealth”) telah mengumumkan hasil kinerja keuangan semester pertama 2017 yang menunjukkan peningkatan laba yang signifikan. Bank berhasil mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp87 miliar pada semester pertama 2017 dari kondisi rugi Rp257 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja keuangan ini menunjukkan keberhasilan transformasi dengan fokus ke segmen Ritel dan SME serta mengembangkan game-changing digital banking platform.

Pertumbuhan laba yang signifikan di tahun 2017 didorong oleh peningkatan kredit Bank, pertumbuhan komisi dari bisnis wealth management, penurunan biaya operasional serta perbaikan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN).

Peningkatan produktivitas dan manajemen portofolio kredit yang baik memberikan dampak positif khususnya pada kredit Bank yang tumbuh sebesar 11% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, pendapatan komisi dari bisnis wealth managementmeningkat sebesar 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan komisi ini dikontribusikan oleh peningkatan pendapatan produk-produk wealth management seperti investasi dan bancassurance.

 Selain itu, biaya operasional Bank turun sebesar 37% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, karena terjadi perbaikan CKPN yang signifikan dari Rp374,9 miliar pada semester pertama 2016 menjadi Rp63,8 miliar periode yang sama di tahun 2017. Dari sisi kualitas kredit, rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) Bank berada di level 3,91% (gross) atau 1,92% (net).

Bank berhasil menjaga likuiditas rasio pendanaan terhadap penyaluran kredit (Loan to Funding Ratio/LFR) di angka 83,64%. Selain itu, rasio CASA juga masih terjaga dengan baik di level 50%. Beban operasional dibandingkan pendapatan operasional mengalami penurunan drastis sebesar 27%. Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) Bank tercatat sebesar 24,7%, angka ini jauh di atas ketentuan CAR sebesar 8%.

Presiden Direktur Bank Commonwealth Lauren Sulistiawati menambahkan, “Berbagai inisiatif telah dilakukan di seluruh unit untuk terus mendorong kinerja Bank, terutama terkait strategi Bank menjadi pioneer digital banking platform. Kami selalu menempatkan Nasabah di pusat semua kegiatan dan inovasi-inovasi digital kami. Best in class Customer Experience adalah kunci kesuksesan yang akan terus kami perbaiki dan tingkatkan.”

Ke depannya, Lauren menegaskan Bank Commonwealth akan terus mengembangkan berbagai layanan perbankan digital untuk mempermudah Nasabah dalam mengakses jasa keuangan. “Selaras dengan misi kami ‘to be the market leader in providing Digital Financial Solutions for our Retail & SME target customers’, kami akan terus menghadirkan inovasi produk dan layanan digital sesuai dengan kebutuhan finansial Nasabah,” jelas Lauren.

Salah satu layanan digital yang baru diluncurkan pada 2 Agustus lalu adalah Tyme Digital yang berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai pioneer digital banking platform di Indonesia yang memungkinkan nasabah untuk membuka tabungan secara menyeluruh dalam waktu 10 menit.

Selain itu, Bank Commonwealth juga melakukan transformasi cabang dengan menawarkan pengalaman baru dalam kegiatan perbankan kepada nasabah melalui Digital Branch-nya yang telah hadir di area Kelapa Gading. Ke depannya, Digital Branch akan hadir di lokasi-lokasi strategis di mana Bank Commonwealth beroperasi.

“Sesuai dengan visi kami ‘to excel at securing and enhancing the financial wellbeing of people, businesses and communities’, Bank Commonwealth memiliki komitmen jangka panjang di Indonesia dalam meningkatkan Financial Inclusion melalui Financial Literacy dan Digital Banking, sehingga dapat terus membantu para nasabah dan masyarakat Indonesia mencapai kesejahteraan keuangannya,” jelas Lauren.

Lauren menambahkan bahwa program inklusi dan literasi keuangan Bank yang bertajuk WISE (Women Investment Series) telah menyediakan pelatihan terkait pengelolaan keuangan kepada lebih dari 2,500 perempuan Indonesia dan platform digital WISE apps yang berisi berbagai fitur keuangan telah diunduh oleh lebih dari 3,500 orang.

Selain kinerja keuangan yang baik dan transformasi digital yang dilakukan, selama 2017, berbagai penghargaan prestisius berhasil diraih oleh Bank Commonwealth. Antara lain, Wealth Management of the Year dari The Asian Banker, Service Quality Award 2017 untuk kategori Regular Banking – Multinational dengan predikat DIAMOND dari Carre CCSL, Indonesia Most Admired Companies Award 2017 untuk kategori Special Mention, Indonesia Digital Innovation Award 2017 dari Warta Ekonomi dan peringkat 7 pada Banking Service Excellence Monitor 2017 dari Marketing Research Indonesia (MRI) dan Majalah Infobank.

Top