NAVIGATION

TRENDING POSTS

1 Hotel | Hotel

Ekspansi Parkside Hotels & Resorts di Tanah Air

2 Highlight | Hotel | Millenium Hotel Sirih Jakarta

Sambut Tahun Baru 2017 Bersama Millennium Hotel Sirih Jakarta

3 Gaya Hidup | Tekno

Parenting di Era Digital

Hasil Survei Future of Business

Hasil Survei Future of Business

Keseluruhan bisnis memiliki perangkat digital untuk menciptakan keterhubungan secara global di seluruh dunia. Laporan berikut ini menunjukkan bagaimana perangkat online berperan penting bagi UKM untuk mampu bertransaksi secara internasional dan berkembang.

Marketplus.co.id – UKM semakin mudah mengembangkan bisnisnya dengan segala kemudahan di era digital seperti sekarang ini. Untuk membantu bisnis sukses dalam ekonomi mobile yang baru, Facebook perlu memahami lingkungan mereka saat ini. Facebook percaya bahwa wawasan bisnis yang lebih baik dapat membantu pengambilan keputusan di semua tingkatan dan membantu bisnis untuk tumbuh.

Di Facebook, sejak September 2016 lalu, bersama OECD dan World Bank telah berkolaborasi untuk meluncurkan survei Future of Business, sebuah sumber informasi baru untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Survei Future of Business merupakan sebuah jendela unik menuju ekonomi digital dan mobile yang baru.

Kemitraan ini sesuai dengan keahlian masing-masing institusi:

  • OECD dan World Bank memahami berbagai jenis pertanyaan- pertanyaan yang harus diajukan kepada usaha kecil.
  • Facebook dapat mengajukan pertanyaan pada komunitas UKM online terbesar di dunia.

DATA BARU

Skala:

  • Diluncurkan pada Februari 2016, di 22 negara. Hari ini, sudah diluncurkan di 42 negara.
  • Sejak Januari 2017, ditambahkan beberapa negara, aitu: Republik Ceko, Ekuador, Hungaria, Nigeria, Pakistan, Portugal, Rumania, Rusia dan Taiwan, China.
  • Ke-42 negara mewakili keadaan ekonomi yang mencakup 40% dari populasi dunia dan 73% dari PDB Global.

Jangkauan:
Hingga saat ini, lebih dari 218.000 pemilik Page bisnis di Facebook, baik dari perusahaan baru dan yang sudah berdiri sejak lama dari berbagai sektor, telah melakukan survei bulanan – meningkat  hampir 60% sejak Januari 2017.

Temuan Kunci di Indonesia

UKM yang melakukan perdagangan internasional lebih percaya diri dan lebih cenderung menambah lapangan pekerjaan. Terdapat 66% pedagang atau dibandingkan dengan 60% non-pedagang merasa positif dengan bisnis mereka saat ini.

Terdapat 80% pedagang atau dibandingkan dengan 72% non-pedagang merasa positif dengan bisnis mereka yang akan datang. Lebih banyak pedagang dibandingkan dengan non-pedagang (41% vs 22%) menyatakan telah menciptakan lapangan pekerjaan dalam 6 bulan terakhir dan berencana untuk menciptakan lapangan pekerjaan dalam 6 bulan kedepan.

Untuk UKM yang melakukan kegiatan ekspor, perdagangan merupakan inti dari model kesuksesan bisnis mereka. Di antara UKM pengekspor, 3 dari 10 (33%) melaporkan bahwa 25% dari pendapatan mereka berasal dari perdagangan internasional.

Eksportir yang mengandalkan perangkat online untuk bertransaksi secara internasional terlihat dari hampir lebih dari setengah UKM pengekspor (59%) melaporkan bahwa lebih dari 75% dari penjualan internasional mereka bergantung kepada perangkat online.

Pertumbuhan atribut UKM – dalam pendapatan, sumber daya dan karyawan – dalam penggunaan perangkat online untuk bertransaksi secara internasional diketahui dari sebanyak 63% pengekspor yang setuju bahwa menggunakan perangkat online untuk penjualan secara internasional telah meningkatkan pendapatan mereka.

Meski demikian, perdagangan internasional merupakan sebuah  tantangan bagi UKM, dan hanya sebagian kecil UKM yang melakukan perdagangan internasional. Selanjutnya, hampir dua pertiga dari eksportir (60%) mengidentifikasi “penjualan ke luar negeri” sebagai sebuah tantangan.

Top